Etika Batuk Pada Pasien TB

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

445

Tuberkulosis merupakan suatu penyakit menular yang disebabkan oleh kuman Mycrobakterium tuberculosis, ditularkan melalui udara, percikan ludah, bersin dan batuk. Dalam suatu penelitian dipaparkan penularan TB ini karena kurangnya kesadaran pasien untuk menggunakan masker pada saat melakukan pengobatan. Akibatnya jika mereka batuk sembarangan, banyak bakteri yang dipaparkan dan ditularkan oleh penderita TB. Hal ini tentu perlu dicegah. Salah satu pencegahnnya yaitu dengan edukasi tentang etika batuk yang perlu untuk diperhatikan oleh penderita TB. Nah yang bagaimanakah etika batuk tersebut? Simak penjelasan berikut!

Etika Batuk

Etika batuk adalah serangkaian tatacara yang perlu dilakukan jika Anda batuk ataupun bersin yang didesain untuk mengurangi penyebaran penyakit pernapasan terutama penyakit TB.

Pentingnya Etika Batuk

Batuk dapat dengan mudah menyebarkan dan menularkan bakteri melalui udara. Tentu jika penularan ini dapat dicegah maka akan dapat mengurangi penularan infeksi bakteri penyakit. Salah satu pensegahan yang dapat dilakukan yaitu dengan menerapkan etika batuk.

Prosedur Etika Batuk

  1. Ketika batuk, tutup mulut dan hidung dengan tissue sekali pakai. Jangan gunakan saputangan kain karena dapat menjadi tempat berkembang-biaknya bakteri yang menyebabkan infeksi. Membawa saputangan bekas saat Anda sakit dapat menyebarkan bakteri Anda ke orang lain. Tissue yang telah digunakan segera dibuang ke tempat sampah. Namun jika Anda tidak bisa mendapatkan tempat sampah untuk membuang jaringan yang digunakan, cobalah membawa kantong plastik kecil, letakkan tissue tersebut kedalam kantong plastik sampai Anda menemukan tempat sampah.
  2. Gunakan masker yang dapat menutupi mulut dan hidung.
  3. Jika, tidak terdapat tissue dan masker, maka batuk dan bersinlah ke lengan tangan. Hindari untuk menggunakan tangan.
  4. Berpalinglah dari orang lain ketika batuk.
  5. Menjauhlah dari orang lain jika Anda sakit, atau hindari untuk kontak dekat dengan orang yang sakit.
  6. Berusahalah untuk menjaga agar tangan tetap bersih. Hal Ini merupakan salah satu langkah paling penting yang bisa kita ambil untuk menghindari sakit dan menyebarkan kuman kepada orang lain. Agar tangan tetap bersih maka cucilah tangan dengan sabun. Jika sabun dan air tidak tersedia, gunakan pembersih tangan berbahan dasar alkohol yang mengandung setidaknya 60% alkohol untuk membersihkan tangan.

Perlu diingat!

Meskipun Anda mungkin tidak memiliki infeksi penyakit TB pada saat ini. Namun normalnya hidung dan mulut mengandung beberapa bakteri. Nah Anda perlu untuk tetap menerapkan etika batuk. Ini karena etika batuk masih merupakan kebiasaan yang baik untuk terus setiap saat mencegah penyebaran kuman. (LM/CM)

Referensi

  1. Coughing & Sneezing| Etiquette &amp Practice | Hygiene | Healthy Water | CDC. (2018). Retrieved from https://cdc.gov/healthywater/hygiene/etiquette/html
  2. (2018). Retrieved from https://sahealth.sa.gov.au/wps/wcm/connect/440ce9 004ff8e4298458bf4826472d56/wwc-QA-cough-etiquette-phcs-ics-20071210. pdf?MOD=AJPERES&CACHEID=440ce9004ff8e4298458bf4826472d56

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store