DASH: REKOMENDASI MAKANAN UNTUK PENDERITA HIPERTENSI

5

Hipertensi (tekanan darah tinggi) adalah kondisi di mana terjadi peningkatan tekanan terhadap dinding pembuluh darah yang cukup tinggi dan dalam waktu yang lama sehingga pada akhirnya dapat menyebabkan masalah kesehatan, seperti penyakit jantung. Tekanan darah ditentukan oleh jumlah darah yang dipompa jantung dan jumlah resistensi terhadap aliran darah di pembuluh darah. Semakin banyak darah yang dipompa jantung dan semakin sempit pembuluh darah, maka semakin tinggi tekanan darah.

Hipertensi dapat dialami bahkan selama bertahun-tahun tanpa gejala apa pun. Jika gejala muncul, dapat berupa sakit kepala terutama di pagi hari, mimisan, irama jantung yang tidak teratur, gangguan penglihatan, dan telinga berdengung. Hipertensi berat dapat menyebabkan kelelahan, mual, muntah, bingung, cemas, nyeri dada, dan tremor otot. Tetapi meskipun pada hipertensi yang tidak bergejala, kerusakan pembuluh darah dan jantung terus berlanjut. Hipertensi yang tidak terkontrol meningkatkan resiko masalah kesehatan yang serius, di antaranya serangan jantung dan stroke.

Diperkirakan 1,13 miliar orang di seluruh dunia menderita hipertensi; dengan perbandingan 1:4 pria dan 1:5 wanita merupakan penderita hipertensi. Resiko hipertensi meningkat sejalan dengan usia, pada orang dengan riwayat keluarga menderita hipertensi, obesitas, perokok, konsumsi garam/makanan asin yang tinggi, peminum alkohol, stres, dan para penderita diabetes, penyakit ginjal, dan sleep apnea. Hipertensi terutama dikontrol oleh obat-obatan yang dikonsumsi dalam jangka panjang, bahkan seumur hidup. Tetapi gaya hidup juga memainkan peran penting dalam hipertensi. Jika tekanan darah berhasil dikendalikan dengan gaya hidup sehat, kebutuhan akan obat-obatan mungkin dapat dihindari, ditunda atau dikurangi.

Makanan/diet merupakan salah satu faktor yang penting dalam gaya hidup sehat. Strategi diet yang paling terkenal untuk menurunkan tekanan darah adalah pola diet yang disebut DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension). Pola diet DASH, yang menekankan diet kaya buah-buahan, sayuran, dan produk susu rendah lemak, dan mengurangi lemak jenuh dan total, telah diuji dalam beberapa penelitian dan mendapatkan hasil yang konsisten; kira-kira dapat menurunkan tekanan darah hingga 11 mmHg. Berikut ini merupakan pola diet DASH berdasarkan 2.000 kalori/hari:

Jenis makanan Jumlah konsumsi harian  
Karbohidrat 7-8 ½ mangkok nasi, 1 potong roti, atau 1 mangkok sereal
Sayur-sayuran 4-5 ½ mangkok sayuran masak, atau 6 ons jus sayur
Buah 4-5 1 buah ukuran medium, ¼ mangkok buah kering, atau 6 ons jus buah
Produk susu (rendah lemak) 2-3 8 ons susu, 1 gelas yogurt, atau 1 ½ ons keju
Lauk ≤ 2 3 ons daging masak, ayam tanpa kulit, atau ikan
Kacang-kacangan 4-5 (dalam seminggu) 1 ½ ons kacang, atau ½ mangkok buncis masak
Lemak & minyak 2-3 1 sdt mentega, 1 sdm lowfat mayonnaise, 2 sdm salad dressing, atau 1 sdt minyak sayur
Makanan manis 5 (dalam seminggu) 1 sdm gula, atau 1 sdm jeli/selai.

(BEL)

Sumber:

  1. Bazzano, L. A., Green, T., Harrison, T. N., Reynolds, K. 2013. Dietary Approaches to Prevent Hypertension. Current hypertension reports, 15(6), 694–702. Available at: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4366416/
  2. National Heart, Lung, and Blood Institute. 2003. Your Guide to Lowering Blood Pressure. NIH Publication No. 03-5232. Available at: https://www.nhlbi.nih.gov/files/docs/public/heart/hbp_low.pdf
  3. Mayo Clinc Staff. 2019. 10 Ways to Control High Blood Pressure Without Medication. Available at: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/high-blood-pressure/in-depth/high-blood-pressure/art-20046974
  4. World Health Organization. 2019. Hypertension – Fact Sheets. Available at: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hypertension
  5. Mayo Clinc Staff. 2018. High Blood Pressure (Hypertension). Available at: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/high-blood-pressure/symptoms-causes/syc-20373410