CEGAH DEMAM BERDARAH (DBD) DENGAN MENJAGA KEBERSIHAN LINGKUNGAN

23

Penyakit Demam Berdarah Dengue atau yang lebih dikenal dengan singkatan DBD adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan melalui nyamuk Aedes Aegypti. Penyakit ini merupakan salah satu masalah kesehatan yang utama karena dapat menyerang semua golongan umur. Di negara beriklim tropis, seperti Indonesia, penyakit demam berdarah ini mudah sekali mewabah.

Mengendalikan dan mencegah demam berdarah adalah langkah penting untuk menjaga Anda dan keluarga tetap sehat. Tindakan pencegahan utama untuk mengurangi infeksi dengue adalah pengendalian populasi nyamuk. Karena penularan demam berdarah membutuhkan nyamuk sebagai vektor. Di dekat pemukiman manusia, nyamuk Aedes aegypti berkembang biak dalam wadah air buatan, dan siklus hidup nyamuk terkait erat dengan aktivitas manusia. Pencegahan demam berdarah bisa dilakukan dengan menjaga lingkungan tetap bersih.Salah satu caranya yaitu dengan melakukan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) 3 M Plus. Yuk, ketahui langkah2 PSN 3M Plus!

Berikut langkah PSN 3M Plus:

  • Menguras penampungan air seperti bak mandi, kendi, toren air, drum dan tempat penampungan air lainnya. Dinding bak maupun penampungan air juga harus digosok untuk membersihkan dan membuang telur nyamuk yang menempel erat pada dinding tersebut. Saat musim hujan maupun pancaroba, kegiatan ini harus dilakukan setiap hari untuk memutus siklus hidup nyamuk yang dapat bertahan di tempat kering selama 6 bulan. Sekali seminggu, barang-barang yang menampung air seperti ban, ember, mainan, kolam renang, pot bunga, dan wadah sampah harus dikosongkan dan digosok, dibalik, ditutupi, atau dibuang.
  • Menutup, merupakan kegiatan menutup rapat tempat-tempat penampungan air seperti bak mandi maupun drum. Menutup juga dapat diartikan sebagai kegiatan mengubur barang bekas di dalam tanah agar tidak membuat lingkungan semakin kotor dan dapat berpotensi menjadi sarang nyamuk. Setiap wadah terbuka harus dikosongkan dan dibersihkan setiap minggu untuk menghilangkan telur dan larva nyamuk. Upaya ini dapat mengurangi jumlah nyamuk yang tinggal di suatu daerah.
  • Memanfaatkan kembali, kita juga disarankan untuk memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang-barang bekas yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk demam berdarah.
  • Plus yang dimaksud adalah dengan menaburkan bubuk larvasida pada penampungan air, menanam tanaman pengusir nyamuk, menggunakan kelambu saat tidur dan menggunakan anti nyamuk.

Hingga saat ini tidak ada pengobatan yang dapat diberikan untuk pencegahan terhadap demam berdarah. Oleh karena itu, langkah ini sangat dianjurkan untuk dilakukan bagi masyarakat sebagai upaya pencegahan terhadap penyakit demam berdarah. (PP/PK)

Referensi:

  • Kementrian Kesehatan RI. 2019. Upaya Pencegahan DBD dengan 3M Plus.
  • CDC. 2019. Integrated Mosquito Management.