DEXTROCARDIA: JANTUNG YANG BERADA DI KANAN

1

Dextrocardia adalah kondisi bawaan yang langka di mana jantung menunjuk ke sisi kanan dada, bukan ke kiri. Kondisi ini biasanya tidak mengancam jiwa, meskipun sering terjadi bersamaan dengan komplikasi yang lebih serius, seperti kerusakan jantung dan gangguan organ di perut.

Dextrocardia adalah kondisi bawaan, yang hadir saat lahir. Ada dua jenis utama dextrocardia yaitu:

  1. Dextrocardia situs inversus

Pada jenis dextrocardia ini, ujung jantung dan empat biliknya mengarah ke sisi kanan tubuh.

  • Dextrocardia dengan situs inversus totalis

Dengan dextrocardia jenis ini, organ perut dan dada serta pembuluh darah lainnya, seperti hati, lambung, dan limpa juga keluar dari posisinya. Bahkan, organ-organ lain berada di posisi yang berlawanan, atau dalam pembalikan gambar-cermin, ke tempat mereka seharusnya.

Dextrocardia mempengaruhi sekitar 1 dari setiap 12.000 orang. Dextrocardiasitus inversus totalis mempengaruhi sekitar 1 dari setiap 10.000 anak. Gender, ras, dan etnis tampaknya tidak berdampak pada apakah seseorang mengembangkan kondisi ini atau tidak.

Gejala

Dextrocardia adalah kondisi bawaan, yang disebabkan oleh gen yang tidak normal. Banyak orang dengan dextrocardia bawaan tidak selalu tahu mereka memilikinya, karena kondisinya mungkin tidak menghasilkan banyak gejala. Seringkali dokter hanya menemukan kejanggalan saat melakukan pemeriksaan pencitraan dada atau jantung untuk komplikasi yang tidak terkait.

Namun, salah satu gejala dextrocardia adalah bahwa orang dengan kondisi ini memiliki bunyi jantung maksimal di kanan dada, bukan di kiri. Dalam kasus yang parah, biasanya pada bayi dengan kelainan jantung tambahan atau penyakit lain, gejala tertentu perlu perawatan medis. Gejala yang memerlukan perhatian medis meliputi:

  1. kelelahan yang tidak dapat dijelaskan dan terus menerus
  2. ketidakmampuan untuk menambah berat badan
  3. infeksi kronis, terutama pada sinus dan paru-paru
  4. sulit bernafas
  5. kulit kuning atau kekuningan
  6. kulit berwarna biru, terutama di sekitar jari tangan dan kaki

Komplikasi

Meskipun jantung yang terbalik itu sendiri dapat berfungsi secara normal, posisi yang tidak teratur sering membuat diagnosis kondisi lain menjadi sulit. Misalnya, pada seseorang dengan dextrocardiasitus inversus, radang usus buntu akan menyebabkan rasa sakit yang tajam di bagian kiri bawah perut, bukan di sebelah kanan. Ketika perbedaan anatomi ini terjadi, mereka juga dapat membuat operasi sulit.

Komplikasi lain yang terkait dengan dextrocardia mungkin termasuk:

  1. gangguan usus, biasanya akibat sumbatan pada usus karena pembalikan posisi jantung menekan posisi usus
  2. penyakit paru, seperti pneumonia kronis, terutama berkaitan dengan hilangnya silia dalam paru yang berfungsi menyaring benda asing yang masuk ke dalam paru
  3. gangguan kerongkongan
  4. gangguan jantung dan pembuluh darah lainnya
  5. infeksi

Banyak penderita dextrocardia tidak menunjukkan gejala sehingga kondisinya dapat tidak diobati. Bayi dengan dextrocardia, yang disertai dengan kelainan jantung, mungkin memerlukan pembedahan. Banyak anak akan diberi obat yang meningkatkan kekuatan detak jantung dan menurunkan tekanan darah mereka sebelum operasi.

Bagi mereka dengan sindrom Kartagener, pengobatan gejala sinus dan paru-paru dapat membantu mengurangi kemungkinan atau dampak dextrocardia. (LM/STE)

Referensi

Karen Gill, M. (2019). Dextrocardia: Causes, symptoms, and treatment. Retrieved from https://www.medicalnewstoday.com/articles/318875.php