Dampak Gizi Buruk Pada Ibu Hamil

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

133

Tubuh membutuhkan nutrisi seimbang dengan asupan vitamin dan mineral yang cukup agar tetap sehat dan mampu mencegah beragam penyakit. Begitu pula pada masa kehamilan, ibu hamil perlu mengonsumsi cukup nutrisi guna mencegah beragam penyakit, baik pada bayi ataupun dirinya sendiri.

Kondisi gizi ibu hamil perlu lebih diperhatikan sebab memegang peranan penting bagi perkembangan janin, juga untuk kesehatan ibu hamil sendiri. Lalai dalam memerhatikan kebutuhan nutrisi, dapat menyebabkan gizi buruk pada masa kehamilan dan meningkatkan risiko kehamilan.

Wanita yang mengalami gizi buruk atau kekurangan vitamin selama masa kehamilan dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan. Berikut ini adalah beberapa dampak gizi buruk pada ibu hamil:

  • Cacat tabung saraf pada janin

Asam folat atau vitamin B9 adalah salah satu jenis vitamin yang dibutuhkan wanita selama masa kehamilan. Tanpa asupan asam folat yang cukup, janin berisiko mengalami gangguan. Konsumsi 400 mg asam folat dalam sehari selama masa kehamilan dapat menurunkan risiko bayi mengalami cacat tabung saraf, seperti anencephaly dan spina bifida. Cacat tabung saraf adalah kondisi dimana bayi mengalami masalah perkembangan saraf pusat, termasuk saraf tulang belakang, dan otak.

  • Gastroschisis

Gizi buruk, kurang konsumsi zinc, protein, dan kebiasaan merokok selama masa kehamilan dapat menyebabkan bayi lahir dengan kondisi gastrochisis. Pada kondisi ini, terdapat lubang pada perut bayi hingga sebagian isi perut keluar menembus lubang tersebut. Biasanya kelainan ini disertai cacat bawaan lahir lainnya.

  • Penyakit jantung bawaan

Hindarilah makanan yang mengandung lemak jenuh, dan perbanyak makanan yang mengandung vitamin B2 serta B3. Kekurangan vitamin tersebut dapat meningkatkan risiko bayi lahir dengan penyakit jantung bawaan.

  • Bibir sumbing

Nutrisi yang tidak mencukupi selama masa kehamilan, serta kurangnya asupan vitamin A dan asam folat, dapat memicu masalah pada perkembangan bibir dan bagian atas rongga mulut bayi. Hal ini mengakibatkan bayi lahir dengan bibir sumbing, atau dengan bibir dan langit-langit rongga mulut yang tidak tertutup sempurna.

  • Hernia diafragma bawaan

Kondisi ini merupakan cacat bawaan yang menyebabkan diafragma (batas antara rongga perut dan rongga dada) bayi tidak terbentuk dengan sempurna. Akibatnya, sebagian lambung menembus masuk ke dalam rongga dada. Wanita yang selama masa kehamilan kekurangan selium, kalsium, vitamin E, vitamin B12, dan retinol, memiliki risiko lebih besar untuk melahirkan anak dengan hernia diafragma bawaan.

Selain dari dampak di atas, berat badan ibu hamil yang terlalu rendah dan mengalami gizi buruk pada masa kehamilan juga dapat memicu bayi lahir prematur. Penting untuk berusaha menghindari kondisi gizi buruk saat sedang hamil.

Jangan sampai ibu hamil kekurangan vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh. Tetapi juga bukan berarti ibu hamil boleh makan berlebihan, karena berpikir bahwa sedang mengandung. Cukup penuhi gizi yang dibutuhkan dan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan selama masa kehamilan. (REG/STE)

Daftar Pustaka:

  1. Sullivan S. Birth defect and the maternal. Everyday health. 2009
  2. Olsen N. Nutritional deficiencies (malnutrition). Healthline. 2018

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store