Ekokardiografi: Apakah Itu?

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

89

Bagi Anda yang menderita jantung pemeriksaan menggunakan ekokardiografi bukanlah hal yang asing lagi. Namun apakah itu ekokardiografi? Ada saja jenis ekokardiografi? Apakah yang menjadi pembeda jenis ekokardiografi tersebut? Anda penasaran kan? Simak penjelasan artikel berikut:

Mengenal Ekokardiografi

Ekokardiografi atau sering juga disebut USG jantung adalah alat yang dapat mengeluarkan gelombang suara ultrasonik yang berfrekuensi tinggi untuk memindai kondisi jantung dan menangkap gambar struktur organ jantung. Sehingga dapat dideteksi adanya kelainan atau potensi penyakit jantung yang kemudian dapat membantu pemberian pengobatan yang tepat, atau juga untuk mengevaluasi pengobatan yang diberikan.

Jenis Ekokardiografi

Nah, untuk jenis ekokardiografi, berikut beberapa jenis yang umumnya digunakan yaitu:

  1. Transthoracic echocardiography merupakan jenis ekokardiografi paling umum yang tidak menyakitkan dan tidak invasif. Transthoracic echocardiography memiliki transduser yang saat diletakkan (ditempelkan dan digerakkan) di dada di atas jantung, maka akan mengirimkan gelombang ultrasound melalui dada ke arah jantung.
  1. Transesophageal echocardiography

Transesophageal echocardiography memiliki transduser yang jauh lebih kecil yang dimasukkan melalui tenggorokan yang sebelumnya telah dianastesi. Transduser ini melalui tabung tipis dan lentur yang dimasukkan dalam tenggorakan terlebih dahulu dan menghubungkan tengorokan dan perut.

  1. Stress echocardiogram

Ekokardiografi jenis ini sama dengan transthoracic echocardiography. Namun, prosedur dilakukan setelah pasien berolahraga atau minum obat untuk membuat jantung berdetak lebih cepat. Ini memungkinkan dokter untuk menguji bagaimana jantung bekerja di bawah tekanan.

  1. Three-dimensional echocardiography

Ekokardiografi jenis ini terdiri dari transthoracic dan transesophageal echocardiography yang membuat gambar 3D dari jantung. Ekokardiografi ini biasanya digunakan sebelum operasi katup jantung atau juga untuk mendiagnosis masalah jantung pada anak-anak.

  1. Fetal echocardiography

Ekokardiografi jenis ini digunakan pada ibu hamil saat kehamilan 18 – 22 minggu. Transduser dari ekokardiografi ini ditempatkan di atas perut untuk memeriksa masalah jantung pada janin. Tes ini dianggap aman untuk bayi yang belum lahir karena tidak menggunakan radiasi, tidak seperti x-ray.

Prosedur dari tiap jenis ekokardiografi ini biasanya dilakukan selama 15-30 menit, tergantung dari dokter sudah mendapatkan informasi yang cukup mengenai kondisi jantung Anda.

Risiko Penggunaan Ekokardiografi

Ekokardiografi, secara umum termasuk alat yang sangat aman untuk pemeriksaan. Namun, pasien dapat merasakan beberapa efek samping setelah menjalani pemeriksaan ini, seperti:

  1. Rasa perih dan tidak nyaman setelah elektroda dicabut dari dada.
  2. Rasa tidak nyaman, iritasi dan sakit tenggorokan selama beberapa jam setelah melakukan transesophageal echocardiograpfy
  3. Merasa mual, pusing, nyeri dada, dan detak jantung tidak teratur setelah melakukan stress echocardiogram.
  4. Reaksi alergi ringan, seperti gatal-gatal, setelah menerima suntikan zat kontras.

Meskipun jarang, potensi efek samping berat juga dapat terjadi. Di antaranya adalah  pingsan atau terkena serangan jantung saat melakukan stress echocardiogram, serta reaksi alergi berat setelah menerima suntikan zat kontras atau diolesi gel pelumas. Risiko ini dapat dikurangi dengan pemantauan yang dilakukan oleh dokter pada saat tindakan. Ekokardiografi akan langsung dihentikan jika muncul efek samping.

Persiapan Penggunaan Ekokardiografi

Jika Anda melakukan pemeriksaan jantung menggunakan transthoracic echocardiography, tidak terdapat persiapan khusus untuk pelaksanaannya. Namun berbeda dengan transesofageal echocardiography, dokter mungkin akan  Anda untuk tidak makan apa pun selama beberapa jam sebelum pemeriksaan. Ini untuk mencegah Anda muntah selama pemeriksaan. Anda mungkin juga tidak dapat mengemudi selama beberapa jam setelahnya karena obat penenang. Sedangkan untuk pemeriksaan stress echocardiogram, Anda akan diminta untuk kenakan pakaian dan sepatu yang nyaman untuk latihan.

Setelah Pemeriksaan Ekokardiografi

Dokter akan meninjau hasil Anda setelah pemeriksaan. Hasilnya dapat mengungkapkan kelainan seperti:

  1. Kerusakan pada otot jantung
  2. Cacat jantung
  3. Ukuran jantung
  4. Kekuatan memompa
  5. Masalah katup

Jika dokter khawatir tentang hasil pemeriksaan, biasanya dokter akan merujuk Anda ke dokter spesialis jantung dan jika Anda didiagnosis mengalami gangguan jantung, dokter akan bekerja sama dengan Anda untuk merencanakan perawatan yang paling sesuai untuk Anda. (LM)

Referensi

Echocardiography | National Heart, Lung, and Blood Institute (NHLBI). (2018). Retrie-ved from https://www.nhlbi.nih.gov/health-topics/echocardiography

Echocardiogram: Purpose, Types, and Risks. (2018). Retrieved from https://www. healthline.com/health/echocardiogram#types


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store