Cegah Diare Dengan Pola Hidup Bersih Dan Sehat

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

248

Diare merupakan penyakit yang sering dialami oleh banyak orang, baik anak-anak maupun orang dewasa. Diare termasuk salah satu penyakit berbasis lingkungan yang menjadi penyebab utama kesakitan dan kematian di Indonesia. Berdasarkan data informasi profil kesehatan Indonesia tahun 2017 dari Kemenkes RI, jumlah kasus diare seluruh Indonesia adalah sekitar 7 juta, dan paling banyak terjadi di provinsi Jawa Barat dengan 1,2 juta kasus.

Kejadian diare pada umumnya terjadi pada negara berkembang. Hal ini disebabkan karena negara berkembang cenderung memiliki kondisi sanitasi lingkungan yang buruk, persediaan air yang tidak adekuat, kemiskinan dan pendidikan yang terbatas.

Diare adalah penyakit yang membuat penderitanya menjadi sering buang air besar, dengan kondisi tinja yang encer. Secara umum penyebab diare adalah:

  • Infeksi virus
  • Infeksi bakteri dan parasit, masuk melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi
  • Intoleransi makanan
  • Alergi makanan
  • Reaksi negatif terhadap penggunaan obat-obatan tertentu
  • Penyakit usus
  • Gangguan usus fungsional (stres)

Faktor lingkungan yang dominan seperti pembuangan tinja dan sumber air minum, berperan dalam penyebaran kuman penyebab diare. Beberapa penelitian membuktikan upaya penggunaan jamban sebagai tempat pembuangan tinja mempunyai dampak yang besar terhadap penurunan resiko penyakit diare. Sarana air minum juga merupakan bagian yang terpenting dalam kesehatan lingkungan. Pembuangan air limbah rumah tangga juga berkontribusi pada sanitasi lingkungan. Halaman rumah yang becek karena buruknya saluran pembuangan air limbah memudahkan penularan penyakit diare terutama yang ditularkan oleh cacing dan parasit. Apabila faktor lingkungan tercemar kuman dan berakumulasi dengan perilaku hidup tidak bersih dan sehat maka akan menimbulkan kejadian diare yang ditularkan melalui makanan dan minuman.

Upaya pencegahan diare tergantung kepada kedisiplinan seseorang dalam menjaga kebersihan makanan dan minuman. Dengan menerapkan kebiasaan hidup bersih dan sehat, seseorang dapat terhindar dari virus atau mikroorganisme lain yang dapat menyebabkan diare.

Dianjurkan untuk:

  • Rajin mencuci tangan dengan air dan sabun, terutama sebelum dan sesudah makan, sehabis dari toilet, atau setelah bersin dan batuk.
  • Menggunakan air bersih untuk memasak, mandi, berkumur, membersihkan lantai, mencuci alat-alat dapur serta mencuci pakaian agar terhindar dari penularan penyakit.
  • Menggunakan jamban sehat
  • Mengonsumsi air minum yang matang dan makan makanan yang sudah dimasak. Hindari memakan daging, buah atau sayuran mentah.

Dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat, upaya pencegahan dan penanggulangan diare mampu membantu mengatasi penularan penyakit di lingkungan sekitar tempat tinggal. (REG)

Daftar Pustaka

  1. World Health Organization. Diarrhea Disease. 2013. Available at https://who.int/mediacentre/ factsheets/fs330/en/index.html
  2. Kementerian Kesehatan RI. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Jakarta. 2013
  3. Dini F, Machmud R, Rasyid R. Hubungan Faktor Lingkungan dengan Kejadian Diare Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kambang Kecamatan Lengayang Kabupaten Pesisir Selatan. 2013. Available at https://jurnal.fk.unand.ac.id

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store