Cara Mengatasi Batuk Pilek Pada Bayi

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

324

Bayi rentan untuk terkena penyakit karena daya tahan tubuhnya yang belum sempurna. Salah satu penyakit yang paling sering dialami oleh bayi adalah infeksi saluran pernapasan. Sebagian besar disebabkan oleh infeksi virus yang nantinya dapat sembuh sendiri (self limiting disease) dalam waktu 4 hingga 7 hari. Gejala yang umum ditemui yaitu batuk, pilek (hidung tersumbat) ataupun suara serak. Tahukah anda bahwa batuk pilek merupakan suatu bentuk pertahanan tubuh untuk membersihkan saluran napas dan paru-paru dari berbagai macam kuman, lendir, dan benda asing. Namun seringkali hidung tersumbat pada bayi dapat menyebabkan ia sulit bernapas, sulit tidur dan rewel.

Walaupun sebagian besar gejalanya akan sembuh dengan sendirinya, ada baiknya kita ketahui beberapa cara yang dapat orang tua lakukan dirumah untuk meredakan gejala batuk pilek pada si kecil.

  1. Berikan ASI/Susu sesering mungkin

Pilek membuat bayi membutuhkan asupan cairan yang lebih maka ibu dianjurkan untuk memberikan si kecil ASI atau susu sesering mungkin. Apabila sudah mulai mengonsumsi makanan pendamping ASI dapat ditambahkan dengan minum air putih.

  1. Apabila pilek sudah sangat mengganggu, anda dapat meneteskan air garam pada ujung lubang hidung bayi menggunakan pipet yang bersih, lalu gunakan alat penyedot ingus untuk membersihkan hidung bayi. Air garam diketahui dapat membantu mengencerkan lendir pada hidung sehingga mudah dikeluarkan.
  2. Berikan penghangat pada dada dan punggung bayi untuk membantu melegakan pernafasannya.
  3. Tepuk perlahan punggung bayi atau baringkan bayi dengan posisi tengkurap pada lutut atau biarkan bayi duduk di pangkuan dengan posisi condong kedepan. Cara ini dapat membantu melegakan pernapasan bayi
  4. Tempatkan bayi pada ruangan yang tidak terlalu dingin dan lembab. Untuk melembabkan udara disekitar bayi Anda dapat menggunakan alat pelembab udara atau memanfaatkan uap air panas.
  5. Hindarkan bayi dari paparan debu, asap rokok serta orang-orang yang sedang terkena batuk pilek
  6. Biasakanlah untuk menjaga kebersihan yang ada pada lingkungan bayi.Seperti selimut, tempat tidur, mainan bayi, serta botol minuman pun harus dicuci secara teratur
  7. Jangan sembarangan memberikan obat batuk pilek pada bayi, apalagi tanpa resep dokter. Pemilihan jenis obat harus dilakukan oleh dokter dengan mempertimbangkan antara manfaat dan risiko yang mungkin terjadi.

Orang tua patut waspada apabila bayi Anda mulai menampakkan gejala berikut :

  1. Bayi bernapas cepat, tidak teratur atau terdengar bunyi mengi saat bernapas.
  2. Demam > 38o C dengan atau tanpa kejang
  3. Bayi menjadi lebih rewel dan sulit minum
  4. Bayi tampak lemah dan kurang merespon terhadap rangsangan
  5. Demam, batuk, pilek yang tidak membaik setelah 7-10 hari.

Batuk pilek pada bayi yang disertai dengan beberapa gejala di atas, harus segera dikonsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. (RH/CM)

 Daftar Pustaka

  1. Kliegman RM, et al. The common cold. In: Nelson Textbook of Pediatrics. 20th ed. Philadelphia, Pa.: Elsevier; 2016.
  2. Greenlaw E. 2015. Your Baby’s Cold: When to call a Doctor. Available at https://webmd.com/parenting/baby/features/call-doctor-babys-cold#1

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store