Fakta Seputar Kalori dan Hubungannya Dengan Berat Badan

107

Tahukah Anda bahwa keseimbangan jumlah kalori yang Anda konsumsi ternyata berhubungan dengan keadaan kesehatan Anda? Kalori sendiri sebenarnya merupakan suatu satuan yang digunakan untuk menyatakan jumlah energi yang terdapat di dalam suatu jenis makanan.

Mengapa jumlah kalori yang dikonsumsi penting untuk diperhatikan? Hal ini dikarenakan jumlah kalori yang Anda konsumsi dan jumlah kalori yang Anda gunakan memiliki hubungan langsung dengan berat badan Anda.

Bila jumlah kalori yang Anda konsumsi lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah kalori yang Anda gunakan, maka Anda pun dapat mengalami penurunan berat badan karena tubuh akan menggunakan cadangan makanan (lemak) di dalamnya untuk mengganti kekurangan kalori tersebut; begitu pula sebaliknya.

Secara keseluruhan, sumber kalori dalam makanan dibagi menjadi 3, yaitu karbohidrat, protein, dan lemak. 1 gram karbohidrat dan protein mengandung sekitar 4 kkalori, sedangkan 1 gram lemak mengandung sekitar 9 kkalori.

Karbohidrat sendiri sebenarnya merupakan sumber energi utama bagi tubuh. Tubuh membutuhkan sekitar 300 gram karbohidrat setiap harinya (orang dewasa). Konsumsi karbohidrat yang berlebihan dapat meningkatkan resiko terjadinya diabetes. Selain itu, jumlah karbohidrat yang berlebih pun akan diubah dan disimpan di dalam bentuk lemak di dalam tubuh, yang dapat menyebabkan terjadinya obesitas.

Protein sendiri sebenarnya bukanlah sumber energi utama bagi tubuh. Peranan utama protein di dalam tubuh adalah sebagai zat pembangun dan untuk memperbaiki bagian tubuh (sel tubuh) yang rusak. Selain itu, protein juga dibutuhkan untuk membentuk otot, proses metabolisme tubuh, dan pembentukan sistem kekebalan tubuh.

Setiap orang dewasa biasanya membutuhkan sekitar 60 gram protein setiap harinya. Sumber protein sendiri dibagi menjadi 2, yaitu protein hewani dan protein nabati. Beberapa contoh protein hewani adalah daging sapi, daging ayam, daging ikan, telur, dan susu. Beberapa contoh protein nabati adalah kacang-kacangan, tempe, dan tahu.

Selain karbohidrat, lemak juga merupakan sumber energi bagi tubuh. Lemak dapat diperoleh melalui makanan yang Anda konsumsi atau dibentuk sendiri oleh tubuh dari kelebihan kalori yang Anda konsumsi.

Oleh karena itu, asupan lemak harian perlu diperhatikan. Pasalnya, kelebihan asupan lemak akan mengakibatkan penumpukan lemak yang dapat menyebabkan terjadinya obesitas dan meningkatkan kadar kolesterol. Kadar kolesterol yang tinggi dapat meningkatkan resiko terjadinya penyakit jantung koroneryang dapat berujung pada kematian.

Sebenarnya ada 2 jenis sumber lemak, yaitu lemak “baik” dan lemak “jahat”. Untuk menurunkan resiko terjadinya berbagai gangguan jantung, diabetes, dan obesitas; perbanyaklah konsumsi lemak baik. Beberapa makanan sumber lemak baik adalah ikan, kacang-kacangan, kedelai, dan zaitun. Beberapa makanan sumber lemak jahat adalah jeroan, gorengan, mentega, trans-fat pada margarin, dan lemak pada daging.

Oleh karena itu, pengaturan kalori sangatlah penting. Pengaturan konsumsi kalori yang baik dapat membantu Anda mempertahankan pola hidup sehat, berat badan ideal dan mencegah terjadinya berbagai penyakit metabolik seperti diabetes di kemudian hari.

Sumber: tropicana