Hemofilia, Seberapa Besar Bahayanya?

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

521

Hemofilia adalah gangguan bawaan langka dimana darah Anda tidak membeku secara normal karena kekurangan protein pembekuan darah (faktor pembekuan) yang cukup. Jika Anda menderita hemofilia, saat tubuh mengalami cedera, maka darah butuh waktu yang lebih lama untuk membeku.

Dalam keadaan normal, protein yang menjadi faktor pembeku darah membentuk jaring penahan di sekitar sel darah sehingga dapat membekukan darah dan pada akhirnya menghentikan perdarahan. Pada penderita hemofilia, kekurangan protein yang menjadi faktor pembeku darah tersebut mengakibatkan perdarahan terjadi secara berkepanjangan.

Perdarahan kecil mungkin tidak akan menyebabkan banyak masalah. Namun perdarahan internal yang dapat merusak organ dan jaringan, menjadi masalah kesehatan yang terbesar, dan bahkan mengancam jiwa.

Mengenal hemofilia

Hemofilia adalah kondisi genetik yang diturunkan. Orang dengan hemofilia biasanya dapat mengalami pendarahan spontan atau internal, bahkan mengancam jiwa. Perlu diketahui bahwa kondisi ini tidak dapat disembuhkan, tetapi dapat diobati untuk meminimalkan gejala dan mencegah komplikasi kesehatan di masa mendatang.

Penyebab hemofilia

Penyebab terjadinya hemofilia yaitu kelainan genetik, terjadinya mutasi gen yang menyebabkan tubuh kekurangan faktor pembekuan dalam darah, yang mana gen ini terletak di kromosom X. Hemofilia juga dapat terjadi karena sistem imun tubuh yang menyerang faktor pembekuan darah. Beberapa kondisi terkait hal ini yaitu: kehamilan, kondisi autoimun, kanker, dan multiple sclerosis.

Derajat hemofilia & gejalanya

Tingkat keparahan perdarahan hemofilia tergantung dari jumlah faktor pembeku dalam darah.  Pada hemofilia RINGAN, gejalanya berupa pendarahan yang sulit berhenti setelah operasi kecil seperti sunat atau cabut gigi. Pada hemofilia SEDANG, gejalanya yaitu sering lebam-lebam, bengkak, atau nyeri sendi akibat trauma benturan ringan, atau tanpa sebab yang jelas, kurang lebih 1x/bulan. Pada hemofilia BERAT, penderita biasanya sering mengalami perdarahan secara spontan, seperti gusi berdarah, mimisan, perdarahan sendi dan otot, kencing berdarah, atau tinja berdarah tanpa sebab yang jelas. Kondisi seperti ini biasanya terjadi kurang lebih 2-4x/bulan.

Kapan harus ke dokter?

Jika Anda mengalami gejala ini, maka Anda perlu mendapatkan perawatan ke dokter:

  1. Sakit kepala parah
  2. Muntah berulang kali
  3. Sakit leher
  4. Penglihatan kabur atau berlipat ganda
  5. Kantuk ekstrim
  6. Perdarahan terus menerus dari cedera

Komplikasi hemofilia

  1. Kerusakan sendi dari perdarahan berulang
  2. Pendarahan internal yang dalam
  3. Gejala neurologis dari pendarahan di dalam otak
  4. Risiko tinggi terkena infeksi, seperti hepatitis, ketika Anda menerima darah donor.

Pengobatan hemofilia

Pengobatan utama untuk hemofilia berat yaitu penggantian faktor pembekuan spesifik yang dibutuhkan, melalui tabung yang ditempatkan di pembuluh darah. Terapi penggantian ini diberikan untuk memerangi episode perdarahan yang sedang berlangsung. Terapi ini juga dapat diberikan secara rutin di rumah untuk membantu mencegah episode perdarahan.

Penanganan yang dapat dilakukan sendiri

  1. Berolahraga secara teratur.
  2. Konsultasikan dengan dokter untuk penggunaan obat karena obat nyeri dan berbagai jenis obat lain berisiko meningkatkan perdarahan.
  3. Jagalah kebersihan gigi. Tujuannya adalah untuk mencegah pencabutan gigi, yang dapat menyebabkan pendarahan yang berlebihan.
  4. Lindungi anak dari cedera yang bisa menyebabkan pendarahan. (LM/RH/STE)

Referensi

  1. Hemophilia: Causes, Symptoms & Diagnosis. (2018). Retrieved from https://www. healthline.com/health/hemophilia#prevention
  2. Hemophilia – Diagnosis and treatment – Mayo Clinic. (2018). Retrieved from https:// www.mayoclinic.org/diseases-conditions/hemophilia/diagnosis-treatment/drc-20373333
  3. Stoppler M C, MD. [Reviewed 2016]. Hemophilia. Available at https://www.medicinenet.com/hemophilia/article.htm#hemophilia_facts
  4. Roberts H. R, MD; Monahan P.E, MD. 2016. Pediatric Hemophilia: Diagnosis, Classification, and Management. Available at https://www.medscape.org/viewarticle/721932

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store