DAMPAK BURUK MAKAN LARUT MALAM BAGI KESEHATAN

54

Kebiasaan makan pada larut malam saat ini menjadi masalah karena berdampak buruk bagi kesehatan. Beberapa penelitian mengatakan bahwa makan sebelum tidur atau larut malam dapat menyebabkan berbagai masalah, baik masalah kesehatan, mental dan lainnya. Efek negatif yang dapat muncul akibat kebiasaan makan larut malam antara lain:

  1. Night-time Eating Syndrome (NES)

Night-time Eating Syndrome adalah salah satu gangguan yang sangat spesifik di mana individu yang terkena beberapa kali bangun di malam hari dan tidak dapat tidur kembali kecuali mereka makan sesuatu. Orang-orang dengan kelainan ini mengkonsumsi sepertiga atau lebih dari kalori harian mereka setelah makan malam. Orang dengan NES kebanyakan mengalami depresi dan makan tengah malam karena ketidakseimbangan hormon.

  • Obesitas

Kebiasaan makan berhubungan langsung dengan obesitas. Misalnya, makan sampai kenyang dan makan dengan cepat dapat menyebabkan kenaikan berat badan yang tidak sehat. Pada larut malam orang cenderung akan mengonsumsi makanan berkalori tinggi, dan tidak digunakan sebagai sumber energi, sehingga asupan kalori menumpuk menjadi lemak berlebih yang mengakibatkan kenaikan berat badan.

  • Diabetes

Makan malam larut malam meningkatkan hiperglikemia pada pasien dengan diabetes tipe 2. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan bahwa jam sirkadian dapat memengaruhi metabolisme glukosa dan menghasilkan kadar glukosa yang lebih tinggi setelah makan malam.

  • Meningkatkan Risiko Serangan Jantung

Kadar lemak darah tinggi dikaitkan dengan penyakit jantung dan diabetes. Beberapa penelitian menunjukkan penyakit ini berhubungan dengan gaya hidup dan aktivitas makan di malam hari. Kebiasaan ini dapat menyebabkan kadar lemak darah tinggi dan dengan demikian berisiko lebih tinggi untuk masalah jantung.

5.     Nyeri ulu hati
Ketika perut seseorang kesulitan mencerna makanan saat berbaring di tempat tidur, tekanan metabolisme makanan dapat menyebabkan melonggarnya Lower Esophageal Sphincter (LES), yang memungkinkan makanan yang tidak tercerna dan asam lambung untuk naik kembali ke kerongkongan. 
 
Bila Anda memiliki kebiasaan makan larut malam, maka sebaiknya Anda berusaha melatih untuk mengubah kebiasaan tersebut. Usahakan untuk makan sebelum pukul 08.00 malam dan hindari berbaring atau tidur dalam jangka waktu kurang dari 2 jam setelah makan, agar proses pencernaan makanan dapat terjadi dengan maksimal. Bila Anda masih merasa lapar malam harinya, Anda dapat mempertimbangkan untuk minum banyak air putih dan bergegas tidur agar Anda tidak tergoda untuk makan lagi. Namun, bila Anda tidak dapat menahannya, Anda dapat menggantikan makanan larut malam Anda dengan sedikit buah – buahan sebagai pengganjal perut. Semoga bermanfaat! (PP/STE)

Referensi:

  1. Pradhan R, Suri S.  Assessment of Night Eating Syndrome Among Late Adolescents. Indian J Psychol Med. 2010 Jan-Jun; 32(1): 71–72.
  2. Yoshida J, dkk. Association of night eating habits with metabolic syndrome and its components: a longitudinal study. BMC Public Health. 2018; 18: 1366.