Infeksi Nosokomial Di Lingkungan Rumah Sakit

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

166

Infeksi nosokomial atau sering disebut infeksi yang didapat di rumah sakit adalah infeksi baru yang didapat dalam lingkungan rumah sakit. Infeksi ini terjadi di seluruh dunia baik di negara maju dan berkembang. Infeksi nosokomial menyumbang 7% di negara maju dan 10% di negara berkembang. Menurut perkiraan WHO, sekitar 15% dari semua pasien yang dirawat di rumah sakit menderita infeksi ini. Untuk penjelasan lengkapnya akan dibahas dibawah ini:

Penyebab Infeksi Nosokomial

Infeksi nosokomial biasanya terjadi karena penularan melalui petugas layanan kesehatan, pasien, peralatan rumah sakit, prosedur intervensi, dan pasien yang terinfeksi lainnya.

Sebagai contoh penyebab terjadinya infeksi nosokomial adalah apabila tenaga medis merawat seorang pasien yang menderita infeksi karena mikroorganisme patogen tertentu kemudian mikroorganisme dapat ditularkan ketika terjadi kontak, Selanjutnya, apabila tenaga medis yang sama merawat pasien lainnya, maka ada kemungkinan pasien lain dapat tertular infeksi dari pasien sebelumnya.

Faktor Risiko Infeksi Nosokomial

  1. Usia> 70 tahun
  2. Lama rawat di rumah sakit → risiko tinggi infeksi
  3. Melalui staf medis (mis., desinfeksi tangan, pakaian yang tidak memadai) dan permukaan kontak (misalnya peralatan, perabotan)
  4. Melalui udara dalam ruangan
  5. Penyakit metabolik (terutama kencing manis) dan penyakit yang menekan sistem pertahanan tubuh
  6. Penggunaan antibiotik sebelumnya
  7. Instrumen invasif: kateter, kateter intravena, tabung endotrakeal

Gejala Infeksi Nosokomial

Seseorang dikatakan mengalami infeksi nosokomial jika dirujuk ke rumah sakit dan terinfeksi penyakit yang sebelumnya tidak diderita. Infeksi biasanya muncul sampai:

  1. 48 jam setelah masuk rumah sakit
  2. 3 hari setelah keluar
  3. 30 hari setelah operasi
  4. Dalam fasilitas pelayanan kesehatan ketika pasien dirujuk karena alasan selain infeksi

Gejala nosokomial yang dirasakan bisanya bergantung pada infeksi apa yang diderita. Tapi umumnya gejala yang akan muncul berupa: demam, sesak, lemas, nyeri, iritasi, mengeluarkan cairan, misalnya nanah dan area infeksi membengkak

Beberapa gejala atau tanda lainnya mungkin tidak tercantum di atas. Jika Anda merasa cemas tentang gejala tersebut, segera konsultasikan ke dokter.

Pengobatan Infeksi Nosokomial

Pengobatan untuk infeksi nosokomial ini biasanya, tergantung pada tipe infeksi, sehingga pengobatannya akan berbeda. Dalam sebagian besar kasus, antibiotik akan berguna untuk melawan infeksi. Biasanya diberikan antibiotik dengan kemampuan luas yang dapat menyerang hampir seluruh jenis bakteri. Setelah ada hasil pemeriksaan, pemberian antibiotik akan disesuaikan dengan jenis bakteri secara lebih spesifik. Antijamur maupun antivirus juga dapat diberikan bila dicurigai penyebabnya dari jamur atau virus. Jika infeksi terjadi di kateter atau selang lainnya, dokter akan mencabut selang secepatnya. Terapi suportif seperti pemberian cairan, oksigen, atau obat untuk mengatasi demam dapat diberikan.

Pencegahan Infeksi Nosokomial

Untuk mencegah infeksi nosokomial diperlukan tanggung jawab seluruh orang yang ada di rumah sakit termasuk petugas kesehatan, pasien dan orang yang berkunjung. Nah, berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah penyebaran infeksi nosokomial yaitu:

  1. Cuci tangan. Kita tahu bahwa tangan merupakan media yang paling baik bagi kuman untuk berpindah. Oleh karena itu penting bagi seluruh orang yang berada di rumah sakit untuk mencuci tangan dengan cara dan waktu yang tepat.
  2. Menjaga kebersihan lingkungan rumah sakit
  3. Menempatkan pasien dengan daya tahan tubuh yang rendah atau pasien yang berpotensi untuk menularkan penyakit di ruang isolasi.
  4. Mengikuti prosedur sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) bagi staf rumah sakit, setiap melakukan tindakan seperti menggunakan pelindung terstandar.(LM)

Referensi

Khan, H., Baig, F., & Mehboob, R. (2017). Nosocomial infections: Epidemiology, prevention, control and surveillance. Asian Pacific Journal Of Tropical Biomedicine, 7(5), 478-482. doi: 10.1016/j.apjtb.2017.01.019

McGowan, J. (1981). Environmental Factors in Nosocomial Infection–A Selective Focus. Clinical Infectious Diseases, 3(4), 760-769. doi: 10.1093/clinids/3.4.760

Nosocomial infections – Knowledge for medical students and physicians. (2018). Retrieved from https://www.amboss.com/us/knowledge/Nosocomial_infections


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store