Cara Mudah Mengobati Hipertensi Melalui Aktivitas Sehari-Hari

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

133

Hipertensi adalah istilah medis untuk tekanan darah yang tinggi. Tekanan darah adalah tekanan dari darah pada dinding dinding dalam arteri. Arteri merupakan pembuluh darah yang bertugas membawa darah kaya oksigen dan nutrisi dari jantung ke organ lain di seluruh tubuh.

Tekanan darah seseorang diukur dari dua pengukuran yaitu tekanan sistol dan diastol. Tekanan sistol adalah tekanan di arteri saat jantung berkontraksi atau saat jantung berdetak. Sementara tekanan diastol adalah tekanan di arteri saat jantung berelaksasi diantara detakan jantung. Biasanya ditulis dengan tekanan sistol/tekanan diastol. Bila tekanan sistol Anda adalah 110 dan tekanan diastol Anda 70 maka tekanan darah Anda akan ditulis 110/70.

Tekanan darah yang normal adalah sistol dibawah 120 dan diastol dibawah 80. Lalu ada istilah prehipertensi meningkat yaitu sistol antara 120-129 dan diastol dibawah 80. Orang dengan prehipertensi dapat meningkatkan risiko untuk terkena hipertensi dan komplikasi pada jantung dan pembuluh darah, namun obat-obat yang biasanya dipakai untuk orang yang hipertensi diketahui tidak bermanfaat untuk orang-orang tersebut. Sehingga pada orang-orang dengan prehipertensi sangat penting untuk mulai waspada dan merubah pola hidup menjadi lebih sehat untuk mencegah terjadinya hipertensi.

Hipertensi dibagi menjadi dua tingkatan. Hipertensi tingkat satu yaitu tekanan sistol 130-139 dan tekanan diastol 80-89. Sementara hipertensi tingkat dua adalah tekanan sistol minimal 140 atau lebih dan tekanan diastol minimal 90 atau lebih.

Kebanyakan orang dewasa yang menderita hipertensi adalah termasuk jenis hipertensi primer yang sebelumnya disebut hipertensi “esensial”. Hipertensi primer adalaha hipertensi yang penyebab tekanan darah tingginya tidak diketahui. Sebagian kecil orang dewasa memiliki hipertensi sekunder, yang berarti bahwa ada penyebab penyakit lain yang mendasari dan menyebabkan hipertensi tersebut. Penyebab ini berpotensi dapat diperbaiki, biasanya karena gangguan ginjal atau gangguan hormonal.

Hipertensi adalah masalah kesehatan yang umum terjadi. Di Amerika Serikat, sekitar 46 persen orang dewasa mengalami hipertensi. Hipertensi lebih sering terjadi seiring bertambahnya usia. Di Amerika Serikat, misalnya, hipertensi hadir di 76 persen orang dewasa berusia 65 hingga 74 tahun dan 82 persen orang dewasa berusia 75 tahun atau lebih. Sayangnya, tekanan darah kebanyakan orang tidak terkontrol dengan baik. Menurut survei nasional, hipertensi berada dalam kendali yang baik hanya pada 47 persen orang dewasa.

Tekanan darah tinggi biasanya tidak menyebabkan gejala dan keluhan apapun. Walaupun begitu, Tekanan darah yang tidak diobati dapat meningkatkan ketegangan pada jantung dan arteri, yang akhirnya akan  menyebabkan kerusakan organ. Tekanan darah yang tinggi dapat meningkatkan risiko gagal jantung, serangan jantung, stroke, dan gagal ginjal.

Hipertensi tidak bisa serta merta bisa ditegakan hanya dengan pengukuran tekanan darah tinggi sekali saja. Hal ini dikarenakan banyak orang yang cemas ketika menemui dokter atau perawat, sehingga tekanan darahnya menjadi tinggi. Oleh karena itu Anda tidak didiagnosis dengan hipertensi kecuali tekanan darah Anda terus-menerus tinggi pada dua kunjungan kantor setidaknya satu minggu terpisah. Satu-satunya pengecualian untuk ini adalah jika tekanan darah sangat tinggi atau jika Anda mengalami kerusakan organ akibat tekanan darah tinggi, seperti jantung, mata, atau gangguan ginjal. Sebelum keputusan dibuat untuk memulai pengobatan, Anda mungkin diminta untuk mengukur tekanan darah Anda saat Anda di rumah atau bekerja.

