Cari Tahu Penyebab Sariawan Berulang

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

409

Anda sering menderita sariawan? Rasanya sangat menganggu bukan? Walaupun sariawan yang kita derita ukurannya kecil tetap saja menganggu aktivitas makan hingga bekerja. Sariawan yang dalam dunia medis dikenal dengan nama stomatitis aftosa rekuren merupakan suatu penyakit yang menyerang lapisan dalam dari mulut. Karakteristik dari penyakit ini ditandai dengan adanya luka yang berulang pada rongga mulut berbentuk bulat atau oval yang rasanya nyeri.

Faktanya sariawan merupakan penyakit yang relatif ringan karena tidak bersifat membahayakan jiwa dan tidak menular, tetapi bagi sebagian orang ini sangat menganggu. Orang yang menderita sariawan akan merasa sangat terganggu terutama dalam hal fungsi pengunyahan, menelan dan berbicara. Beberapa faktor risiko seseorang menderita sariawan adalah sebagai berikut.

  1. Faktor hormonal

Beberapa penelitian menghubungkan faktor ketidakseimbangan hormonal sebagai faktor risiko dari terjadinya sariawan, dimana biasanya sariawan diderita oleh wanita pada siklus menstruasinya.

2. Stres

Biasanya jika seseorang sedang stres baik karena sebuah masalah atau karena pekerjaan maka secara tidak sadar akan timbul sariawan di rongga mulutnya.

3. Trauma di rongga mulut

Hal ini yang paling banyak terjadi, biasanya karena tergigit atau terbentur sikat gigi. Pengguna kawat gigi juga dapat mengalami sariawan karena trauma.

4. Alergi terhadap makanan

Alergi terhadap beberapa makanan seperti kacang, coklat, kentang goring, keju, susu, terigu, gandum. Kopi dan sereal dapat menyebabkan timbulnya sariawan pada rongga mulut.

Makanan yang harus dihindari saat sariawan meliputi makanan yang dapat mengiritasi rongga mulut, seperti makanan pedas dan asam, makanan dengan rasa bumbu rempah yang tajam, jus dan buah yang sangat asam, kopi, coklat, makanan yang asin serta kacang-kacangan.

Sedangkan rasa tidak nyaman pada sariawan dapat dikurangi dengan mengkonsumsi makanan yang lembut, hambar, dan tidak mempunyai rasa yang tajam, seperti bubur ayam, susu rendah lemak, tahu, puding, sup dan makanan lain yang dimasak dengan tekstur yang lembut. (EDA/CM)

Sumber :

  1. Maharani A. Pentingya Memperhatikan Asupan Makanan Ketika Sariawan.
  2. Suling PL, et all. Angka Kejadian Lesi Yang Diduga Sebagai Stomatitis Aftosa Rekuren Pada Mahasiswa Program Studi Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi.

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store