Efek dari Tidur Berlebihan

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

228

Tidur yang cukup merupakan suatu hal yang sangat penting bagi kesehatan anda, akan tetapi tidur berlebihan justru dapat mengganggu kesehatan anda. Tidur berlebihan telah banyak dihubungkan dengan berbagai gangguan kesehatan seperti diabetes, penyakit jantung, dan peningkatan angka kematian.

Apa yang Dimaksud Dengan Tidur Berlebihan ?

Kebutuhan setiap orang berbeda-beda tergantung pada usia, aktivitas, keadaan kesehatan, dan gaya hidup anda. Pada saat kesehatan anda terganggu maka anda mungkin membutuhkan waktu tidur yang lebih banyak. Walaupun demikian, para ahli berpendapat bahwa setiap orang dewasa memerlukan waktu tidur sekitar 7-9 jam setiap harinya.

 

Penyebab

Hipersomnia

Salah satu penyebab tidur berlebihan adalah hipersomnia, yaitu suatu gangguan yang menyebabkan rasa kantuk berlebihan di siang hari yang biasanya tidak dapat diatasi dengan tidur siang. Selain itu, hipersomnia juga menyebabkan anda untuk tidur lebih lama di malam hari. Penderita hipersomnia biasanya juga mengalami kecemasan, kekurangan tenaga, dan gangguan daya ingat akibat kekurangan tidur dalam waktu lama.

Sindrom Tidur Apnea

Merupakan suatu gangguan yang menyebabkan seseorang berhenti bernapas sementara saat tidur yang dapat menyebabkan peningkatan kebutuhan tidur. Hal ini juga dapat mengganggu siklus tidur normal akibat sering terbangun saat tidur.

Penyebab Lainnya

Tidak setiap orang yang tidur berlebihan disebabkan oleh suatu gangguan tidur. Penyebab lain dari tidur berlebihan adalah penggunaan zat-zat tertentu seperti alkohol dan obat-obatan tertentu. Selain itu, depresi juga dapat membuat anda tidur terus-menerus. Akan tetapi, juga ada orang yang memang memiliki waktu tidur yang lebih lama daripada orang lainnya.

 

Berbagai Gangguan Kesehatan yang Berhubungan Dengan Tidur Berlebihan

Diabetes

Berdasarkan penelitian, terlalu banyak tidur atau kurang tidur dalam waktu lama dapat meningkatkan resiko diabetes.

Obesitas

Tidur terlalu banyak atau terlalu banyak dapat membuat berat badan anda bertambah. Berdasarkan suatu penelitian, orang yang tidur selama 9-10 jam setiap malam, memiliki resiko 21% lebih tinggi untuk mengalami obesitas dalam kurun waktu 6 tahun daripada orang yang hanya tidur selama 7-8 jam setiap malamnya. Obesitas yang diakibatkan oleh lama tidur ini tetap dapat terjadi walaupun tidak ada perubahan pada jumlah makanan yang anda konsumsi dan olahraga yang anda lakukan.

Nyeri Kepala

Pada beberapa orang yang sering mengalami nyeri kepala, tidur berlebihan dapat menyebabkan timbulnya nyeri kepala. Para ahli menduga bahwa hal ini berhubungan dengan suatu neurotransmiter pada otak, termasuk serotonin. Selain itu, orang yang terlalu banyak tidur di siang hari dapat mengganggu waktu tidur anda di malam hari dan menyebabkan timbulnya nyeri kepala pada pagi harinya.

Nyeri Punggung

Tidur terlalu lama dapat menyebabkan timbulnya nyeri punggung. Oleh karena itu, saat ini dokter tidak lagi menganjurkan anda untuk tidur lebih lama daripada biasanya bila anda mengalami nyeri punggung.

Depresi

Walaupun insomnia merupakan gangguan tidur yang lebih sering terjadi pada penderita depresi, akan tetapi sekitar 15% penderita depresi justru tidur lebih banyak. Hal ini justru dapat memperburuk keadaan depresi mereka karena irama tidur yang normal sangat penting bagi proses penyembuhan mereka. Selain itu, mengurangi waktu tidur juga dapat berfungsi sebagai obat anti depresi sementara.

Penyakit Jantung

Penelitian menunjukkan bahwa wanita yang tidur selama 9-11 jam setiap malam memiliki resiko penyakit jantung yang lebih tinggi hingga 38% daripada wanita yang tidur selama 8 jam setiap malamnya. Akan tetapi, saat ini para ahli tidak lagi menghubungkan antara tidur berlebihan dan penyakit jantung.

Kematian

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa orang yang tidur selama 9-11 jam setiap malamnya memiliki angka kematian yang lebih tinggi daripada orang yang tidur selama 8 jam setiap harinya. Penyebab pasti dari hal ini tidak diketahui. Akan tetapi, para ahli menduga bahwa depresi dan kemiskinan dapat membuat seseorang tidur lebih lama dan keadaan ini jugalah yang menyebabkan peningkatan angka kematian.

 

Manfaat Tidur Cukup dan Tidak Berlebihan

Segera hubungi dokter anda bila anda mengalami gangguan tidur atau justru terlalu banyak tidur. Jika tidur berlebihan yang anda alami disebabkan oleh konsumsi alkohol atau obat-obatan tertentu, maka menghentikan atau mengurangi dosis obat mungkin dapat membantu. Akan tetapi, konsultasikan hal ini terlebih dahulu dengan dokter anda sebelum mengurangi dosis atau bahkan menghentikan penggunaan obat yang anda konsumsi saat ini.

Bila tidur berlebihan yang anda alami disebabkan oleh gangguan kesehatan tertentu, maka penanganan terhadap gangguan kesehatan tersebut dapat mengembalikan kebiasaan tidur anda. Selain itu, para ahli menyarankan agar anda memiliki waktu tidur dan bangun yang sama setiap harinya, hindari mengkonsumsi alkohol atau kafein berdekatan dengan waktu tidur, dan berolahragalah secara teratur.