Eksim, Penyakit Apakah Itu?

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi, Tanpa Antri

506

Ruam merah pada wajah kerap menjadi momok yang mengkhawatirkan bagi orangtua. Ruam atau eksim adalah istilah umum dari peradangan kulit. Apabila ruam disertai dengan gatal, dan seringkali kambuh, bisa jadi itu adalah kondisi yang disebut dermatitis atopik atau eksim atopik. Penyakit ini hanya muncul pada anak yang memiliki kulit sensitif. Secara genetik, sensitivitas memang dapat diturunkan. Artinya, jika orangtua memiliki penyakit yang berhubungan dengan alergi, maka anaknya juga dapat menderita alergi meskipun manifestasinya pada anggota tubuh yang berbeda.

Eksim sendiri merupakan kondisi peradangan di kulit yang ditandai dengan adanya kulit kering dan berwarna kemerahan, sedangkan kata atopik mengacu pada anak-anak  yang cenderung memiliki alergi tertentu. Kulit yang sensitif dan kering akan memudahkan kuman masuk ke dalam lapisan kulit dan menyebabkan peradangan. Dengan sistem imun/kekebalan tubuh yang lemah, maka peluang munculnya kembali atau kumat akan semakin besar. Anak yang memiliki eksim atopik ini juga berisiko mengalami kondisi atopik lainnya, seperti asma, rhinitis alergika, dan urtikaria atau biduran.

Eksim pada umumnya diderita oleh anak-anak di bawah lima tahun. Prevalensi dermatitis atopik pada anak mencapai 10-20%, sedangkan pada dewasa hanya 1-3%. Berbeda dengan negara-negara industri, negara agraris seperti Indonesia memiliki prevalensi dermatitis atopik yang jauh lebih rendah.

Gejala awal                        

Gatal biasanya lebih terasa pada malam hari, yang jika digaruk terlalu sering maka kulit dari area yang gatal akan menebal dan dapat melepuh serta mengeluarkan cairan. Terkadang kulit yang mengalami radang tersebut dapat terserang infeksi. Umumnya gejala seperti kulit kering, gatal-gatal, dan reaksi radang dapat timbul dan menghilang dengan sendirinya. Pada kasus yang lebih parah, eksim pada anak ini dapat menimbulkan ruam merah yang menyebar ke seluruh tubuh dan rasa gatal terus-menerus, sehingga mengganggu aktivitas dan waktu tidur anak.

Pencegahan dan pengobatan

Pencegahan terbaik adalah dengan perubahan gaya hidup; menghindari mengonsumsi makanan penyebab reaksi ruam dan menghindari zat atau benda ataupun perilaku yang dapat memicu timbulnya ruam adalah beberapa contohnya.

Penggunaan pelembab dalam bentuk lotion yang mudah diserap oleh mukosa kulit dapat membantu kulit yang kering ataupun sensitif menghindari terjadinya eksim. Pemberian krim kortikosteroid bisa dipertimbangkan, namun diskusikan terlebih dahulu dengan dokter.

Akhir kata, eksim bukanlah penyakit menular. Eksim berkaitan dengan sensitivitas kulit dan kondisi kekebalan tubuh seseorang.  Jangan terkecoh dengan berita yang simpang siur, keep stay tuned with us to get the right information!

Daftar Pustaka

Sularsito SA, Djuanda S. 2011. Dermatitis. Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin. Edisi ke-6. Jakarta: Balai Penerbit FK UI


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store