Hematuria

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

149

Hematuria adalah istilah medis yang menandakan adanya darah didalam kencing. Kencing akan berubah warna menjadi kemerahan atau sedikit kecokelatan. Kencing yang normal tidak mengandung darah sedikitpun, kecuali pada wanita yang sedang menstruasi. Terkadang, terdapat pula darah yang muncul di dalam kencing meski tidak kasat mata. Kondisi ini sering disebut sebagai hematuria mikroskopik. Darah yang terkandung dalam kencing hanya bisa dilihat di laboratorium dengan memakai mikroskop.

 

Tanda-tanda yang jelas terlihat dari hematuria adalah perubahan warna kencing menjadi merah muda, kemerahan, atau kecokelatan karena mengandung sel darah merah. Umumnya hematuria tidak terasa sakit, tapi jika muncul darah yang menggumpal bersama dengan kencing, kondisi ini akan menjadi menyakitkan. Beberapa kasus hematuria memang tidak disertai gejala lain sama sekali. Namun ada juga yang mengalami lebih dari hematuria. Gejala-gejala yang menyertai hematuria akan tergantung pada penyebab dasarnya, seperti frekuensi buang air kecil yang meningkat, sakit pada perut bagian bawah, atau bahkan kesulitan buang air kecil.

 

Untuk mengetahui dengan pasti apakah terdapat darah pada kencing dan memastikan penyebabnya, disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter. Berikut ini beberapa penyebab umum munculnya darah dalam kencing.

 

Tidak ada pengobatan khusus untuk menangani hematuria, terlebih jika gejalanya tidak serius. Untuk menangani kasus hematuria, umumnya dokter akan fokus menangani penyakit lain yang diduga menjadi penyebab munculnya hematuria. Penanganan itu dilakukan dengan cara:

  • Memberikan antibiotik untuk mengobati infeksi
  • Memberikan resep obat untuk meredakan nyeri dan mengurangi peradangan
  • Melakukan shock wave therapyatau terapi gelombang kejut untuk kasus batu ginjal dan kandung kemih.

 

Secara garis besar, hematuria tidak dapat dicegah. Namun ada beberapa strategi pencegahan yang dapat Anda lakukan untuk menurunkan risiko terjangkitnya penyakit yang menyebabkan hematuria, antara lain:

  • Untuk menurunkan resiko infeksi saluran kemih, minumlah air putih dalam jumlah yang mencukupi, tidak menahan kencing, serta membersihkan vagina dari arah depan ke belakang (anus) bagi para wanita.
  • Untuk mencegah terjadinya batu ginjal, perbanyak konsumsi air putih dan kurangi konsumsi makanan yang tinggi garam, protein, dan oksalat seperti bayam dan talas.
  • Hindari atau hentikan kebiasaan merkok, menjaga berat badan agar tetap dalam batas normal, olahraga teratur, makan makanan yang bergizi, minum air dalam jumlah banyak serta hindari paparan terhadap bahan-bahan kimia. (REG)

 

Referensi:

  1. NHS Choices UK. Blood in kencing. 2017
  2. Mayo Clinic. Diseases and condition: blood in kencing (hematuria). 2017

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store