Facial: Benarkah Meremajakan Kulit Anda?

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

575

Apa yang biasanya Anda lakukan ketika mengunjungi salon; potong rambut, creambath, atau facial? Ya, facial adalah salah satu kegiatan paling populer yang dilakukan baik oleh kaum wanita maupun pria di salon. Facial diyakini bermanfaat akan membuat kulit menjadi bersih, bebas dari lemak-lemak, serta terhindar dari masalah kecantikan berupa komedo dan jerawat.

Jadi sebenarnya facial itu aman nggak ya? Apa aja sih manfaatnya? Apakah ada efek yang tidak diinginkan akan muncul setelah melakukan facial? Nah, mari kita simak penjelasan di bawah ini.

Facial wajah merupakan perawatan kecantikan yang dianggap bermanfaat dalam meremajakan kulit, meningkatkan sirkulasi darah, dan menyehatkan kulit. Namun demikian, melakukan facial di salon tanpa pengawasan dokter atau tenaga medis yang berkompetensi di bidangnya dapat menimbulkan berbagai masalah kulit. Jadi, kalau Anda mau melakukan facial, pastikan bahwa:

  1. Lakukan facial di klinik kecantikan yang memiliki dokter jaga
  2. Konsultasikan jenis dan kondisi kulit wajah anda dengan dokter sebelum
  3. Pada umumnya dokter tidak merekomendasikan facial apabila masih ada jerawat yang meradang karena dapat menyebabkan peradangan lebih luas.
  4. Pastikan peralatan facial yang digunakan steril
  5. Pastikan terapis yang menangani Anda adalah terapis profesional dibawah pengawasan dokter.
  6. Apabila Anda memiliki riwayat wajah menjadi berjerawat setelah facial, sebaiknya Anda memberitahu dokter dan terapis agar melewatkan proses pemencetan jerawat.
  7. Pemencetan jerawat bisa menyebabkan jerawat tumbuh lebih banyak pada sebagian orang.

Facial dipercaya dapat menghilangkan komedo dan mencegah timbulnya jerawat di wajah, , mengecilkan pori-pori, serta memberikan nutrisi pada kulit. Tetapi jika facial dilakukan dengan teknik yang tidak tepat, misalnya kesalahan dalam membersihkan dan memilih produk facial, tentunya dapat menimbulkan efek samping yang merugikan kesehatan kulit Anda seperti alergi, iritasi, eritema (kemerahan) dan edema (pembengkakan), infeksi, hingga kulit kering.

Biarkan kulit Anda bernafas setelah perawatan wajah, jangan pernah memakai make-up setelah facial. Tidur dan minum teh hijau atau air jeruk nipis hangat dan madu akan membantu meningkatkan metabolisme, membuat tubuh rileks serta mendetoksifikasi. Hindarilah mandi dengan air yang terlalu dingin atau terlalu panas serta hindari pula daerah yang tingkat polusi yang tinggi.

Facial memang dapat menjadi salah satu pilihan dalam merawat kulit wajah kita, tetapi prinsip perawatan wajah paling dasar adalah menjaga agar wajah anda selalu lembab dan gunakan sunscreen setiap kali Anda keluar -tidak peduli cuaca waktu itu berawan atau hujan. Dan ingat, jika anda memilih untuk melakukan facial, selalu kunjungi klinik perawatan kecantikan wajah yang terpercaya di bawah pengawasan dokter. Keep healthy and stay shinning! (LM/CM)

 Referensi:

  1. Skin care in the aging female: myths and truths. Journal of Clinical Investigation, Ann Arbor, Michigan, USA. Ushma S. Neill, J Clin Invest. 2012 Feb 1; 122(2): 473–477. Published online 2012 Feb https://ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3266803/
  2. Food, F., Them, F., Trikha, S., Videos, R., Fun, F., & Melbourne, A. et al. (2018). Facial Tips: Is it Really Beneficial & How Often Should You Get Them. Retrieved from https://food.ndtv.com/beauty/facial-tips-is-it-really-beneficial-how-often-should-you-get-them-1261883/
  3. Side Effects of a Facial (and what to look for) | LON Cosmetics. (2018). https://lonusa.com/articles/side-effects-facial-and-what-look/
  4. Sinha, R., & Sinha, R. (2018). 16 Amazing Benefits Of Facials For Your Skin. https://stylecraze.com/articles/amazing-benefits-of-facials-on-your-skin/

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store