CIRI GANGGUAN KEPRIBADIAN NARSISTIK DAN CARA MENGATASINYA

8

Gangguan kepribadian narsissistik (narcissistic personality disorder) atau cinta pada diri sendiri merupakan suatu kondisi masalah kesehatan mental. Seseorang yang mengalami gangguan kepribadian ini biasanya akan menganggap jika dirinya jauh lebih penting dibandingkan dengan orang lain, memiliki kebutuhan tinggi ingin dipuji, namun rasa empati yang dimilikinya cukup rendah. Gangguan kepribadian narsistik mempengaruhi lebih banyak pria daripada wanita, dan itu sering dimulai pada remaja atau dewasa awal. Kondisi ini dapat menyebabkan masalah dalam lingkungan sosial bagi penderita tersebut.

Apa saja gejala gangguann kepribadian narsistik?

Gangguan kepribadian ini ditandai dengan ciri-ciri berupa perasaan superior bahwa dirinya adalah paling penting, paling mampu, paling unik, sangat eksesif untuk dikagumi dan disanjung, kurang memiliki empati, angkuh dan selalu merasa bahwa dirinya layak untuk diperlakukan berbeda dengan orang lain.

Biasanya orang dengan kepribadian narsistik menunjukkan ciri dengan hal berikut:

  • Memiliki rasa kepentingan yang lebih besar. Merasa harus menjadi superior dan lebih terkenal dibandingkan orang lain.
  • Membutuhkan perhatian dan kekaguman dari orang lain.
  • Mereka akan berbicara tentang kehebatan mereka. Seperti merasa lebih hebat, lebih baik, lebih cantik atau lebih pintar daripada orang lain atau juga membesar-besarkan bakat dan prestasinya.
  • Tidak memiliki rasa empati, terlihat arogan dan tidak mau mengetahui perasaan atau kebutuhan orang lain.
  • Memanfaatkan orang lain untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan.
  • Mereka tidak memiliki banyak teman atau teman jangka panjang. Sebagian besar narsisis tidak akan memiliki teman sejati jangka panjang.
  • Sering merasa iri dengan orang lain atau yakin bahwa orang lain iri kepada dirinya.
  • Merasa diri selalu benar dan tidak mau meminta maaf.
  • Sering merendahkan, mengintimidasi, menggertak, atau meremehkan orang lain. Orang-orang dengan ciri kepribadian ini terancam setiap kali mereka bertemu seseorang yang tampaknya memiliki sesuatu yang kurang dari mereka, terutama mereka yang percaya diri dan populer.

Apa saja faktor yang menyebabkan gangguan kepribadian ini?

Penyebab pasti dari gangguan kepribadian narsistik belun diketahui secara pasti. Namun ada beberapa faktor yang mugkin terlibat sehingga seseorang mengalami gangguan ini. Faktor tersebut antara lain:

  • Faktor genetik
  • Faktor biologis
  • Faktor lingkungan

Tidak ada tes laboratorium untuk mengkonfirmasi gangguan mental ini. Orang dengan gangguan kepribadian narsisistik cenderung untuk tidak merasa bahwa mereka sendiri mungkin memiliki masalah kesehatan mental, dan dengan demikian mungkin lebih kecil untuk mengetahui adanya gangguan mental ini.

Karena sifat gangguan ini, kebanyakan orang dengan kepribadian ini juga enggan mengakui bahwa mereka memiliki masalah, dan bahkan lebih enggan mencari bantuan. Bahkan ketika mereka melakukannya, gangguan kepribadian narsisistik bisa sangat menantang untuk diobati. Tetapi, itu tidak berarti tidak ada harapan atau perubahan itu tidak mungkin terjadi. Beberapa obat-obatan untuk gangguan ini akan diresepkan, namun dalam banyak kasus, psikoterapi adalah bentuk utama dari perawatan untuk gangguan ini. (PP/PAY)

Referensi:

WebMD. 2017. Narcissistic Personality Disorder.

Help Guide. Narcissistic Personality Disorder. 2019

Mayo Clinic. 2017. Narcissistic Personality Disorder.