Dapatkan Tubuh Langsing Singset Dengan Panduan Diet Sesuai Golongan Darah

157

Tahukah Anda bahwa golongan darah Anda ternyata sangat mempengaruhi kerja sistem pencernaan dan proses metabolisme tubuh Anda? Bila Anda mengkonsumsi makanan yang tepat, maka Anda pun dapat merasa lebih bertenaga, memiliki daya tahan tubuh yang lebih baik, dan membakar lemak lebih banyak. Di bawah ini Anda dapat melihat bagaimana panduan diet berdasarkan golongan darah Anda.

GOLONGAN DARAH B

Orang yang memiliki golongan darah B cenderung memiliki sistem pencernaan yang sensitif, tetapi juga memiliki sistem kekebalan tubuh yang mudah beradaptasi.

Menu diet yang disarankan: perbanyak konsumsi protein dan hindarilah konsumsi daging, ayam, gandum, jagung, tomat, biji wijen, dan polong-polongan. Konsumsilah berbagai jenis sayuran berdaun hijau, telur, dan berbagai produk susu rendah lemak.

Jenis olahraga yang tepat: menari dan balet.

 

GOLONGAN DARAH AB

Orang yang memiliki golongan darah AB cenderung rentan terhadap berbagai jenis gangguan saluran pernapasan, telinga, dan sinus.

Menu diet yang disarankan: konsumsilah seafood, tahu, sayuran berdaun hijau, dan susu. Hindarilah konsumsi daging sapi, daging babi, daging ayam, dan batasi konsumsi karbohidrat. Karena orang bergolongan darah AB cenderung memiliki asam lambung yang lebih sedikit daripada golongan darah lainnya, maka hindarilah kopi, alkohol, dan daging asap.

Jenis olahraga yang tepat: jogging.

 

GOLONGAN DARAH O

Orang yang memiliki golongan darah O cenderung rentan terkena alergi, gangungan lambung, dan memiliki resiko yang lebih tinggi untuk menderita nyeri sendi.

Menu diet yang disarankan: sayuran berdaun hijau, makanan rendah karbohidrat, dan tinggi protein seperti daging sapi tanpa lemak, daging ayam, ikan, dan susu. Batasi asupan biji-bijan, roti, dan kacang-kacangan.

Jenis olahraga yang tepat: bersepeda, berenang, aerobik, dan jogging.

 

GOLONGAN DARAH A

Orang yang memiliki golongan darah A cenderung mudah stres dan memiliki pencernaan yang relatif sensitif.

Menu diet yang disarankan: konsumsilah makanan tinggi karbohidrat, namun rendah lemak. Dianjurkan untuk menjadi vegetarian, pilihlah protein nabati, seperti kedelai, biji-bijian, dan perbanyak konsumsi sayuran dan buah organik.

Jenis olahraga yang tepat: yoga, berjalan kaki, dan olahraga outdoor.

 

Sumber: webmd