Kebiasaan Yang Membuat Jerawat Bertambah Parah

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

341

Jerawat merupakan salah satu masalah kulit yang sering dihadapi masyarakat. Terutama dikalangan remaja atau di usia puberitas, namun tidak menutup kemungkinan jerawat timbul pada usia dewasa. Jerawat timbul karena adanya peradangan pada kelenjar minyak pada kulit. Pada area wajah, jerawat sering kali timbul di T-zone area yaitu bagian hidung dan bagian dahi. Selain itu, jerawat juga dapat muncul pada area pipi dan sekitar bibir.

Timbulnya jerawat di wajah sering kali membuat seseorang tidak percaya diri. Hal ini yang sering kali membuat orang melakukan berbagai hal untuk menghilangkan jerawat. Namun, tanpa disadari ada beberapa kebiasaan yang membuat jerawat bertambah. Berikut adalah kebiasaan yang tanpa disadari membuat jerawat bertambah parah:

  • Mencuci wajah terlalu sering

Sering kali orang berpikir bahwa semakin sering seseorang mencuci wajah (terutama dengan sabun) maka wajahnya akan semakin bersih. Padahal semakin sering seseorang mencuci wajahnya, maka minyak yang dihasilkan oleh kelenjar minyak pada kulit akan semakin banyak. Sesungguhnya, minyak yang dihasilkan berguna sebagai pelapis wajah yang menjaga kelembapan kulit, namun bila mencuci wajah terlalu sering akan merangsang kelenjar minyak memproduksi minyak lebih sering dan menyebabkan peradangan kelenjar minyak sehingga menimbulkan jerawat. Disarankan cukup mencuci wajah dua kali sehari dengan sabun wajah.

  • Mengeringkan wajah dengan handuk

Setelah mencuci wajah, sering kali seseorang mengeringkan wajahnya dengan handuk. Padahal di handuk sering kali kuman menumpuk, terutama handuk yang lembap. Bila ingin mengeringkan wajah setelah mencuci wajah pastikan handuk yang dipakai adalah handuk yang bersih, kering dan baru (tidak campur untuk mebersihkan area kulit lain selain wajah) atau bisa juga mengeringkan wajah dengan tissu kering. Namun, sesungguhnya setiap kali kita membersihkan wajah, tidak perlu dikeringkan karena akan lebih baik bila wajah kering secara alami.

  • Memakai scrub wajah berlebihan

Jangan menggunakan produk pembersih wajah yang mengandung scrub terlalu sering karena hal ini dapat memicu terjadinya iritasi dan menimbulkan peradangan kulit. Sebaiknya bila ingin menggunakan produk yang mengandung scrub atau bahan exfoliating,cukup digunakan satu sampai dua kali dalam seminggu.

  • Memecah jerawat sendiri

Tidak jarang seseorang memecahkan jerawatnya sendiri karena ingin jerawat di wajahnya cepat hilang. Padahal kebiasaan tersebut bukanlah solusi yang tepat, melainkan malah memperparah kondisi wajah orang tersebut. Memecahkan jerawat sendiri dapat menyebabkan bekas jerawat yang lebih dalam dan sulit hilang. Selain itu, memecah jerawat sendiri dapat menimbulkan kemungkinan bahaya infeksi, terutama pada area segitiga berbahaya diwajah yaitu area hidung, area atas dan bawah bibir. Bila ada jerawat di area segitiga berbahaya tersebut lalu terjadi infeksi maka infeksinya dapat langsung menyebar ke otak karena pada area segitiga tersebut terdapat pembuluh darah yang berhubungan langsung dengan otak, jika hal ini terjadi sangat membahayakan nyawa orang tersebut.

  • Terlalu cepat mengganti produk untuk mengatasi jerawat

Banyak orang yang menginginkan waktu singkat dalam menghilangkan jerawat. Hal ini yang membuat banyak orang tidak sabar menunggu hasil dari dari produk yang dipakainya dan seringkali mengubah produk perawatannya yang dipakainya. Padahal waktu yang dibutuhkan setiap orang untuk menghilangkan jerawat berbeda-beda karena sangat dipengaruhi faktor hormonal orang tersebut. Rata-rata untuk mengilangkan jerawat dengan produk yang ada dipasaran butuh waktu dua sampai empat minggu.

Bila sesesorang telah menghindari hal-hal yang diterangkan diatas namun jerawat tetap tak kunjung hilang, maka disarankan untuk mengunjungi dokter spesialis kulit agar mendapat keterangan dan penanganan lebih lanjut. (LAM)

References

Redfearn, S., 2016. WebMD. [Online]
Available at: https://webmd.com/skin-problems-and-treatments/features/bad-habits#1
[Accessed 29 September 2018].

Kraft, J., & Freiman, A., 2011. Management of acne. CMAJ : Canadian Medical Association Journal183(7), E430–E435. https://doi.org/10.1503/cmaj.090374


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store