Kalau Mau Pintar Makan Ikan. Mitos atau Fakta ?

127

Mungkin Anda sering mendengar perkataan orang tua yang mengatakan “Makan ikan biar pintar”. Apakah hal ini adalah hal yang benar atau sebenarnya tidak ngaruh.

Untuk mengetahui apakah hal ini benar atau tidak adalah dengan mengetahui kandungan dalam ikan.

Berikut Kandungan Gizi Ikan:

Asam Lemak Omega-3

Ketika Anda makan lemak, maka tubuh Anda akan mengambil kandungan asam lemak omega-3 di dalamnya yang digunakan untuk membangun selaput otak. Salah satu senyawa tersebut adalah asam alfa-linolenat, atau ALA, asam lemak omega-3 yang ditemukan pada salmon, sarden, mackerel dan trout, menurut Franklin Institute. Karena tubuh Anda menggunakan ALA untuk menghasilkan asam docosahexaenoic, atau DHA, asam lemak yang lebih kompleks yang berguna untuk membangun dinding sel otak Anda, memakan jenis ikan air dingin maka akan bermanfaat bagi kesehatan otak Anda.

Kekurangan DHA

Menurut seorang dokter dari sebuah Universitas di Amerika mengatakan proses pembentukan DHA biasanya berkurang seiring dengan bertambahnya usia, faktor yang dapat menurunkan kemampuan kognitif seseorang. Setelah 9 tahun mempelajari 900 lansia, beliau menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi tiga porsi ikan per minggu memiliki risiko penyakit yang jauh lebih rendah untuk mengalami kondisi seperti penyakit Alzheimer dan demensia daripada mereka yang tidak konsumi ikan. Kekurangan DHA juga dapat mengganggu kemampuan mental orang yang berusia muda.

Protein dan Asam Amino

Otak Anda membutuhkan asam amino untuk membangun neurotransmiter yang memungkinkannya “berkomunikasi” dengan bagian tubuh Anda yang lain. Menurut Harvard University’s Center for Health and the Global Environment, ikan menyediakan sumber protein berkualitas tinggi yang mengandung banyak asam amino esensial. Mereka disebut penting karena tubuh Anda tidak dapat membuatnya sendiri, jadi Anda harus menyediakannya melalui makanan.

Otak Anda juga bisa mendapatkan keuntungan dari kandungan protein tinggi ikan. Periset di National Academy of Sciences menemukan bahwa memberi asam amino rantai cabang, yang ditemukan pada protein ikan, membantu tikus yang mengalami cedera otak tampil lebih baik dalam tugas belajar.

Vitamin D

Vitamin D, nutrisi yang tidak ditemukan secara alami pada banyak makanan selain ikan, syang angat penting untuk perkembangan dan fungsi otak yang tepat. Sebuah studi yang diterbitkan dalam “Journal of Neurology, Neurosurgery and Psychiatry” membandingkan lebih dari 3.000 pria Eropa berusia 40 -79 tahun dan menemukan bahwa mereka dengan kadar ┬ávitamin D yang lebih tinggi lebih mampu memproses informasi selama tes neuropsikologis. Mereka juga bisa berpikir lebih cepat daripada mereka dengan asupan gizi rendah. Vitamin D juga membantu tubuh menyerap kalsium yang Anda konsumsi, serta meningkatkan fungsi otak yang sehat.

Jadi berdasarkan kandungan gizi dalam ikan yang memang bermanfaat bagi otak Anda, maka tidak heran bila memang dikatakan ikan bermanfaat untuk otak dan membuat Anda menjadi lebih pintar. Jadi bila Anda ingin kondisi otak dan tubuh Anda sehat maka Anda bisa konsumsi ikan. Konsumsilah ikan yang mengandung merkuri rendah seperti ikan salmon dan ikan lele.

Sumber: healthyeating.sfgate