Jaga Kulitmu, Sang Pelindung Tubuh Alami

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

141

Dermatitis adalah sebutan secara umum untuk radang pada kulit. Dermatitis dapat berupa berbagai bentuk dan dapat disebabkan oleh berbagai hal. Dermatitis merupakan kondisi yang tidak menular, namun dapat membuat penderitanya tidak nyaman karena umumnya terasa gatal.

Beberapa hal yang dapat menimbulkan dermatitis antara lain kondisi kesehatan atau status kekebalan tubuh yang menurun, alergi, faktor genetik, dan iritan seperti perhiasan yang mengandung logam, sabun deterjen, kosmetik, parfum, bahkan juga bahan pengawet dalam krim dan lotion. Apabila seseorang memiliki riwayat alergi atau keluarganya memiliki riwayat alergi, berada pada usia masih sangat muda (balita), sering terpapar dengan bahan-bahan alergen maupun iritan, dan status kekebalan tubuh turun karena penyakit sistemik, misalnya HIV atau gagal jantung, maka orang tersebut akan memiliki risiko lebih besar untuk mengalami dermatitis.

Ada berbagai tipe dan bentuk dermatitis, antara lain:

  • Dermatitis alergi

Merupakan keadaan peradangan kulit ketika terkena alergen. Alergen biasanya bukan berupa sesuatu yang berbahaya untuk tubuh, namun sistem imun tubuh dapat bereaksi dengan kehadirannya pada beberapa kasus, dan menginisiasi perubahan kimia dalam tubuh sehingga tubuh membuat pertahanan, yang menyebabkan reaksi alergi. Selain peradangan pada kulit, reaksi alergi dapat berupa sulit bernapas, batuk, mata perih, dan hidung berair.

Gejalanya dapat bermacam-macam dan juga dapat berubah-ubah, antara lain rasa gatal, rasa perih atau nyeri, adanya ruam kemerahan, pada bagian ruam kulit terasa hangat, kulit terasa lebih tebal, maupun kulit kering. Untuk memastikan adanya alergi, dapat dilakukan pemeriksaan berupa patch test ataupun skin prick test. Pada pemeriksaan tersebut, pasien akan dipaparkan dengan beberapa alergen yang sering menimbulkan reaksi alergi.

Terapi yang disarankan untuk dermatitis alergi tentu saja yang utama adalah menghindari alergen. Dokter biasanya akan memberikan krim pelembab untuk menjaga kelembaban kulit dan memerbaiki kerusakan kulit. Selain itu, dokter juga akan memberikan resep lain baik dalam bentuk salep ataupun obat minum untuk meredakan gejala yang dirasakan.

  • Dermatitis kontak

Merupakan keadaan peradangan kulit setelah terkena alergen ataupun iritan. Bahan alergen misalnya bahan kimia pada kosmetik dan produk skin care, perhiasan yang terbuat dari emas maupun logam lain, dan sarung tangan bahan latex. Bahan iritan misalnya asam baterai, kerosin, ataupun deterjen. Gejala yang dialami hampir sama seperti dermatitis alergi, kulit juga mengalami ruam kemerahan, gatal, kulit kering bahkan hingga mengelupas, bengkak, ataupun ulkus.

Terapi yang utama sama seperti dermatitis alergi, adalah menghindari alergen dan iritan. Hentikan pemakaian produk yang menyebabkan reaksi pada kulit. Pemakaian pelembab dapat mengembalikan kelembaban kulit. Apabila perlu, lakukan konsultasi pada dokter untuk mendapatkan resep yang tepat untuk mengurangi dan mempercepat penyembuhan gejala.

  • Dermatitis numularis

Merupakan peradangan pada kulit kronik yang muncul dalam bentuk bulat hingga lonjong seperti koin. Seperti dermatitis lain pada umumnya, dermatitis numularis juga disebabkan oleh kombinasi dari kerusakan kulit dan respon pertahanan tubuh. Kondisi seperti tinggal di daerah yang kering, kulit kering, memiliki riwayat alergi, ataupun keluarga dengan riwayat alergi, lesi di kulit misalnya oleh karena gigitan serangga, dapat meningkatkan risiko untuk timbulnya dermatitis numularis.

Gejala yang utama tentunya adanya bentukan seperti koin, dalam 1 bentukan maupun multipel, sering pada daerah lengan maupun kaki, meskipun tidak mustahil juga timbul di daerah lain. Bentukan tersebut dapat berwarna coklat, kehitaman, maupun kemerahan. Beberapa lesi lain dapat juga mengeluarkan cairan dan kulit mati di sekitarnya.

Sebagai tindakan pencegahan dermatitis, menjaga kelembaban kulit dan menjauhi faktor yang dicurigai dapat memicu terjadinya dermatitis adalah hal penting yang dapat dilakukan. Untuk menghindari keadaan kulit kering, dapat dilakukan beberapa hal berikut:

  1. Membatasi waktu mandi. Penggunaan air hangat akan lebih menguntungkan untuk kulit.
  2. Keringkan tubuh secara menyeluruh setelah mandi.
  3. Gunakan sabun mandi yang lembut. Beberapa sabun mandi dapat membuat kulit kering.
  4. Gunakan krim, minyak, ataupun lotion sesaat setelah mandi untuk menjaga kelembaban kulit. (PAY)

Sumber:

  1. mayoclinic.org/diseases-conditions/dermatitis-eczema/symptoms-causes/syc-20352380
  2. healthline.com/health/skin/nummular-eczema#outlook
  3. healthline.com/health/skin/eczema#treatment
  4. healthline.com/health/contact-dermatitis#treatment

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store