KB Kalender: Bagaimana Menerapkannya?

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

867

Apakah Anda ingin menunda kehamilan tetapi khawatir tidak cocok dengan kontrasepsi hormonal? Jangan khawatir, Anda dan pasangan masih bisa memilih jenis kontrasepsi non hormonal, di antaranya adalah kontrasepsi metode kalender.

Metode KB kalender atau biasa juga disebut pantang berkala adalah usaha untuk mengatur kehamilan dengan menghindari hubungan badan selama masa subur seorang wanita. Sebab pembuahan memang hanya terjadi selama masa subur, atau lebih tepatnya 12-24 jam setelah puncak masa subur. Metode ini efektif bila dilakukan secara baik dan benar. Dengan penggunaan sistem kalender setiap pasangan dimungkinkan dapat merencanakan setiap kehamilannya. Berbeda dengan sistem kontrasepsi lainnya, sistem kalender menjanjikan aneka kelebihan oleh sebab itu banyak yang lebih menyukainya.

Bagaimana cara memulai KB kalender? Sebelum menggunakan KB kalender Anda harus menghitung siklus mentruasi. Tujuannya agar Anda mengetahui apakah siklus menstruasi normal atau tidak, karena ini nantinya yang akan menentukan langkah selanjutnya. Berikut adalah langkah-langkah memulai KB kalender :

  1. Pastikan Anda mencatat siklus menstruasi Bunda selama enam bulan berturut-turut.
  2. Perhitungan di mulai dari awal keluarnya menstruasi atau keluarnya darah haid.
  3. Catat dari hari pertama keluarnya menstruasi hingga di bulan berikutnya saat menstruasi datang kembali.
  4. Lakukan perhitungan sampai enam bulan berturut-turut.
  5. Setelah Anda mencatat jadwal menstruasi selama enam bulan terakhir. Jumlahkan hari pertama haid hingga bertemu ke haid pertama berikutnya.
  6. Siklus menstruasi yang normal berlangsung antara 21 sampai 35 hari.

Setelah menghitung siklus menstruasi dan telah mengetahui siklus menstruasi Anda termasuk dalam katagori normal atau tidak, maka Anda dapat mencari tahu waktu yang sebaiknya tidak melakukan hubungan suami istri. Perhitungan ini hanya efektif pada wanita yang memiliki siklus menstruasi teratur atau normal. Untuk menggunakan KB kalender, pasangan suami istri harus berhubungan saat istri tidak mengalami masa subur. Pada siklus menstruasi normal, masa kesuburan terjadi pada hari ke 10 hingga hari ke 17 setelah hari pertama haid sebelumnya. Maka pada masa ini sebaiknya pasangan tidak melakukan hubungan suami istri. Namun jika tetap ingin melakukannya, tentu harus menggunakan kontrasepsi tambahan, misalnya kondom atau dengan senggama terputus.

Kesimpulannya metode kalender bisa sangat efektif bila wanita cermat dalam menghitung masa suburnya. Ingat, metode KB kalender tidaklah efektif untuk wanita yang mempunyai siklus menstruasi tidak teratur. (EDA/CM) 

Sumber :

  1. Gempur SR. Cara Mudah ber-KB Dengan KB Kalender. https://rspkt.com/13/08/cara-mudah-ber-kb-dengan-kb-kalender/
  2. Ingin KB Kalender? Begini Cara Benar Melakukannya. https://aladokter.com/ingin-kb-kalender-begini-cara-benar-melakukannya/

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store