Hamil Anggur

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

299

Anda pernah mendengar istilah hamil anggur? Sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan hail anggur tersebut? Apakah berbahaya? Yuk kita simak ulasan di bawah ini!

Hamil anggur adalah kehamilan yang gagal, di mana terjadi kelainan pada proses perkembangan sel telur setelah dibuahi, sehingga gagal tumbuh menjadi seorang bayi. Pada hamil anggur, sel-sel telur dan plasenta yang tidak mampu berkembang ini akan membentuk sekumpulan kista (gelembung berisi cairan) yang bentuknya menyerupai anggur putih.

Hamil anggur diperkirakan terjadi karena adanya kesalahan pada materi genetik yang terkandung dalam sel sperma atau sel telur sebelum akhirnya terjadi pembuahan. Kesalahan ini akhirnya menyebabkan dua tipe hamil anggur, hamil anggur komplit dan hamil anggur parsial.

  • Hamil anggur dikatakan komplit saat setelah terjadi pembuahan, sel telur berkembang seluruhnya jadi sel-sel yang tidak normal.
  • Hamil anggur dikatakan parsial bila sel telur dibuahi oleh 2 sel sperma serta setelah pembuahan, plasenta tidak memberikan nutrisi seperti semestinya, sehingga berkembang jadi sel yang tidak normal.

Beberapa faktor juga berpotensi memicu terjadinya hamil anggur, seperti usia kehamilan yang lebih dari 35 tahun atau kurang dari 20 tahun, adanya riwayat hamil anggur pada kehamilan sebelumnya, serta adanya riwayat keguguran.

Apakah hamil anggur memberikan gejala yang spesifik? Atau  kondisinya sama dengan kehamilan normal?

Pada permulaannya gejala dari hamil anggur serupa dengan hamil normal, hal ini sering menyebabkab kesalahpahaman, sehingga pada beberapa kasus hamil anggur baru terdeteksi setelah kehamilan usia 10 hingga 14 minggu pada saat pemeriksaan dengan USG. Gejala yang dapat diberikan oleh hamil anggur dianataranya adalah:

  • Adanya pendarahan dari vagina yang berwarna coklat gelap hingga merah terang pada trimester pertama
  • Mual-mual dan muntah-muntah yang parah
  • Beberapa kali terasa adanya tekanan atau nyeri pada bagian perut tengah bawah.

Disertai gejala lanjutan berupa:

  • Rahim yang membesar dengan pembesaran yang tidak normal dan terlalu besar untuk diprediksikan sebagai tanda kehamilan
  • Meningkatnya tekanan darah
  • Adanya kistapada indung telur Anda
  • Berkurangnya zat besi dalam tubuh Anda (anemia)
  • Timbulnya gejala-gejala penyakit hipertiroidseperti kelelahan, gugup, detak jantung tidak teratur, dan keluarnya keringat berlebihan
  • Keluarnya cairan dari vagina

Apakah hamil anggur berbahaya?

Hamil anggur termasuk masalah kesehatan yang jarang terjadi. Kondisi ini perlu ditangani secepat mungkin untuk menghindari risiko komplikasi, salah satunya adalah penyakit trofoblastik gestasional. Komplikasi ini biasanya dapat disembuhkan dengan kemoterapi atau operasi.

Segera hubungi dokter jika Anda merasa sedang hamil dan mengalami gejala-gejala seperti tersebut di atas. (EDA/CM)

 Sumber :


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store