Ini Yang Harus Dilakukan Jika Terjadi Serangan Jantung

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

106

Serangan jantung merupakan sebuah kedaruratan medis. Kondisi ini biasanya terjadi ketika aliran darah yang kaya akan oksigen tiba-tiba tersumbat, sehingga darah tidak mencapai bagian otot jantung. Jika aliran darah tidak dikembalikan dengan cepat, bagian dari otot jantung akan mulai mati.

Kita sering berpikir bahwa serangan jantung hanya terjadi di saat-saat stres ekstrim atau aktivitas berat, seperti saat mengangkat beban. Jika Anda memiliki riwayat penyakit jantung, hal ini dapat membuat Anda lebih rentan untuk mengalami serangan jantung. Namun, serangan jantung bisa menyerang siapa saja, di mana saja, dan kapan saja. Bahkan, serangan jantung umumnya terjadi selama kegiatan sehari-hari seperti belanja, bersantai di sofa, atau bahkan setelah bangun dari tidur malam yang nyenyak.

Jika halangan tidak ditangani secara cepat maka bagian otot jantung yang tidak mendapatkan oksigen akan mati yang selanjutnya bisa digantikan dengan jaringan parut yang di masa depan bisa menyebabkan banyak masalah pada jantung. Selain itu bahaya lainnya ialah mampu menyebabkan kematian pada penderita, oleh karena itu serangan jantung merupakan kondisi gawat darurat medis.

Untuk mengetahui tindakan apa yang arus kita lakukan untuk mengatasi serangan jantung yang terjadi pada seseorang, kita harus terlebih dahulu mengetahui tanda dan gejala dari seseorang yang terkena serangan jantung. Gejala yang paling umum adalah nyeri dada. Tapi ini hanya gambaran kecilnya. Kadang, seseorang dapat memiliki gejala lain dengan atau tanpa sakit dada, termasuk:

  • Rasa nyeri atau ketidaknyamanan di dadayang mungkin berlangsung lebih dari beberapa menit, atau hilang kemudian kembali; dada mungkin terasa seperti diremas, penuh sesak, ditekan, atau nyeri. Rasa nyeri biasanya berpusat di tengah dada.
  • Rasa sakit atau ketidaknyamanan di tubuh bagian atas, termasuk lengan, bahu kiri, punggung, leher, rahang, atau di bawah tulang dada.
  • Mati rasa, nyeri, atau kesemutandi lengan (biasanya lengan kiri, tapi mungkin hanya lengan kanan yang akan terpengaruh, atau bersamaan dengan sisi kiri)
  • Kesulitan bernapas atau sesak napas (dengan atau tanpa nyeri dada); mungkin terlihat seperti megap-megap mencari udara.
  • Berkeringat atau “keringat dingin”; kulit pucat, terasa lembab dingin.
  • Gangguan pencernaan, mulas, mual, atau muntah (lebih umum pada wanita)
  • Pusing, kepala berkunang-kunang; kelelahan atau kelemahan tubuh ekstrim (terutama pada orang tua dan wanita)
  • Detak jantung yang cepat, melambat, atau tidak teratur
  • Rasa takut (terasa akan datang kiamat/akan mati); perubahan status mental, terutama pada orang tua.
  • Roboh terjatuh, seringnya tanpa peringatan
  • Kemungkinan kehilangan kesadaran

Mengetahui cara pemberian pertolongan pertama adalah bagian terpenting dari serangan jantung, karena setiap waktu yang berlalu sangatlah berharga untuk Anda atau orang lain. Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat dilakukan ketika Anda merasa bahwa orang lain atau bahkan Anda sendiri mengalami serangan jantung:

  • Menghubungi nomor darurat medis setempat. Jangan mengabaikan atau mencoba untuk menahan gejala selama lebih dari 5 menit. Jika Anda tidak memiliki akses ke layanan medis darurat, hubungi tetangga atau teman untuk mengantar penderita ke rumah sakit terdekat. Jangan biarkan seseorang yang terkena serangan jantung mengemudi sendiri.
  • Mengunyah dan menelan aspirin. Jika Anda atau orang terdekat Anda termasuk orang-orang dengan risiko tinggi terkena serangan jantung, biasanya dokter akan meresepkan aspirin untuk berjaga-jaga. Biasakan untuk membawanya kemanapun pergi, sehingga saat Anda atau orang terdekat Anda mengalami gejala yang mengarah pada serangan jantung, Anda atau orang terdekat Anda dapat segera mengunyah dan menelan aspirin sebelum pertolongan datang.
  • Mengonsumsi nitrogliserin, jika diresepkan. Jika Anda berpikir bahwa Anda atau orang lain mengalami serangan jantung dan dokter telah menentukan nitrogliserin yang dapat dikonsumsi, lakukanlah segera sesuai resep. Jangan mengambil nitrogliserin milik orang lain, karena hal itu bisa menempatkan Anda dalam bahaya.
  • Berikan CPR/RJP jika orang tersebut tidak sadarkan diri. Jika Anda berada bersama dengan orang yang mengalami serangan jantung dan tidak sadarkan diri, hubungi PMI, rumah sakit, atau tenaga medis lainnya. Anda mungkin disarankan untuk memulai CPR (Resusitasi Jantung Paru/RJP).

Jangan melakukan hal-hal berikut ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan:

  • Jangan tinggalkan penderita sendirian, selain untuk meminta bantuan, jika diperlukan.
  • Jangan biarkan korban membiarkan gejala yang terjadi dan meminta Anda untuk tidak memanggil bantuan.
  • Jangan menunggu hingga gejala menghilang.
  • Jangan berikan apapun kepada penderita melalui mulut, selain obat-obatan yang diperlukan.

Demikian informasi mengenai tips pertolongan pertama mengatasi serangan jantung yang bisa Anda pelajari dan pahami, sehingga ketika melihat orang yang terkena serangan jantung bisa menolongnya. Jaga selalu kesehatan jantung Anda agar tidak terkena serangan jantung yang mematikan. Jika Anda memiliki pertanyaan seputar serangan jantung Anda dapat menghubungi dokter kami melalui aplikasi Pakdok yang dapat Anda install melalui Playstore dan Appstore. (EDA/STE)

Sumber:


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store