CARA MAKAN SEHAT DI HARI LEBARAN

3

Setelah berpuasa selama sebulan penuh, umat muslim di seluruh dunia merayakan kemenangannya menahan segala jenis godaan baik godaan makanan, minuman, dan amarah di bulan suci Ramadan. Perayaan Hari Raya Lebaran di Indonesia selalu identik dengan berkumpul bersama dengan makan bersama.

Kelezatan hidangan hari raya memiliki bahaya yang dapat mengancam kesehatan. Hal ini disebabkan berbagai menu hidangan di hari raya cenderung tinggi karbohidrat dan lemak yang dapat memicu berbagai penyakit paska Lebaran.

Berikut beberapa tips untuk makan sehat di Hari Lebaran.

  • Kendalikan nafsu makan Anda dan makanlah sesuai dengan kebutuhan kalori harian Anda. Untuk mengatasi nafsu makan yang berlebih, Anda dapat memakan makanan pembuka sebelum berkunjung. Anda bisa makan satu buah apel beserta kulitnya, karena kulit apel dapat mengendalikan nafsu makan, sehingga Anda tidak kalap ketika melihat banyaknya sajian hari raya. Selain apel, bisa juga konsumsi buah-buahan kaya air lainnya, seperti semangka, melon, atau pepaya.  Buah yang mengandung vitamin C seperti jeruk juga dapat mampu menetralisir lemak yang dikonsumsi.
  • Perhatikan variasi makanan. Agar berat badan tidak meningkat tajam, perlu diperhatikan setiap asupan yang dikonsumsi. Jenis makanan pada hari raya sangat beragam. Pilihlah makanan yang Anda suka dengan mempertimbangkan kandungan gizi dari makanan tersebut. Hindarilah makanan yang terlalu pedas dan terlalu asam karena dapat meningkatkan kadar asam lambung. Begitu pun sebaiknya pilih makanan yang direbus atau dipanggang daripada makanan yang digoreng dan penuh santan. Makanan yang digoreng dan penuh santan dapat menaikkan kadar kolesterol Anda yang akan menimbulkan gejala mual, pusing, nyeri tengkuk atau nyeri perut.
  • Batasi konsumsi makanan asin dan minuman manis dalam jumlah banyak. Kafein dan alkohol harus dihindari, begitu pun aneka jeroan yang mampu menaikkan asam urat Anda. Perbanyak minum air putih.

·       Untuk mencegah makan berlebih, cobalah memenuhi piring dengan makanan bersayur (misalnya lontong sayur dan sayur labu). Sebab, sayuran mengandung banyak serat yang bisa membantu merasa kenyang lebih cepat sehingga mencegah makan berlebih. Jika menu sayur banyak mengandung santan, sebaiknya kurangi kuah bersantan tersebut karena santan mengandung lemak jenuh yang tinggi.

 

·       Hindari Bagian Daging yang Berlemak. Ada banyak menu makanan berbahan dasar daging saat lebaran. Meskipun rasanya lezat, daging cenderung tinggi akan lemak jenuh. Sebaiknya hindari bagian daging yang berlemak jika tidak ingin kolesterol tubuh meningkat. Caranya cukup dengan memilih bagian daging yang tidak banyak mengandung lemak, misalnya bagian dada ayam dan menghindari makan kulit ayam.

 

  • Usahakan untuk makan sesuai jadwal makan seperti di hari-hari lain. Makan besar tetap 3x sehari dan boleh diselingi cemilan sekitar 2x. Ada baiknya cemilan yang dimakan mengandung serat tinggi misalnya buah-buahan dan sayuran.

Lebaran adalah momen yang tepat untuk bersilaturahmi dengan keluarga dan kerabat. Bersilaturahmilah dengan sehat. Biasakan untuk berjalan kaki menuju rumah kerabat yang tidak terlalu jauh atau sengaja memarkir kendaraan agak jauh dari lokasi silaturahmi. Jangan lupa kenali kemampuan tubuh Anda dan tetap menjaga cukupnya waktu istirahat. (PK)

Referensi:

Center for Disease Control and Prevention. Improving Your Eating Habits.

Kementerian Kesehatan RI. Pedoman Gizi Seimbang. 2014