Kebutuhan Nutrisi Untuk Ibu Hamil

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

141

Asupan gizi ibu hamil menjadi faktor penting baik untuk pemenuhan nutrisi ibu hamil ataupun untuk pertumbuhan dan perkembangan janin dalam kandungan. Bahkan, mengurangi risiko penyakit kronis pada anak di masa mendatang.

Tubuh akan mengalami perubahan fisik dan hormon di masa kehamilan. Dalam hal ini, asupan gizi ibu hamil akan mempengaruhi kesehatan ibu dan janin dalam kandungan. Kebutuhan nutrisi seimbang di masa kehamilan agar bayi terlahir sehat. Ibu hamil membutuhkan lebih banyak zat gizi untuk memenuhi kebutuhan pertumbuhan dan perkembangan bayi dalam jangka waktu hanya 9 bulan. Walaupun mungkin beberapa ibu hamil dibantu dengan berbagai suplemen selama kehamilan, tetapi makan makanan bergizi saat hamil harus tetap dicukupi untuk memenuhi kebutuhan gizinya.

Kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan terdiri dari mikronutrien dan makronutrien untuk mendukung kesehatan ibu dan janin. Mikronutrien adalah komponen makanan yang meliputi vitamin dan mineral. Sedangkan makronutrien adalah nutrisi yang mengandung kalori atau energi seperti karbohidrat, protein, dan lemak.

Kebutuhan setiap jenis nutrisi di masa kehamilan tentu berbeda dengan kebutuhan nutrisi saat tidak hamil. Pada masa kehamilan, perlu adanya tambahan 300 kalori terutama di trimester kedua dan ketiga. Kebutuhan harian ibu hamil adalah kalsium sebanyak 1000-1200 miligram, folat sebanyak 600-800 mikrogram, dan zat besi sebanyak 27 miligram.

Berikut adalah daftar kandungan nutrisi yang dibutuhkan di masa kehamilan:

  • Protein

Protein berguna untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan sel atau jaringan, termasuk sel otak pada janin. Protein juga membantu pertumbuhan jaringan payudara ibu hamil, serta berperan penting dalam meningkatkan suplai darah dalam tubuh.

Asupan yang direkomendasikan 75 sampai 100 gram protein per hari. Sumber protein terbaik untuk ibu hamil meliputi daging sapi tanpa lemak, ikan, boga bahari, daging ayam, daging domba, tahu, dan kacang-kacangan (kacang merah, kacang polong).

  • Karbohidrat

Karbohidrat merupakan sumber kalori yang penting bagi ibu hamil. Makanan sumber karbohidrat terbaik yang bisa dikonsumsi antara lain nasi, kentang, sereal, pasta, sayuran dan buah (bayam, brokoli, papaya, jeruk, mangga).

  • Kalsium

Kalsium sangat dibutuhkan saat hamil dalam jumlah tinggi. Bayi dalam kandungan membutuhkan banyak kalsium untuk pertumbuhan tulang dan giginya. Bayi akan mengambil kebutuhan kalsiumnya dari tubuh ibu, sehingga untuk menjaga kepadatan tulang ibu, ibu membutuhkan banyak asupan kalsium untuk mengganti kalsium ibu yang diambil bayi. Kalsium juga dapat membantu mencegah ibu dari tekanan darah tinggi saat kehamilan. Untuk mencukupi kebutuhan kalsiumnya, ibu perlu mengonsumsi susu, yogurt, keju, jus jeruk yang diperkaya kalsium, kacang almond, ikan salmon, bayam, dan brokoli.

  • Folat

Kandungan nutrisi yang dikenal sebagai asam folat berperan penting dalam mengurangi risiko cacat lahir, termasuk cacat tabung saraf pada janin. Kebutuhan asam folat harian di masa kehamilan adalah 600 sampai 800 mikrogram. Sumber asam folat bisa didapatkan pada sayuran hijau, kacang-kacangan, telur, hati sapi, buah jeruk, stroberi, lemon, manga, dan tomat.

  • Zat besi

Zat besi membantu meningkatkan volume darah dan mencegah anemia. Asupan harian yang ideal di masa kehamilan adalah 27 miligram. Sumber zat besi bisa didapatkan pada lobak, sayuran hijau seperti bayam, selada, kubis, biji-bijian, roti, sereal, dan havermut. Kandungan zat besi pada daging sapi dan boga bahari juga baik untuk gizi ibu hamil.

Saat hamil, volume darah menjadi lebih besar karena bayi juga membutuhkan pasokan darah dan tubuh mengalami perubahan menjadi lebih besar saat hamil. Karena volume darah yang lebih besar, maka kebutuhan zat besi ibu ikut naik sebesar dua kali lipat. Zat besi sendiri dibutuhkan tubuh untuk membuat sel darah merah.

Selain makronutrien, beberapa kebutuhan vitamin ibu hamil yang harus dipenuhi adalah:

  • Vitamin A untuk kesehatan kulit dan mata serta pertumbuhan tulan. Sumber vitamin A antara lain wortel, sayuran hijau, dan umbi-umbian.
  • Vitamin C untuk kesehatan gigi, gusi, dan tulang, serta membantu penyerapan zat besi. Sumber vitamin C antara lain buah sitrus, brokoli, tomat.
  • Vitamin B6 untuk pembentukan sel darah merah, untuk efektivitas manfaat protein, lemak, dan karbohidrat. Vitamin B6 bisa didapat dari sereal, biji-bijian utuh seperti gandum, dan buah pisang.
  • Vitamin B12 untuk pembentukan sel darah merah, menjaga kesehatan sistem saraf. Sumber vitamin B12 adalah daging, ikan, dan susu.
  • Vitamin D untuk kesehatan tulang dan gigi serta membantu penyerapan kalsium. Sumber vitamin D antara lain susu, sereal, dan roti. (RF)

Sumber:

http://www.alodokter.com

http://www.hellosehat.com


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store