Kanker Kulit, Ganas Tapi Sulit Dikenali

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

336

Baru-baru saja kita mendengar istri dari salah satu anak tokoh terkemuka di Indonesia meninggal akibat terkena Kanker kulit. Meskipun kanker ini lebih jarang terdengar dibandingkan kanker paru, hati, payudara, atau cervix; namun perlu diketahui bahwa sebagian besar kanker kulit adalah kanker yang bersifat ganas. Kanker kulit ini memang sulit dikenali, kadang hanya terlihat seperti bercak atau seperti tahi lalat biasa. Penyakit ini bisa terjadi pada siapapun baik laki-laki maupun perempuan baik usia muda maupun usia tua. Lantas bagaimana kita mengetahui apakah kita terkena kanker kulit, apa yang menjadi penyebab dan bagaimana kita mencegah dan menanganinya? Berikut akan dijelaskan lebih rinci.

Kanker kulit umumnya terjadi pada daerah yang sering terkena sinar matahari seperti pada kulit kepala, wajah, bibir, telinga, leher, dada, lengan, dan tungkai. Tetapi pada beberapa kasus, kanker kulit juga dapat terjadi di daerah yang jarang terkena sinar matahari seperti di telapak tangan dan kaki, bagian bawah jari, bahkan di daerah genital. Gejala-gejala kanker kulit berbeda untuk tiap jenisnya. Gambaran umumnya adalah sebagai berikut :

  1. Umumnya terjadi pada daerah leher atau wajah. Berupa benjolan lunak dan mengkilat pada kulit, lesi berbentuk datar pada kulit berwarna cokelat gelap atau cokelat kemerahan seperti daging.
  2. Benjolan merah keras pada kulit dimana lesi pada kulit yang berbentuk datar dan bersisik keras seperti kerak.
  3. Kanker kulit yang dapat tumbuh di bagian kulit manapun, baik di kulit normal atau pada tahi lalat yang sudah ada yang berubah menjadi ganas.

Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan resiko timbulnya kanker kulit, beberapa di antaranya adalah:

  1. Paparan sinar ultraviolet, baik dari matahari atau tanning bad. Individu yang berkulit cerah, mata cokelat atau biru, dan berambut pirang atau merah sangat rentan terkena kanker kulit.
  2. Sistem imun kronis (imunosupresi) dari penyakit yang mendasarinya seperti infeksi HIV / AIDS atau kanker, atau dari beberapa obat seperti prednisone atau kemoterapi
  3. Paparan radiasi sinar-X
  4. Paparan bahan kimia yang diketahui dapat menyebabkan kanker seperti arsenik
  5. Beberapa jenis infeksi virus kutil yang didapat secara seksual
  6. Orang yang memiliki riwayat satu kanker kulit memiliki 20% kemungkinan terkena kanker kulit kedua dalam dua tahun ke depan.
  7. Pasien lansia
  8. Tahi lalat. Orang yang memiliki banyak tahi lalat atau memiliki tahi lalat yang abnormal (berukuran lebih besar dari biasanya) 

Jangan panik dahulu, ada beberapa cara jitu yang dapat kita lakukan sebagai tindakan pencegahan. Tips paling penting yaitu menghindari sinar matahari pada tengah hari, gunakanlah tabir surya dan pakaian yang melindungi anda dari paparan sinar matahari, serta melakukan pengecekan kulit secara rutin. Perhatikan obat-obatan, kosmetik, serta krim yang anda gunakan. Pastikan seluruh bahan yang terkandung di dalamnya tidak mengandung bahan yang bersifat karsinogen. Semoga artikel ini membantu Anda untuk lebih waspada ya. (LM/CM)

Referensi :

  1. Cold, F., Health, E., Disease, H., Management, P., Conditions, S., & Problems, S. et al. (2018). An Overview of Skin Cancer. https://webmd.com/melanoma-skin-cancer/guide/skin-cancer#1
  2. Gary W. Cole, F. (2018). Skin Cancer Symptoms, Signs, Types, and Treatment. https://medicinenet.com/skin_cancer_overview/article.htm#what_are_the_risk_factors_for_skin_cancer
  3. Skin cancer – Symptoms and causes. (2018). https://mayoclinic.org/diseases-conditions/skin-cancer/symptoms-causes/syc-20377605

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store