Hati-hati! Kurang Tidur Bisa Kacaukan Hormon di Dalam Tubuh Anda Lho…

295

Kurang tidur sebenarnya merupakan hal yang biasa terjadi pada semua orang, apalagi pada zaman modern seperti sekarang ini. Akan tetapi, apapun alasannya, kurang tidur akan berdampak buruk pada kesehatan Anda secara keseluruhan, termasuk pada keseimbangan kadar hormonal di dalam tubuh.

Hormon merupakan zat kmia yang berfungsi sebagai penyampai pesan bagi berbagai jenis fungsi tubuh, yang turut berperan dalam proses pertumbuhan, metabolisme, dan reproduksi.

Kadar hormon di dalam tubuh manusia sangat dipengaruhi oleh keadaan lingkungan sekitar seperti perubahan siang (cahaya) dan malam (gelap) serta cukup tidaknya waktu tidur seseorang.

Banyak penelitian telah menemukan adanya hubungan antara kurang tidur dan gangguan metabolisme tubuh. Penelitian yang dilakukan pada tahun 1999 menemukan bahwa peserta penelitian yang hanya tidur selama 4 jam setiap harinya selama 1 minggu mengalami perubahan metabolisme tubuh. Para ahli menemukan para peserta mengalami gangguan intoleransi glukosa, yang merupakan faktor resiko terjadinya diabetes, dan perubahan kadar hormonal yang berhubungan dengan terjadinya peningkatan berat badan dan tekanan darah tinggi. Untungnya, berbagai perubahan menakutkan ini bersifat reversible saat peserta kembali memiliki waktu tidur yang cukup.

Sebuah penelitian lain yang dilakukan pada tahun 2004 menemukan bahwa kurang tidur juga dapat mengubah keseimbangan kadar hormonal yang mengatur rasa lapar dan nafsu makan, terutama hormon leptin, yang berfungsi untuk menekan nafsu makan (kadar hormon leptin mengalami penurunan sebanyak 18%).

Hormon lainnya yang juga ikut terpengaruh oleh sedikitnya waktu tidur manusia adalah hormon ghrelin, yang berfungsi untuk meningkatkan nafsu makan. Kadar hormon ini akan meningkat sebanyak 28% saat seseorang kurang tidur.

Selain itu, para peserta penelitian yang kurang tidur juga cenderung memilih makanan yang mengandung banyak kalori. Kombinasi dari ketiga hal ini tentu saja dapat menyebabkan terjadinya peningkatan berat badan.

Kurang tidur, baik yang terjadi pada anak-anak dan orang dewasa, juga akan mempengaruhi kelenjar tiroid. Waktu tidur yang kurang tampaknya dapat meningkatkan pelepasan hormon tiroid, yang membuat tubuh membutuhkan lebih banyak energi.

 

 

 

Akan tetapi, ada beberapa jenis hormon lain yang tampaknya tidak dipengaruhi oleh berapa banyak waktu tidur Anda setiap harinya, termasuk hormon seks. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa jenis hormon yang tidak dipengaruhi oleh lama waktu tidur Anda setiap hari:

  • Kortisol (hormon stress)
  • Adrenalin (fight or flight response hormone, yang juga dikenal dengan nama epinefrin)
  • Katekolamin (epinefrin dan norepinefrin)
  • LH (Luteinizing Hormone yang berfungsi untuk menstimulasi fungsi indung telur dan buah zakar)
  • FSH (Follicle-Stimulating Hormone, yang berfungsi untuk menstimulasi fungsi indung telur dan buah zakar)
  • Testosteron (menstimulasi produksi sperma pada pria)
  • Progesteron (berfungsi untuk menjaga kehamilan pada wanita)

Untuk mencegah terjadinya berbagai efek samping tidak menyenangkan dari kurang tidur, pastikan Anda tidur cukup setiap malamnya. Jika Anda menderita insomnia atau memiliki kualitas tidur yang buruk, segera periksakan diri Anda ke seorang dokter.

 

.

 

Sumber: about