Kalistenik, Membentuk Otot Tanpa Alat

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

73

Apakah Anda pernah melihat di televisi atau secara langsung sekelompok orang berbadan atletis yang sedang melakukan gerakan olahraga di lapangan di mana gerakan mereka lakukan termasuk sulit. Nah, mungkin yang Anda lihat tersebut adalah komunitas kalistenik. Banyak yang menyebut olahraga ini sebagai street workout. Karena kalistenik memang didesain sebagai konsep ‘jalanan’. Anda tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk olahraga ini dan bisa Anda sisihkan untuk keperluan lain.

Manfaat olahraga kalistenik bisa disejajarkan dengan latihan ketahanan (endurance training), latihan kekuatan (strength training), dan latihan beban. Selain sama-sama bisa membentuk otot, menurunkan berat badan, dan menjaga kebugaran tubuh, olahraga kalistenik juga membantu menjaga kekuatan dan kepadatan tulang. Kalistenik juga termasuk olahraga kardio yang dapat membantu menjaga kesehatan dan kebugaran jantung, paru, dan pembuluh darah. Gerakan kalistenik yang paling mendasar adalah push up, pull-up, lunges, squat, dan crunch.

Berikut detil panduan masing-masing gerakannnya.

  1. Push Up

Perhatikan jarak dada dengan lantai saat posisi turun, jangan sampai dada menyentuh lantai saat melakukan gerakan push up. Tahan setidaknya pada jarak 5 cm. Ketika  berada pada posisi naik, jaga agar bagian atas tubuh atau kepala dan punggung tetap lurus sejajar dengan kaki. Push up berfungsi untuk melatih kekuatan otot lengan dan kaki.

  1. Pull Up

Pull up dilakukan dengan bergantung dan mengangkat seluruh beban tubuh dengan kekuatan tangan pada sebuah palang atau bar besi yang bisa kita temukan di area bermain anak di sekitar taman kota. Pull up dapat melatih otot lengan.

  1. Lunges

Berdiri tegap dan ambil langkah besar ke depan. Tekuk lutut kaki yang digunakan untuk melangkah untuk menopang berat tubuh. Kaki belakang ikut menekuk untuk menjaga keseimbangan. Tahan posisi ini beberapa detik, sebelum kaki depan melangkah kembali ke posisi berdiri. Gerakan diulang kembali menggunakan kaki sebelahnya yang giliran ke depan. Lunges melatih otot kaki agar lebih kuat.

  1. Squat

Olahraga ini dilakukan dengan posisi awal tubuh berdiri dan kaki dibuka selebar bahu sambil meletakkan kedua tangan di belakang kepala. Turunkan tubuh ke posisi setengah jongkok dan dorong punggung ke belakang bersamaan. Tahan selama beberapa saat, kembali ke posisi berdiri, dan ulangi. Squat digunakan untuk melatih otot kaki, paha, dan pantat.

  1. Crunch

Berbaring telentang dengan kedua kaki ditekuk dan telapak kaki rata menjejak lantai. Kemudian, letakan jari di sekitar pelipis dan angkat bahu dan punggung atas secara perlahan dan turunkan kembali. Kita juga bisa memposisikan tangan secara silang di depan dada. Crunch dapat melatih kekuatan otot perut dan punggung.

Nah, demikian gerakan dasar dalam kalistenik. Masih banyak lagi gerakan yang lebih menantang dan untuk itu sebaiknya Anda bergabung dalam komunitas kalistenik untuk lebih mengembangkan kemampuan dan tentunya lebih menyenangkan. (BR/STE/CM)

DAFTAR PUSTAKA

Sulianta, Feri. 2015. Shape Your Body With Amazing Calisthenic. Jakarta


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store