Diet Untuk Mengontrol Kadar Gula Darah

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

287

Kadar gula darah menunjukkan jumlah gula (glukosa) yang terdapat di dalam darah seseorang. Jika kadar gula seseorang terlalu rendah atau tinggi, maka dapat terjadi gangguan kesehatan.

Kadar gula darah yang terlalu tinggi atau disebut dengan hiperglikemia dapat menyebabkan terjadinya diabetes tipe I dan II. Gejalanya berupa sering buang air kecil, sering merasa haus, dan mudah lelah. Jika tidak diobati, hiperglikemia dapat menyebabkan terjadinya berbagai organ vital dan menyebabkan terjadinya penyakit jantung, kebutaan, stroke, dan gangguan ginjal.

Kadar gula darah yang terlalu rendah atau disebutĀ  dengan hipoglikemia biasanya disebabkan oleh gangguan keseimbangan hormonal dan atau pola makan yang buruk. Beberapa gejala hipoglikemia adalah nyeri kepala, sulit berkonsentrasi, dan rasa lelah berlebihan. Diet yang seimbang dapat membantu mengatur kadar gula darah.

Glukosa merupakan sumber energi utama bagi tubuh dan diperoleh melalui berbagai jenis makanan yang Anda konsumsi. Untuk menjaga kestabilan kadar gula darah di dalam tubuh, maka sangatlah penting bagi setiap orang untuk mengkonsumsi protein, lemak, dan karbohidrat dalam jumlah yang seimbang.

Orang dewasa yang mengkonsumsi 2.000 kalori setiap harinya seharusnya mengkonsumsi 65 gram lemak setiap harinya, yang terdiri dari 45 gram lemak tidak jenuh yang dapat ditemukan pada ikan, alpukat, minyak olive, dan kacang-kacangan. Sedangkan 20 gram sisanya berasal dari lemak jenuh yang dapat ditemukan pada daging, telur, dan keju.

Lemak trans sangat tidak dianjurkan untuk dikonsumsi. Berbagai jenis makanan yang mengandung lemak trans biasanya juga mengandung banyak gula dan berbagai pengawet makanan lainnya, yang dapat mengganggu kadar gula darah seseorang.

Karbohidrat juga dapat menyebabkan terjadinya gangguan keseimbangan kadar gula darah. Karena karbohidrat merupakan sumber energi utama tubuh Anda, maka diet rendah karbohidrat dapat menyebabkan penurunan kadar gula darah secara drastis.

Seorang dewasa yang mengkonsumsi 2.000 kalori setiap harinya harus mengkonsumsi sekitar 250 gram karbohidrat setiap harinya. Untuk menjaga kestabilan kadar gula darah di sepanjang hari, maka sebagian besar karbohidrat ini diperoleh melalui berbagai produk olahan gandum. Hal ini dikarenakan berbagai produk olahan gandum mengandung banyak serat. Serat dapat memperlambat masuknya gula ke dalam aliran darah sehingga dapat membantu mengatur kadar gula darah.

Selain itu, menambahkan kayu manis ke dalam menu makanan Anda juga dapat membantu mengatur kadar gula darah Anda. Orang yang sering mengalami hiper atau hipoglikemia dapat mengatasi gangguan ini dengan mengkonsumsi kayu manis setiap harinya.


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOSĀ App Store