Kedokteran Komunitas

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

116

Pernahkah Anda mendengar dokter komunitas? Mungkin terdengar asing oleh Anda. Terlebih karena peran paling terkenal dari profesi dokter di masyarakat adalah sebagai klinisi, yang memeriksa, mendiagnosis, dan memberikan terapi untuk masyarakat yang sakit. Padahal peran dokter dalam masyarakat tidak hanya itu. Profesi dokter juga dibutuhkan dalam struktural dan manajerial, khususnya pada tatanan rumah sakit, puskesmas, atau klinik. Selain itu juga terdapat profesi dokter sebagai pejabat pemerintahan untuk menegakkan kebijakan seputar kesehatan untuk masyarakat. Yang tak kalah penting adalah peran dokter komunitas. Apakah itu?

Pengertian Kedokteran Komunitas

Kedokteran komunitas merupakan cabang ilmu kedokteran yang memperhatikan kebutuhan dan kondisi kesehatan pada sekelompok penduduk. Kedokteran komunitas berkaitan dengan masalah dan penyakit yang luas dalam komunitas, dan tidak berkaitan dengan pengobatan dan  perawatan pasien secara perorangan. Dengan demikian, Kedokteran komunitas dapat digambarkan sebagai keseluruhan dari rangkaian aktifitas yang bertujuan memberikan kontribusi bagi kesehatan komunitas tersebut, baik yang dilakukan secara perorangan ataupun secara berkelompok.

Pengertian Komunitas

Komunitas merupakan “sekelompok populasi dari penduduk yang hidup dalam area terbatas”. Kelompok populasi tersebut terdiri dari banyak sub-kelompok kecil yang memiliki perbedaan, baik dalam hal minat, keyakinan, tujuan yang ingin dicapai, dan nilai-nilai yang ada diantara mereka. Melalui usaha perbaikan status kesehatan pada salah satu sub-kelompok tersebut, secara tidak langsung akan memberikan kontribusi bagi status kesehatan dari keseluruhan komunitas tersebut. Sub-sub kelompok yang dapat diintervensi, antara lain: balita, anak-anak, dan kelompok pekerja.

Sejarah Timbulnya Kedokteran Komunitas

Perkembangan kedokteran komunitas dipandang sebagi lanjutan dari kedokteran Sosial di Eropa Barat. Sejak th. 60-an istilah kedokteran komunitas banyak digunakan di A.S. sebagai upaya mengatasi krisis dalam sistim kesehatan disana yang berkaitan dengan organisasi pelayanan kesehatan dan kedokteran yang memudahkan timbulnya kepincangan dan kedokteran yang memudahkan timbulnya kepincangan pelayanan antara berbagai daerah dan negara bagian distribusi tenaga dan fasilitas kesehatan atau kedokteran yang tidak seimbang pengobatan dan perawatan yang tidak lengkap karena terpecah-pecah dan tidak berkesinambungan akibat perkembangan spesialisasi kedokteran dan mutu perawatan yang berbeda biaya yang mahal dan tidak sebanding dengan pencapaian taraf kesehatan penduduk pada umumnya, dan tidak adanya program pendidikan kesehatan masyarakat yang teratur. Masalah rumit dengan berbagai faktor penyebab itu mendorong suatu pendekatan bersama antara berbgai cabang ilmu pengetahuan untuk menyesaikannya selaras dengan konsep kedokteran komunitas.

Siapa itu Dokter Komunitas?

Seorang dokter yang ingin fokus berkontribusi pada komunitas dapat memperdalam ilmunya melalui cabang ilmu kesehatan masyarakat. Namun baru-baru ini, spesialisasi dokter layanan primer juga merupakan salah satu cabang ilmu yang dapat diambil oleh dokter-dokter yang ingin menjadi dokter komunitas.

Semua dokter bisa menjadi dokter komunitas. Terlebih karena selama masa pendidikan menjadi dokter umum, mata kuliah kesehatan komunitas menjadi salah satu kurikulum yang diajarkan. Sebagian besar dokter yang berperan di komunitas adalah dokter-dokter puskesmas atau klinik pratama, sebagai ujung tombak kesehatan di Indonesia.

Peran Dokter Komunitas

Peran dokter komunitas sangatlah luas, namun kembali lagi secara definisi dari kedokteran komunitas, dokter komunitas berfokus pada penyelesaian permasalahan kesehatan secara komunitas dan bukan perseorangan. Maksudnya adalah bahwa dokter komunitas lebih banyak melakukan intervensi pada masyarakat. Misalnya dengan memberikan penyuluhan atau edukasi sebagai upaya promotif dan preventif kesehatan. Selain itu juga melakukan surveillance atau pengumpulan data seputar angka kejadian penyakit, terutama penyakit menular atau penyakit yang berhubungan dengan kesehatan lingkungan dan gaya hidup. Pengumpulan data ini yang menjadi dasar dan evaluasi untuk dokter komunitas menentukan program perbaikan untuk komunitas yang ditanganinya. (TL/STE)

Sumber :

http://fk.ui.ac.id/departemen-ilmu-kedokteran-komunitas.html


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store