DETEKSI DINI GANGGUAN PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ANAK

17

Gangguan pertumbuhan anak merupakan masalah yang perlu diperhatikan secara khusus. Karena bila tidak diatasi segera, gangguan pertumbuhan ini tidak hanya memberikan pengaruh ada tubuh si kecil namun juga kecerdasan dan kematangan emosionalnya. Hal ini dapat memberikan dampak yang buruk untuk masa depan anak.

Pemantauan tumbuh kembang anak meliputi pemantauan dari aspek fisik, psikologi, dan sosial. Pemantauan tersebut harus dilakukan secara teratur dan berkesinambungan. Sedini mungkin pemantauan dapat dilakukan oleh orang tua. Oleh karena itu, pengetahuan tentang deteksi dini pertumbuhan dan perkembangan anak perlu dimiliki oleh orang tua, guru, dan masyarakat.

Faktor yang mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan

Secara garis besar faktor-faktor tersebut dapat dibagi menjadi 2 golongan, yaitu faktor dalam (internal) dan faktor luar (eksternal/lingkungan).

Faktor internal:

  1. Ras/etnik
  2. Keluarga
  3. Umur
  4. Jenis kelamin
  5. Kelainan genetik
  6. Kelainan kromosom

Faktor eksternal:

  1. Gizi
  2. Stimulasi
  3. Psikologis
  4. Sosial ekonomi

Deteksi Dini Pertumbuhan dan Perkembangan

Dasar utama dalam menilai pertumbuhan fisik anak adalah penilaian menggunakan alat baku (standar). Parameter ukuran antropometrik yang dipakai dalam penilaian pertumbuhan fisik adalah tinggi badan, berat badan, lingkar kepala, lipatan kulit, lingkar lengan atas, panjang lengan, proporsi tubuh, dan panjang tungkai.

Dokter biasanya akan mem-plot berat badan, tinggi badan dan lingkar kepala pada kurva pertumbuhan secara berkala, sehingga pertumbuhan anak dapat terpantau dengan baik. Alat bantu untuk memantau atau melakukan deteksi dini pertumbuhan, yaitu Kartu Menuju Sehat (KMS) dan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (Buku KIA). Bila grafik berat badan anak lebih dari 120% kemungkinan anak mengalami obesitas atau kelainan hormonal. Sedangkan, apabila grafik berat badan di bawah normal kemungkinan anak mengalami kurang gizi, menderita penyakit kronis, atau kelainan hormonal.

Untuk menilai perkembangan anak banyak instrumen yang dapat digunakan. Salah satu instrumen skrining yang dipakai secara internasional untuk menilai perkembangan anak adalah DDST II (Denver Development Screening Test). Skrining ini digunakan untuk menilai tingkat perkembangan anak sesuai umurnya pada anak yang mempunyai tanda-tanda keterlambatan perkembangan maupun anak sehat. Deteksi dini gangguan penglihatan dan gangguan pendengaran juga perlu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya gangguan yang lebih berat. Sangatlah penting apabila semua komponen yang terlibat dalam tumbuh kembang anak, yaitu orang tua, guru, dan masyarakat dapat bekerja sama dalam melakukan pemantauan sejak dini. (PP/STE)

Referensi:

  1. Chamidah AN. 2009. Deteksi Dini Gangguan Pertumbuhan dan Perkembangan Anak. Jurnal Pendidikan Khusus. Vol 5. Yogyakarta
  2. Soetjiningsih. 2003. Perkembangan Anak dan Permasalahannya. Jakarta: EGC.
  3. Subbagian Tumbuh Kembang. 2004. Pemantauan Perkembangan Denver II. Yogyakarta: Bagian Ilmu Kesehatan Anak FKUGM/RS Sardjito.