Kehamilan Ektopik

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

158

Kehamilan ektopik sering disebut sebagai hamil di luar kandungan. Kehamilan ektopik adalah suatu kondisi dimana implan telur yang dibuahi, tumbuh di luar rongga utama rahim. Kehamilan ektopik paling sering terjadi di tuba fallopi, yang membawa telur dari indung telur ke rahim.

Kehamilan ini merupakan kondisi yang sangat mengancam nyawa. Tentu bagi Anda yang menginginkan kehamilan dan keturunan tidak mengharapkan kondisi ini terjadi pada Anda. Nah, untuk itu, Anda perlu mengetahui tanda dan ciri kehamilan ektopik secara dini, agar Anda dapat melakukan penanganan secara dini. Penasaran akan hal ini? Simak penjelasan berikut:

Gejala

Kehamilan ektopik awalnya tidak menunjukkan gejala atau biasanya memiliki tanda awal yang mirip dengan kehamilan biasa. Jika Anda melakukan tes kehamilan, maka hasilnya akan positif. Namun, kehamilan ektopik tidak bisa berlanjut seperti biasa, dimana akan muncul tanda dan gejala yang mengindikasikan kondisi tersebut. Tanda dan gejala ini meningkat saat telur yang dibuahi tumbuh di tempat yang tidak tepat.

Berikut beberapa gejalanya yaitu:

  1. Mual dan muntah yang disertai rasa nyeri pada payudara
  2. Sakit pada perut bagian bawah yang biasanya terjadi di 1 sisi.
  3. Nyeri pada tulang panggul
  4. Bercak atau perdarahan vagina ringan sampai berat
  5. Pusing
  6. Lemas
  7. Rasa sakit saat buang air besar.

Segera hubungi dokter, cari penangan segera jika Anda hamil dan memiliki gejala-gejala tersebut. Karena kehamilan ektopik termasuk kondisi medis yang membutuhkan penanganan segera.

Penyebab

Penyebab kehamilan ektopik tidak selalu jelas. Namun salah satu penyebab yang paling umum terjadi yaitu kerusakan tuba falopi oleh peradangan atau adanya tumor. Kerusakan ini menyebabkan telur yang dibuahi terjebak di jalan menuju rahim. Selain itu, ketidakseimbangan hormon atau perkembangan yang tidak normal dari telur yang dibuahi dan kelainan genetik juga mungkin berperan sebagai pemicu.

Faktor Risiko

Berikut beberapa faktor risiko yang membuat Anda cenderung memiliki kehamilan ektopik adalah:

  1. Usia Ibu 35 tahun atau lebih
  2. Riwayat kehamilan ektopik sebelumnya
  3. Peradangan atau infeksi
  4. Masalah kesuburan
  5. Riwayat operasi tuba
  6. Pilihan alat kontrasepsi IUD

Pencegahan

Tidak ada cara untuk mencegah kehamilan ektopik, namun berikut  ada beberapa cara untuk mengurangi risiko:

  1. Menjalani tes darah dan USG sebagai deteksi awal atau memantau perkembangan kehamilan. Terutama bagi wanita yang pernah mengalami kehamilan ektopik.
  2. Jangan merokok. Jika Anda melakukannya, berhentilah sebelum Anda merencenakan kehamilan dengan pasangan A

Penanganan

Wanita yang dicurigai mengalami kehamilan ektopik harus segera dibawa ke rumah sakit untuk menjalani penanganan secepatnya. Kehamilan ektopik yang terdeteksi dini tanpa janin yang berkembang secara normal dalam rahim umumnya ditangani dengan obat yang akan menghentikan pertumbuhan sekaligus menghancurkan sel-sel yang sudah terbentuk.

Kehamilan ektopik juga dapat ditangani dengan prosedur laparaskopi dan operasi darurat. Untuk prosedur ini biasanya dilakukan dengan sayatan kecil dibuat di perut, dekat atau di pusar. Selanjutnya, dengan menggunakan tabung tipis yang dilengkapi dengan lensa kamera dan cahaya (laparoskop) untuk melihat area tuba. Tuba falopi yang ditumbuhi jaringan ektopik akan diperbaiki jika memungkinkan. atau dilakukan salpingectomy (pengeluaran tuba falopi yang pecah). Prosedur ini tergantung pada jumlah perdarahan dan kerusakan tuba fallopi. (LM)

Referensi

Cold, F., Health, E., Disease, H., Management, P., Conditions, S., & Problems, S. et al. (2018). Ectopic Pregnancy. Retrieved from https://www.webmd.com/baby/ pregnancy-ectopic-pregnancy#1

Ectopic pregnancy – Symptoms and causes. (2018). Retrieved from https://www. mayoclinic.org/diseases-conditions/ectopic-pregnancy/symptoms-causes/syc-20372088

Ectopic Pregnancy: Symptoms, Causes, and Treatments. (2018). Retrieved from https://www.healthline.com/health/pregnancy/ectopic-pregnancy


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store