Gaya Hidup Modern Picu Terjadinya Kerusakan Syaraf, Benarkah?

130

Tahukah Anda bahwa gaya hidup modern seperti mengetik, bermain gadget, berkendara, dan bekerja di depan komputer dalam jangka waktu lama ternyata beresiko memicu terjadinya kerusakan saraf tepi atau yang juga dikenal dengan istilah neuropati?  Kendati demikian, berbagai aktivitas tersebut sudah menjadi bagian dari gaya hidup modern sehingga sulit dihindari.

 

Kerusakan saraf tepi ini dapat menyebabkan terjadinya mati rasa pada bagian tubuh yang terkena. Bila telah berada dalam kondisi yang parah, maka penyakit ini akan menyebabkan terjadinya kerusakan saraf otonom yang berfungsi untuk mengatur pergerakkan tubuh yang tidak disadari, seperti jantung atau sistem pencernaan.

 

Beberapa gejala umum neuropati yang dapat ditemukan pada tangan dan kaki adalah rasa pegal, tangan terasa kaku, kebas (mati rasa), kesemutan, kram, rasa seperti tertusuk-tusuk, dan rasa seperti terbakar.

 

Walaupun begitu, masih ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menghindari terjadinya neuropati, yaitu dengan mengkonsumsi vitamin B1, B6, dan B12.

 

Berbagai vitamin neurotropik ini dibutuhkan untuk melindungi dan membantu perbaikan kerusakan saraf, misalnya untuk proses pembentukan selubung mielin yang mengelilingi dan melindungi saraf. Selubung mielin ini diketahui memiliki peranan penting untuk menyampaikan pesan otak ke seluruh tubuh. Jika selubung mielin rusak maka fungsi ini juga akan terganggu.

 

Cara lain yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya kerusakan saraf adalah dengan beristirahat selama 1-2 menit setelah melakukan berbagai aktivitas yang dapat memicu terjadinya neuropati selama 1 jam (maksimal). Lakukan juga peregangan tangan di sela-sela aktivitas mengetik untuk  membuat saraf Anda kembali rileks.

 

Sumber: daily