Inkompetensi Serviks (Kandungan Lemah)

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

144

Kandungan lemah sering juga disebut inkompetensi serviks atau insufisiensi serviks. Kondisi ini terjadi ketika jaringan serviks atau leher rahim melemah dan dapat menyebabkan atau berkontribusi pada kelahiran premature. Pastinya untuk Anda yang menginginkan kehamilan, Anda tidak mengharapkan kondisi ini terjadi pada Anda. Nah, untuk itu, Anda perlu mengetahui tanda dan ciri kandungan lemah secara dini, agar Anda dapat melakukan penanganan secara dini. Penasaran akan hal ini? Simak penjelasan berikut.

Mengenal Kandungan Lemah

Serviks adalah leher rahim yang menghubungkan vagina dengan rahim. Sebelum kehamilan, serviks biasanya tertutup dan kaku. Seiring bertambahnya usia kehamilan dan persiapan untuk melahirkan, serviks akan perlahan melembut, memendek, dan melebar (terbuka). Hal ini memungkinkan bayi untuk keluar dan dilahirkan ke dunia.

Nah, selama masa kehamilan, berat bayi juga akan terus bertambah sehingga menekan serviks. Tekanan besar ini bisa menyebabkan serviks mulai terbuka lebih cepat sebelum bayi benar-benar siap dilahirkan. Kondisi inilah yang disebut dengan rahim lemah alias inkompetensi serviks. Hal ini biasanya terjadi pada awal trimester kedua hingga akhir trimester ketiga. Inkompetensi serviks bisa menyebabkan keguguran atau persalinan prematur.

Gejala

Inkompetensi serviks sering tidak memberikan gejala sampai persalinan prematur terjadi. Namun ada beberapa wanita memiliki gejala sebelumnya, seperti

  1. Tekanan pada vagina atau tekanan pada panggul
  2. Perubahan cairan vagina
  3. Perdarahan vagina atau bercak,
  4. Nyeri perut tidak spesifik atau nyeri punggung bawah
  5. Keputihan

Penyebab Kandungan Lemah

Penyebab pasti kandungan lemah belum diketahui hingga saat ini, namun para pakar percaya bahwa kondisi ini melibatkan beberapa kombinasi kelainan struktural dan faktor biokimia (misalnya, peradangan, infeksi); yang mana faktor-faktor ini dapat diperoleh atau pun karena genetik.

Faktor Risiko

Sebagian besar wanita dengan inkompetensi serviks tidak memiliki faktor risiko. Namun berikut beberapa faktor risiko yang telah diketahui terkait dengan terjadinya inkompetensi serviks yaitu:

  1. Trauma serviks. Misalnya Beberapa prosedur bedah seperti kuret
  2. Pernah mengalami satu atau lebih kelahiran prematur spontan
  3. Kerusakan jaringan serviks saat proses melahirkan yang sulit
  4. Kondisi bawaan. Kelainan uterus atau dinding rahim dan kelainan genetik.
  5. Paparan diethylstilbestrol (DES), bentuk sintetis dari hormon estrogen.

Pencegahan

Inkompetensi serviks tidak dapat dicegah – tetapi ada banyak hal yang dapat dilakukan untuk mempromosikan kehamilan yang sehat yaitu:

  1. Perawatan kehamilan
  2. Makan makanan sehat.
  3. Dapatkan berat badan yang baik.
  4. Hindari zat-zat yang berisiko. Misalnya berhenti merokok atau mnegkonsumsi alkohol dan obat-obatan terlarang.

Pengobatan

Berikut beberapa pengobatan untuk menangani inkompetensi serviks mungkin termasuk:

  1. Suplementasi progesteron. Jika Anda memiliki riwayat kelahiran prematur, dokter mungkin menyarankan suntikan hormon progesterone yang dilakukan mingguan selama trimester kedua dan ketiga untuk menjaga agar kandungan Anda tetap kuat.
  2. Ultrasound Jika Anda memiliki riwayat kelahiran prematur awal, atau memiliki riwayat yang dapat meningkatkan risiko inkompetensi serviks, dokter mungkin mulai hati-hati memantau panjang leher rahim dengan memberi Anda ultrasound setiap dua minggu dari minggu 16 hingga minggu 24 kehamilan . Jika serviks Anda mulai terbuka atau menjadi lebih pendek dari panjang tertentu, dokter akan merekomendasikan cerclage serviks.
  3. Cerclage serviks. Jika Anda memiliki kehamilan kurang dari 24 minggu atau memiliki riwayat kelahiran prematur awal dan USG menunjukkan bahwa serviks membuka, prosedur bedah yang dikenal sebagai cerclage serviks dapat membantu mencegah kelahiran prematur. Selama prosedur ini, serviks dijahit tertutup dengan jahitan yang kuat. Jahitan akan dihapus selama bulan terakhir kehamilan atau selama persalinan. Prosedur ini biasanya dilakukan sebelum minggu ke 14 kehamilan. Namun, cerclage serviks tidak sesuai untuk semua orang yang berisiko lahir prematur. Prosedur ini tidak dianjurkan untuk wanita yang membawa bayi kembar atau lebih. Pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter tentang risiko dan manfaat dari cerclage serviks.(LM)

Referensi

  1. Cervical Insufficiency – Gynecology and Obstetrics – MSD Manual Professional Edition. (2018). Retrieved from https://msdmanuals.com/professional/gy-necology-and-obstetrics/abnormalities-of-pregnancy/cervical-insufficiency
  2. Incompetent cervix – Symptoms and causes. (2018). Retrieved from https://mayoorg/diseases-conditions/incompetent-cervix/symptoms-causes/syc-20373 836

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store