Cara Pencegahan Malaria

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

78

Malaria merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang dapat menyebabkan kematian terutama pada kelompok risiko tinggi yaitu bayi, anak balita, ibu hamil. Selain itu malaria secara langsung menyebabkan anemia dan dapat menurunkan produktivitas kerja.

Malaria menyebar melalui gigitan nyamuk yang sudah terinfeksi parasit. Infeksi malaria bisa terjadi hanya dengan satu gigitan nyamuk. Malaria jarang sekali menular secara langusng dari satu orang ke orang lainnya. Penyakit ini bisa menular jika terjadi kontak langsung dengan darah penderita. Janin di dalam kandungan juga bisa terinfeksi malaria karena tertular dari darah sang ibu.

Meski jumlah kasus malaria secara nasional dilaporkan sudah menurun, beberapa wilayah timur Indonesia seperti Papua, NTT, Maluku, Sulawesi, juga Bangka Belitung, masih menjadi endemik malaria. Fakta ini bukan berarti Anda tidak perlu waspada terhadap malaria apabila tidak tinggal menetap di daerah-daerah tersebut. Bepergian ke wilayah endemik malaria walau untuk sementara bisa meningkatkan risiko Anda terhadap penyakit itu. Untuk itu tetap penting bagi kita, mengetahui cara pencegahan malaria!

Menghindari diri agar tidak tergigit nyamuk adalah cara terbaik agar tidak tertular malaria. Beberapa cara lain yang bisa dilakukan adalah:

  • Memakai pakaian pelindung seperti celana panjang dan kemeja panjang selama beraktivitas, terutama saat subuh atau sore hari. Nyamuk malaria paling rentan beredar di dua waktu tersebut.
  • Pasang obat nyamukdi dalam ruangan, atau rutin semprot obat nyamuk di pagi dan sore hari.
  • Membersihkan bak mandi dan menabur serbuk abate untuk membasmi jentik-jentik nyamuk.
  • Menyingkirkan atau menutup genangan air yang berpotensi menjadi sarang jentik-jentik nyamuk.
  • Oleskan lotion anti nyamuk yang mengandung DEET atau diethyltoluamide saat terasa ada banyak nyamuk di sekitar Anda.
  • Gunakan kelambu (jaring nyamuk) yang disemprotkan insektisida, seperti permethrin atau deltamethrin, untuk menutupi ranjang tidur Anda.
  • Hindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah yang bisa menjadi tempat persembunyian nyamuk.
  • Kenakan pakaian tidur atau selimut yang bisa menutupi kulit tubuh.
  • Rutin melakukan foggingsebulan sekali. Ajukan kepada pihak yang berwenang (RT/RW/Kelurahan) untuk melakukan fogging massal di lingkungan setempat Anda.

Jika Anda berencana untuk bepergian ke daerah di mana kasus malarianya tinggi, Anda bisa berjaga-jaga dengan mengonsumsi obat antimalaria sebagai langkah pencegahan. Orang yang tinggal di daerah bebas malaria, sistem kekebalan mereka terhadap parasit malaria tidak sebagus orang yang tinggal di wilayah endemik malaria. Jika Anda termasuk orang yang berisiko tinggi terjangkit malaria (ibu hamil, anak kecil, lansia), sebisa mungkin hindari melakukan perjalanan ke wilayah rentan malaria.

Apabila Anda mengalami demam tinggi dan menggigil setelah kembali dari daerah endemik malaria, meski selama di sana Anda rutin minum obat pencegah malaria. Anda tetap disarankan untuk secepatnya mencari bantuan medis, untuk menghindari perburukan yang mungkin terjadi. (RH)

Daftar Pustaka

NHS Choices UK. Malaria. [reviewed 2018]. https://www.nhs.uk/conditions/malaria/prevention/

World Health Organizarion (2015). Guidelines For the Treatment of Malaria.


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store