Pengobatan darah tinggi biasanya dimulai dengan perubahan gaya hidup dahulu. Perubahan gaya hidup ini melibatkan sedikit risiko atau bahkan tanpa risiko. Perubahan gaya hidup yang disarankan adalah

  • Kurangi jumlah garam dalam diet Anda
  • Turunkan berat badan jika Anda kelebihan berat badan atau obesitas
  • Hindari minum terlalu banyak minuman beralkohol
  • Berhenti merokok
  • Berolahragalah setidaknya 30 menit setiap hari
  • Makan lebih banyak buah, serat, ikan

Sumber garam dalam makanan sehari-hari adalah garam yang terkandung di dalam makanan kemasan dan di dalam makanan dari restoran. Tubuh membutuhkan sedikit garam dalam makanan. Namun, kebanyakan orang mengonsumsi lebih banyak garam daripada yang mereka butuhkan. Diet rendah garam adalah diet dnegan jumlah garam kurang dari 2 gram (2000 miligram) garam setiap hari. Mengurangi jumlah garam yang Anda konsumsi dapat menurunkan tekanan darah jika Anda memiliki tekanan darah tinggi atau batas tinggi.

Minum alkohol dalam jumlah yang berlebihan meningkatkan risiko terkena tekanan darah yang tinggi. Orang yang minum lebih dari dua minuman beralkohol per hari memiliki peningkatan risiko tekanan darah tinggi dibandingkan dengan orang yang tidak minum minuman beralkohol sama sekali.

Menambahkan lebih banyak buah dan sayuran ke diet Anda dapat mengurangi tekanan darah tinggi atau melindungi terhadap tekanan darah tinggi. Diet vegetarian ketat mungkin tidak diperlukan. Makan jumlah serat yang lebih banyak dapat menurunkan tekanan darah. Jumlah yang disarankan adalah makanan serat adalah 20 hingga 35 gram serat per hari. Banyak sereal sarapan merupakan sumber serat makanan yang sangat baik. Makan lebih banyak ikan juga dapat membantu menurunkan tekanan darah, terutama ketika dikombinasikan dengan penurunan berat badan

Olahraga teratur seperti berjalan atau berlari selama 20 hingga 30 menit hampir setiap hari dalam seminggu dapat menurunkan tekanan darah Anda. Penurunan tekanan darah ini dapat terjadi bahkan jika Anda tidak menurunkan berat badan. Untuk mempertahankan manfaat ini, Anda harus terus berolahraga; Menghentikan latihan akan memungkinkan tekanan darah Anda menjadi tinggi lagi.

Kelebihan berat badan atau obesitas meningkatkan risiko Anda memiliki tekanan darah tinggi, diabetes, dan penyakit jantung dan pembuluh darah. Definisi kelebihan berat badan dan obesitas didasarkan pada perhitungan yang disebut indeks massa tubuh (IMT). Seseorang dikatakan kelebihan berat badan jika IMT-nya lebih besar dari 25, sementara seseorang dengan IMT 30 atau lebih besar dikatakan mengalami obesitas. Orang yang kelebihan berat badan atau obesitas dapat melihat penurunan yang signifikan dalam tekanan darah bahkan dengan penurunan berat badan yang sederhana. Untuk menurunkan berat badan, Anda harus makan lebih sedikit dan berolahraga lebih banyak.

Obat-obatan untuk menurunkan tekanan darah mungkin disarankan jika tekanan darah Anda secara konsisten tinggi, biasanya pada atau di atas 140/90. Pengobatan dengan obat-obatan direkomendasikan pada tekanan darah yang lebih rendah untuk beberapa orang, seperti pada orang yang lebih tua dan bagi mereka dengan aterosklerosis atau endapan lemak yang melapisi arteri, seperti pada penyakit jantung koroner, stroke, atau penyakit arteri perifer, kencing manis, atau penyakit ginjal kronis. (OMI/STE)

Sumber

  1. https://www.uptodate.com/contents/high-blood-pressure-diet-and-weight-beyond-the-basics#H1
  2. https://www.uptodate.com/contents/high-blood-pressure-in-adults-beyond-the-basics?topicRef=4415&source=see_link
  3. https://www.cdc.gov/bloodpressure/materials_for_patients.htm

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store