Gangguan Kecemasan

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

352

Cemas merupakan emosi yang normal, misalnya: merasa gugup jika mengalami masalah, cemas sebelum mengikuti ujian, atau cemas sebelum mengambil sebuah keputusan penting. Namun, jika cemas yang dirasakan sudah lebih dari beberapa minggu atau bahkan bulan, maka perlu dicurigai, bisa saja mengalami gangguan kecemasan atau penyakit kecemasan (penyakit ansietas). Gangguan kecemasan ini harus dibedakan dengan kecemasan normal, oleh karena itu sangat penting mengerti gejala-gejalanya.

Tanda & Gejala Gangguan Kecemasan

  1. Panik, takut dan gelisah
  2. Mengalami masalah tidur
  3. Tidak bisa tenang
  4. Sesak napas
  5. Kesulitan menenangkan diri
  6. Kesemutan atau mati rasa di bagian kaki atau pun tangan
  7. Tubuh berkeringat dingin
  8. Jantung berdebar-debar
  9. Mulut kering
  10. Mual
  11. Otot tegang
  12. Pusing 

Penyebab gangguan kecemasan

Tidak diketahui secara pasti apa yang menyebabkan gangguan kecemasan. Seperti penyakit mental lainnya, gangguan kecemasan disebabkan dari kombinasi hal-hal termasuk perubahan dalam otak, stres, lingkungan, bahkan juga genetik. Gangguan kecemasan dikaitkan dengan adanya kesalahan di daerah otak yang mengendalikan rasa takut dan emosi lainnya.

Faktor risiko gangguan kecemasan

Ada tiga faktor risiko untuk kecemasan, yaitu:

  1. Pengalaman hidup yang menyebabkan stress
  2. Kondisi medis serius
  3. Masalah penyalahgunaan zat

Jenis gangguan kecemasan

Gangguan kecemasan sendiri pada dasarnya memiliki beragam jenis yaitu:

  1. Gangguan panik

Kondisi ini dapat menyebabkan ketakutan atau kecemasan yang terjadi secara tiba-tiba, gemetar, berkeringan, kebingungan, pusing, mual, nyeri dada, jantung berdetak lebih kuat dan tidak teratur serta kesulitan bernafas. Gangguan panik biasanya terjadi setelah pengalaman yang menakutkan atau stres yang berkepanjangan tetapi juga dapat terjadi tanpa pemicu. Serangan panik juga dapat menyebabkan perubahan drastis dalam perilaku.

  1. Fobia spesifik

Fobia spesifik adalah ketakutan irasional dan menghindarkan diri dari suatu objek atau situasi. Fobia berbeda dari gangguan kecemasan lainnya, karena fobia berhubungan dengan penyebab spesifik. Rasa takut yang dialami dapat dianggap irasional atau tidak perlu, tetapi orang itu masih tidak mampu mengendalikan kecemasan. Pemicu untuk fobia bisa beragam seperti situasi, hewan, atau benda sehari-hari.

  1. Fobia sosial

Fobia sosial adalah rasa malu dan takut untuk dinilai negatif oleh orang lain, social atau publik. Hal ini seperti demam panggung, takut dalam hal berhubungan seks dan rasa takut terhadap penghinaan. Gangguan ini menyebabkan penderita menghindari kontak dengan orang lain dan kehidupannya menjadi sangat sulit.

  1. Obsesif-Compulsive Disorder (OCD)

OCD adalah gangguan kecemasan yang ditandai dengan pikiran atau tindakan yang berulang-ulang, menyedihkan, dan intrusif. Penderita OCD biasanya tahu bahwa kompulsif mereka tidak masuk akal atau tidak rasional, tetapi kompulsif ini dapat meredakan kecemasan yang dialami. Orang-orang dengan OCD dapat secara obsesif membersihkan barang-barang pribadi atau tangan atau secara konstan memeriksa kunci, kompor, atau sakelar lampu.

  1. Gangguan stress pasca trauma (Post-traumatic stress disorder (PTSD))

Gangguan stress pasca trauma merupakan gangguan kecemasan yang didapatkan dari trauma terhadap kejadian sebelumnya seperti kekerasan seksual, situasi penyanderaan, pertempuran militer, atau kecelakaan serius. Walaupun seseorang sudah mengalami kejadian trauma ini beberapa bulan bahkan bertahun-tahun yang lalu, namun apabila terdapat pemicu kecemasan maka akan menyebabkan kejadian itu seolah dirasakan kembali.

  1. Gangguan kecemasan separasi

Hal ini ditandai dengan tingkat kecemasan yang tinggi ketika dipisahkan dari seseorang atau tempat yang memberikan perasaan aman atau aman. Pemisahan terkadang menghasilkan gejala panik. Hal ini dianggap sebagai gangguan ketika responsnya berlebihan atau tidak pantas setelah perpisahan.

Pengobatan

Jika memiliki ciri/tanda dan gejala gangguan kecemasan maka segera berkonsultasi dengan tenaga medis.

  1. Obat

Antidepresan, contoh:  escitalopram (Lexapro) dan fluoxetine (Prozac); Obat antikonvulsan tertentu, obat antipsikotik dosis rendah dapat ditambahkan untuk membantu membuat lebih baik; dan Anxiolytics, Contoh:  alprazolam (Xanax) dan clonazepam (Klonopin).

  1. Psikoterapi

Seorang spesialis kesehatan mental dapat membantu dengan berkonsultasi mengenai bagaimana memahami dan menangani gangguan kecemasan. Contohnya pada terapi perilaku kognitif, yaitu jenis psikoterapi tertentu yang mengajarkan bagaimana mengenali dan mengubah pola pikir dan perilaku yang memicu kecemasan atau panik yang mendalam.

Manajemen Gejala

Tips ini dapat membantu untuk mengendalikan atau mengurangi gejala

  1. Kurangi makanan dan minuman yang mengandung kafein.

Contohnya seperti kopi, teh, cola, minuman energi, dan cokelat. Kafein adalah obat yang mengubah suasana hati, dan dapat membuat gejala gangguan kecemasan lebih buruk.

  1. Makan dengan benar, olahraga, dan tidur lebih nyenyak.

Latihan aerobik seperti joging dan bersepeda membantu melepaskan senyawa kimia otak yang mengurangi stres dan memperbaiki mood Anda.

  1. Masalah tidur dan gangguan kecemasan selalu berjalan beriringan.

Istirahat yang baik menjadi prioritas. Tidurlah dengan santai. Bicarakan dengan tenaga medis jika masih sulit tidur

  1. Tanyakan kepada tenaga medis (dokter) atau apoteker sebelum mengambil obat tanpa resep atau obat herbal. Agar dapat menghindari terdapatnya bahan kimia yang membuat rasa cemas menjadi lebih buruk. (LM/CM)

Referensi :

  1. Anxiety: Causes, symptoms, and treatments. (2018). https://medicalnewstoday.com/info/anxiety
  2. Cold, F., Health, E., Disease, H., Management, P., Conditions, S., & Problems, S. et al. (2018). All About Anxiety Disorders: From Causes to Treatment and Prevention. https://webmd.com/anxiety-panic/guide/anxi ety-disorders#2

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store