CEGAH KANKER SERVIKS DENGAN PEMERIKSAAN IVA

22

Kanker serviks adalah kanker yang terjadi saat ada sel-sel di leher rahim atau serviks menjadi tidak normal dan berkembang terus dengan tidak terkendali. Sel-sel abnormal tersebut bisa berkembang dengan cepat sehingga mengakibatkan tumor pada serviks. Tumor yang ganas nantinya berkembang jadi penyebab Kanker serviks.

Kanker ini menyerang serviks atau bagian leher rahim. Leher rahim sendiri adalah organ yang berbentuk seperti tabung yang memanjang, fungsinya menghubungkan vagina dengan rahim.            

Kanker ini adalah salah satu jenis kanker yang paling banyak terjadi pada wanita di seluruh dunia. Namun, untuk mencari tahu adanya gejala Kanker serviks, lakukan tes pap smear rutin dan pencegahan dini dengan vaksin. Keduanya dapat membantu mengetahui serta mencegah adanya Kanker serviks secara dini.

Gejala

Banyak wanita yang tidak menyadari atau bahkan meremehkan tanda yang mereka alami apa vagina mereka. Padahal, tanda tersebut bisa menjadi ciri-ciri Kanker serviks yang harus diwaspadai. Lalu, apa saja gejala Kanker serviks tahap awal yang perlu diwaspadai wanita.

1.  Keluar bercak darah pada vagina

Gejala Kanker serviks bisa mulai Anda curigai bila tiba-tiba keluar darah atau bercak darah dari vagina, padahal saat itu Anda sedang tidak dalam masa haid. Anda boleh khawatir, karena hal tersebut merupakan gejala awal Kanker serviks. Biasanya, perdarahan flek ini terjadi setelah Anda berhubungan seksual. Atau bisa juga darah yang keluar saat haid, jumlahnya jauh lebih banyak dari biasanya.

Kedua hal tersebut bisa menjadi ciri-ciri Kanker serviks di tahap awal. Meskipun keluarnya darah dari vagina bisa disebabkan oleh berbagai hal, maka ada baiknya jika Anda segera periksakan kondisi Anda ke dokter.

2. Panggul terasa sakit

Apakah Anda merasakan sakit atau nyeri di area panggul? Jika iya, jangan anggap remeh rasa sakit tersebut. Ini bisa menjadi salah satu ciri-ciri Kanker serviks yang harus diamati jika Anda mulai merasakannya.

Pasalnya, nyeri  yang muncul di area panggul ketika memasuki masa haid mungkin hal biasa. Tetapi, kalau Anda merasakannya ketika melakukan Hubungan Sex dengan pasangan, maka nyeri panggul yang Anda rasakan tidak normal dan bisa jadi gejala Kanker serviks tahap awal.

Bila salah satu tanda atau ciri-ciri kenker serviks ini sering terjadi, sebaiknya segera periksakan diri Anda. Anda juga bisa mengurangi rasa sakit dengan mengonsumsi obat penghilang rasa nyeri seperti Ibuprofen.

3. Keputihan yang tidak normal

Faktanya, keputihan adalah hal yang normal dan pasti dihasilkan vagina pada setiap wanita, kecuali bila mengalami suatu kondisi kesehatan tertentu. Namun, ada kalanya keputihan yang  dikeluarkan miss V itu tidak normal dan menunjukkan suatu gejala Kanker serviks atau gangguan kesehatan lainnya.

Misalnya saja, jika cairan keputihan yang dikeluarkan miss V berbau menyengat dan beda dari biasanya, maka hal ini menandakan bahwa Anda mungkin mengalami suatu gangguan kesehatan. Tapi, jangan takut dulu, sebab keputihan yang tidak normal bisa disebabkan oleh berbagai hal atau sebagai.

4. BAB sering tidak teratur

Perubahan jadwal BAB yang tidak teratur, bisa menjadi gejala suatu penyakit, termasuk gejala Kanker serviks. Perhatikan, apakah Anda belakangan ini menjadi sulit BAB. Pasalnya, kondisi ini mungkin saja menandakan kalau Anda mengalami Kanker serviks.

Bila massa pada Kanker serviks sudah tumbuh cukup besar, benjolan kanker dapat menekan usus Anda dan membuat Anda sulit BAB. Tetapi, jangan terlampau cemas dulu jika Anda mengalaminya, sebab gangguan kesehatan ini bisa disebabkan oleh kondisi kesehatan lainnya, tak hanya menjadi ciri-ciri Kanker serviks. Bisa jadi Anda kurang makan atau minum yang mengandung serat. Konsultasikan dengan dokter mengenai masalah BAB yang tidak lancar.

5. Tubuh jadi gampang capek

Mudah lelah dan capek, merupakan sebuah ciri-ciri kesehatan yang biasa terjadi pada orang yang mengalami penyakit kronis. Gejala Kanker serviks sering ditandai dengan kelelahan. Kelelahan ini terjadi akibat sel-sel kanker yang mulai tumbuh sedikit demi sedikit mengambil energi dan cadangan makanan tubuh Anda. Tak jarang ini akan membuat Anda kekurangan makanan dan akhirnya cepat lelah. Bila gejala ini tak kunjung hilang, maka sebaiknya segera periksakan diri ke dokter bila Anda mulai cepat lelah untuk mengantispasi adanya ciri-ciri Kanker serviks di tubuh Anda.

Apa itu IVA

Tidak seperti pap smear yang mungkin lebih dikenal, tes IVA (inspeksi visual asam asetat) adalah pemeriksaan leher rahim yang juga bisa digunakan sebagai pendeteksi pertama. Jika dibandingkan dengan pap smear, tes IVA cenderung lebih murah karena pemeriksaan dan hasil diolah langsung, tanpa harus menunggu hasil laboratorium.

Jadi, tes IVA menggunakan asam asetat atau asam cuka dengan kadar 3-5 persen, yang kemudian diusapkan pada leher rahim. Setelah itu, hasilnya akan langsung ketahuan, apakah Anda dicurigai memiliki Kanker serviks atau tidak. Meskipun terdengar menyeramkan, sebenarnya pemeriksaan ini tidak menyakitkan dan hanya membutuhkan waktu beberapa menit saja.

Ketika jaringan leher rahim memiliki sel kanker, maka biasanya jaringan akan terlihat luka, berubah menjadi putih, atau bahkan mengeluarkan darah ketika diberikan asam asetat. Sementara, jaringan leher rahim yang normal, tidak akan menunjukkan perubahan apapun.

Pemeriksaan ini dianggap pemeriksaan awal yang efektif dan murah untuk mendeteksi Kanker serviks. Pasalnya, tidak dibutuhkan waktu dan pengamatan laboratorium lagi untuk tahu hasilnya. Selain itu, kelebihan tes IVA lainnya adalah pemeriksaan ini aman dilakukan kapan pun. (NP)

Referensi :

  1. Sahli, Fauzie, Karsinoma Serviks Uteri Deteksi Dini dan Penanggulangannya, Sub Bagian Onkologi Ginekologi Bagian Obstetri & Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara Rumah Sakit Dr Pirngadi, Medan.
  2. Triningsih, Ediati (2007), Makalah Cervik Uteri, Refresing Pap Smear Bagi Bidan, Yayasan Kanker Indonesia Cabang D.I. Yogyakarta.