Fisioterapi Untuk Penderita Stroke

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

141

Penyakit stroke adalah penyakit yang terjadi ketika pasokan darah menuju otak terganggu atau sama sekali berkurang, sehingga jaringan otak kekurangan oksigen dan nutrisi. Dalam beberapa menit, sel-sel otak mulai mati. Penyakit ini merupakan kondisi yang dapat mengancam hidup seseorang dan dapat menimbulkan kerusakan permanen.

Penyakit stroke dapat terjadi pada golongan usia berapapun. Anda dapat meminimalisir risiko terkena penyakit ini dengan mengurangi faktor-faktor risiko, seperti:

  • Kebiasaan merokok
  • Kurang olahraga
  • Meminimalisir konsumsi lemak berlebihan
  • Mencegah atau mengobati penyakit tekanan darah tinggi
  • Mencegah atau mengobati penyakit kencing manis

Faktor risiko penyebab stroke sangat bersifat personal, sehingga berbeda antara satu orang dengan orang lainnya. Agar Anda bisa meminimalisir faktor risiko sesuai dengan kondisi Anda, Anda dapat melakukan konsultasi pada dokter.

Penyakit stroke dapat menyebabkan kerusakan otak, sehingga fungsi tubuh terganggu. Mulai dari ketidakmampuan untuk berjalan atau menggerakkan tangan, ketidakmampuan untuk berbicara (seperti pelo atau tidak nyambung), perubahan sikap (menjadi lebih pemarah atau lebih sering melamun), hingga muka merot (menceng sebelah). Seberapa besar kemungkinan seseorang bisa pulih belum bisa diketahui, ada pasien stroke yang dapat sembuh total, namun adapula yang tidak sembuh sama sekali sehingga tergantung pada orang di sekitarnya. Banyak orang membutuhkan rehabilitasi seperti terapi bicara, terapi fisik, dan terapi kerja untuk meminimalisir ketergantungan.

Pasien yang menderita stroke dan sudah mendapatkan penanganan dokter juga butuh fisioterapi untuk pemulihan. Hal tersebut mutlak dilakukan untuk dapat meningkatkan kemampuan gerak dan fungsinya.

Berbagai metode fisioterapi bisa dilakukan seperti pemanfaatan hydrotherapy dan exercise therapy . Metode fisioterapi  tersebut terbukti memberikan manfaat yang besar dalam mengembalikan gerak dan fungsi pada pasien pasca-stroke. Namun tetap saja peran serta keluarga yang merawat dan mendampingi pasien juga sangat menentukan keberhasilan program terapi yang diberikan.

Latihan fisioterapi untuk penderita stroke antara lain:

  1. Menggerakan semua sendi pada lengan dan tungkai secara perlahan yaitu lurus dan menekuk sebanyak 5 – 7 kali.
  2. Mengangkat lengan dengan perlahan.
  3. Memberikan gerakan-gerakan pada jari-jari dan hindari regangan berlebihan. Gerakan itu seperti menekuk ke belakang pada pergelangan tangan, menekuk  kedepan pada sendi antara punggung tangan dan jari-jari dan  meluruskan sendi pada jari-jari.
  4. Gerakan dan peregangan pada jari-jari kaki.
  5. Memberikan sesuatu seperti bola yang empuk untuk diremas-remas oleh tangan penderita stroke.

Apabila seseorang disekitar Anda mengalami stroke, bantu mereka untuk menemui dokter rehabilitasi atau pelayanan medis khusus fisioterapi. Temani dan dukung mereka untuk melakukan konsultasi dan menjalankan proses latihan, agar fisioterapi yang didapatkan sesuai dengan kondisi masing-masing orang dan agar efek latihan dari fisioterapi dapat dicapai dengan optimal. (EDA/STE)

Sumber :


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store