Cara Cegah Dehidrasi Selama Puasa

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

86

Saat menjalankan ibadah puasa, terkadang tubuh mengalami dehidrasi jika bulan suci Ramadhan terjadi pada suhu musim panas yang tinggi, yang dapat menyebabkan kelelahan dan mual.

Anak-anak, lansia, pasien diabetes, ginjal atau penyakit kronis lainnya, serta individu yang melakukan aktivitas fisik di bawah sinar matahari, berisiko lebih tinggi mengalami dehidrasi.

Faktor risiko dehidrasi lainnya adalah penyakit yang disertai diare, muntah, demam tinggi atau peningkatan aliran urin.

Dehidrasi parah dimulai dengan gejala seperti mulut kering yang ekstrem, kulit kering dan keriput, merasa lemas, kurang konsentrasi, kelelahan umum, tidur berlebihan, sulit buang air kecil, sembelit, dan aritmia jantung. Tentunya saat berpuasa dehidrasi parah dapat mengganggu aktivitas rutin dan menyebabkan pusing, emosi yang tidak stabil, konsentrasi dan fokus yang rendah, lemas, dan kehilangan kesadaran.

Nah untuk membantu menghindari dehidrasi selama bulan Ramadhan berikut kiat-kiat yang dapat dilakukan:

  1. Minumlah antara 8 atau 12 gelas air antara Iftar (Buka Puasa) dan Sahur. Konsumsi air putih sebanyak 3 gelas ketika berbuka puasa, 3 gelas ketika sahur, dan 2 gelas sebelum tidur. Lebih baik minum air hangat daripada air dingin karena diserap oleh tubuh lebih cepat. Dianjurkan untuk mengkonmsi sop setiap hari selama bulan suci Ramadhan karena sop adalah sumber cairan yang baik. Selain itu, buah-buahan dan sayuran seperti semangka, tomat, mentimun, anggur, dll. Yang dikenal karena kandungan airnya yang tinggi, membantu mengurangi rasa haus.
  2. Hindari penggunaan rempah-rempah dan garam secara berlebihan. Lebih baik untuk menghindari makanan yang mengandung rempah-rempah tinggi saat buka puasa karena hal ini meningkatkan kebutuhan tubuh akan air. Selain itu, dianjurkan agar penggunaan garam dalam salad dan saat memasak dikurangi. Mengkonsumsi garam dalam jumlah tinggi dapat meningkatkan rasa haus.
  3. Kurangi Asupan Protein. Kandungan protein dibutuhkan oleh tubuh. Sebaiknya perhatikan asupan protein yang masuk dalam tubuh. Makanan dengan kandungan protein yang cukup tinggi dapat menyebabkan kamu cepat kehilangan cairan tubuh. Sebaiknya, seimbangkan asupan protein dan asupan cairan yang dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan tubuh.
  4. Hindari Konsumsi Gorengan Ketika Berbuka atau Sahur. Gorengan sering menjadi makanan yang praktis untuk berbuka puasa. Namun, sebaiknya hindari konsumsi makanan ini jika tidak ingin mengalami dehidrasi. Gorengan memiliki kandungan garam yang cukup tinggi di dalamnya yang membuat kamu mudah merasa haus.
  5. Jangan makan permen. Penelitian telah menunjukkan bahwa makan permen meningkatkan rasa haus karena mengandung banyak gula. Makanlah buah-buahan sebagai gantinya yang memberi tubuh anda cairan dan memuaskan dahaga Anda.
  6. Hindari mengkonsumsi Kafein dan Nikotin. Kafein adalah diuretik alami karena meningkatkan kehilangan cairan dan rasa haus. Dianjurkan agar minuman berkafein dihindari selama bulan Ramadhan. Ini termasuk minuman berenergi dan berkarbonasi, teh dan kopi. Juga hindari merokok karena memicu mulut kering terus menerus dan haus.
  7. Hindari paparan sinar matahari atau aktivitas fisik di siang hari. Karena suhu tinggi dan paparan sinar matahari langsung, perlu minum banyak air karena tubuh lebih mungkin mengalami dehidrasi dan peningkatan rasa haus. Waktu terbaik untuk berolahraga selama periode puasa adalah tepat setelah berbuka puasa karena tubuh anda telah diberi makanan dan minuman untuk memasok energi, dan akan memiliki cukup waktu untuk mengisi kembali cairan yang hilang selama berolahraga. (LM)

Referensi

Fasting and the risk of dehydration during Ramadan. (2019). Retrieved from https:// www.hamad.qa/EN/your%20health/Ramadan%20Health/Health%20Information/Pages/Dehydration.aspx

How To Prevent Dehydration During Fasting. (2019). Retrieved from https://slimgour met.net/b/how-to-prevent-dehydration-during-fasting


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store