KEBIASAAN YANG MENINGKATKAN PENUAAN DINI PADA KULIT

8

Seiring pertambahan usia, jaringan kolagen dan elastin pada kulit manusia melemah. Hal itu membuat elastisitas kulit berkurang sehingga muncul tanda-tanda penuaan, seperti keriput. Ternyata kondisi ini tidak hanya terjadi pada orang yang telah berumur, orang yang masih muda pun dapat mengalaminya. Berikut ini adalah kebiasaan yang dapat mempercepat penuaan pada kulit beserta cara mengatasinya:

  1. Terpapar sinar matahari tanpa pelindung

Sinar ultraviolet (UV) yang terpancar dari matahari dapat merusak jaringan elastis pada kulit. Hasilnya, kulit menjadi mudah keriput sebelum waktunya. Tidak hanya itu, sering terpajan sinar matahari juga bisa memicu produksi bintik-bintik penuaan berwarna kecokelatan pada wajah, tangan, dan area tubuh lain yang sering terkena sinar matahari.

Agar terhindar dari bahaya sinar matahari, gunakan tabir surya dengan kadar SPF minimal 15 sebelum beraktivitas diluar ruangan. Proteksi lebih bisa Anda dapatkan dengan memadukan tabir surya dengan pelindung kulit lainnya, seperti topi, payung, kacamata hitam, atau pakaian longgar yang menutupi kulit.

  • Merokok

Para perokok lebih cepat mengalami penuaan dini karena adanya kerusakan jaringan tubuh oleh zat-zat beracun pada rokok dan terjadi hambatan peredaran darah ke wajah sehingga mempercepat timbulnya keriput serta rona wajah menjadi kusam. Jika ingin awet muda lebih lama, berhentilah merokok.

  • Mengonsumsi minuman beralkohol berlebihan

Minuman beralkohol terbukti dapat menyebabkan penuaan dini pada kulit. Hal ini tidak berbeda jauh dengan efek merokok, yaitu karena kerusakan jaringan kulit akibat efek radikal bebas. Selain itu, alkohol juga dapat menurunkan kadar vitamin A, vitamin B3, dan vitamin C, di dalam tubuh yang merupakan antioksidan penting untuk regenerasi sel baru.

  • Pola makan buruk

Makanan dengan kandungan gizi yang buruk bisa menyebabkan penuaan dini. Beberapa contoh makanan yang bisa memicu penuaan dini adalah karbohidrat olahan (misalnya roti atau pasta) dan makanan yang mengandung terlalu banyak gula karena dapat merusak kolagen pada kulit.

Jenis-jenis makanan lain yang sebaiknya dibatasi adalah gorengan, kue-kue manis, makanan cepat saji, dan daging berlemak. Perbanyaklah konsumsi makanan yang kaya antioksidan. Antioksidan banyak ditemukan pada kacang-kacangan, anggur, macam-macam buah beri, brokoli, wortel, teh hijau dan biji-bijian utuh.

  • Kurang tidur

Kurang tidur atau kualitas tidur yang buruk tidak hanya berdampak buruk untuk kesehatan, namun juga dapat mengakibatkan penuaan dini kulit. Kebiasaan kurang tidur dapat memengaruhi penampilan seseorang sehingga terlihat kurang segar.

Penuaan merupakan bagian dari proses alami tubuh, namun tidak halnya dengan penuaan dini. Penuaan dini dapat dihindari dengan mengubah kebiasaan buruk Anda, agar dapat memiliki kulit sehat dan awet muda. Perbanyak konsumsi air putih dan rutin berolahraga juga memberikan dampak positif bagi kulit Anda. (REG)

Sumber:

  1. Poljšak B,  Dahmane R. Free Radicals and Extrinsic Skin Aging. Dermatology Research and Practice. NCBI. 2012
    1. Hoffman M, Nazario B. Aging Skin: Do You Look Older Than You Should. WebMD. 2008