Demam Berdarah; Gigitan Nyamuk Penyebab Kematian!

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

159

Lebih 400 juta orang di dunia ini terinfeksi demam berdarah setiap tahunnya. Penyakit ini juga masih disebut sebagai penyakit infeksi pertama yang menyebabkan kematian. Terutama di daerah tropis dan subtropis, seperti Indonesia.

Demam berdarah merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dengue, yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Demam berdarah menjadi mematikan karena demam virus dengue dapat menyebabkan plasma darah, salah satu komponen dalam darah, keluar dari pembuluh darah, dan menyebabkan darah menjadi lebih kental, gejala shock, hingga kematian. Terlebih karena gejala demam berdarah pada fase awal tidaklah khas, sehingga penderita demam berdarah seringkali dibawa berobat saat sudah mencapai fase kritis.

Beberapa gejala awal dari demam berdarah:

  • Demam tinggi, bila diukur dengan termometer, biasanya lebih dari 38 derajat selsius
  • Nyeri kepala
  • Nyeri pada belakang mata
  • Nyeri pada sendi, otot, dan tulang

Gejala di atas biasanya bertahan 2 hingga 7 hari, sesuai dengan sistem pertahanan tubuh masing-masing orang. Pada tahap yang lebih lanjut, penderita demam berdarah juga dapat merasa:

  • Demamnya turun (biasanya pada hari kedua atau ketiga setelah demam pertama)
  • Kemerahan pada seluruh tubuh, dapat pula muncul titik-titik perdarahan atau lebam di bawah permukaan kulit
  • Dapat disertai dengan hidung berdarah, gusi berdarah, atau BAB berwarna hitam atau merah akibat bercampur darah
  • Mual muntah
  • Nyeri perut
  • Sesak napas
  • Kesadaran menurun; lemah, terus tidur, susah dibangunkan, mengigau

Apabila demam sudah turun pada hari kedua atau ketiga, jangan senang terlebih dahulu. Sebaliknya, semakin waspadalah, karena pada saat ini merupakan masa kritis dari demam berdarah. Terlebih bila disertai dengan gejala lanjutan di atas, segera bawa penderita demam berdarah ke instalasi gawat darurat segera untuk mendapatkan pertolongan.

Demam yang turun merupakan tanda bahwa virus dengue telah menyebabkan pembuluh darah menjadi lebih longgar, sehingga plasma darah dapat keluar, dan darah menjadi lebih kental. Keluarnya plasma darah ini menyebabkan shock, ditandai dengan turunnya jumlah trombosit pada pemeriksaan darah, serta gejala perdarahan seperti ruam, lebam, mimisan, hingga gusi berdarah. Pada saat ini, perdarahan juga dapat terjadi pada rongga perut, yang seringkali menyebabkan kondisi kritis dan kematian.

Tubuh sebenarnya telah dilengkapi dengan sistem pertahanan yang baik untuk membasmi virus dengue. Akan tetapi, sistem pertahanan tubuh memerlukan waktu, tenaga, dan kondisi tubuh yang optimal agar dapat mengalahkan virus dengue. Dokter biasanya akan menganjurkan penderita demam berdarah untuk dirawat di rumah sakit, agar dapat dilakukan observasi ketat pada gejala yang dapat menyebabkan kematian. Selain untuk observasi, Dokter juga akan memastikan penderita demam berdarah mendapatkan cukup cairan, baik melalui konsumsi maupun infus, untuk mengatasi dan mencegah terjadinya shock akibat plasma darah yang merembes keluar. Obat-obat pereda nyeri dan gejala lainnya mungkin juga akan diberikan agar penderita demam berdarah dapat beristirahat dengan tenang.

Apakah minum jus jambu atau jus cacing dapat menyembuhkan demam berdarah? Pada dasarnya, asupan makanan dan minuman yang bergizi dalam jumlah yang cukup sudah bisa membantu sistem pertahanan tubuh dan menyembuhkan demam berdarah. Tidak harus jus jambu atau jus cacing, penderita demam berdarah dapat mengonsumsi makanan dan minuman apa saja yang disukai, selama tidak ada alergi atau penyakit lain yang memerlukan penderita demam berdarah mengikuti pantangan tertentu.

Yang tak kalah penting, mencegah terjadinya penyakit lebih baik daripada mengobati. Oleh sebab itu, biasakan untuk menguras bak air Anda secara teratur, membiasakan untuk menutup tempat penyimpanan air, tidak menggantung pakaian, mengubur barang-barang yang berpotensi menggenang air, serta menggunakan penangkal nyamuk, seperti lotion, kelambu, atau tanaman hias pengusir nyamuk. (HIL/STE)

Sumber:

www.cdc.gov/dengue/faqfacts/index.html


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store