KENALI GEJALA DAN TANDA HEMOFILIA PADA ANAK

40

Hemofilia adalah kelainan pada sistem pembekuan darah dan termasuk penyakit genetik yang diturunkan melalui kromosom X. Ini terjadi karena tubuh tidak mencukupi protein yang disebut faktor pembekuan. Pembekuan membantu menghentikan pendarahan setelah luka atau cedera. Jika pembekuan tidak terjadi, seseorang dapat berdarah dengan mudah atau lebih lama dari biasanya. Hemofilia kebanyakan menyerang anak laki-laki. Tetapi anak perempuan dan perempuan dapat menjadi pembawa hemofilia.

Ada banyak faktor pembekuan darah yang terlibat dalam pembentukan gumpalan untuk menghentikan pendarahan. Dua faktor umum yang mempengaruhi pembekuan darah adalah faktor VIII dan faktor IX. Jenis yang paling umum adalah Hemofilia A (hemofilia klasik) yang disebabkan oleh penurunan faktor VIII dan Hemofilia B yang disebabkan oleh penurunan faktor IX.

Bagaimana gejala dan tanda hemofilia pada anak?

Gejala hemofilia bervariasi, tergantung pada seberapa banyak faktor pembekuan yang dimiliki seseorang dan di mana perdarahan terjadi. Tanda dan gejala yang dapat terjadi meliputi:

  • Pendarahan pada sendi diikuti dengan pembengkakan, nyeri tekan, kekakuan, dan kesulitan menggunakan sendi.
  • Perdarahan dari hidung, mulut, dan gusi dengan cedera ringan atau saat anak menggosok gigi.
  • Pendarahan di otot dapat menyebabkan rasa sakit, bengkak, kehangatan, dan memar di area tersebut.
  • Bayi dan balita yang mengalami pendarahan pada otot atau persendiannya mungkin cerewet atau menolak merangkak atau berjalan.
  • Pendarahan dalam sistem pencernaan dapat menyebabkan kotoran hitam atau berdarah atau darah muntah.
  • Pendarahan di otak dapat menyebabkan sakit kepala, muntah, kantuk, atau kejang.

Bagaimana cara mengetahui diagnosis penyakit hemofilia?

Untuk mendiagnosis penyakit ini dokter perlu mengetahui riwayat penyakit anak Anda serta mencari tahu riwayat penyakit dalam keluarga. Stelah itu dokter akan melakukan serangkaian tes untuk mendiagnosis penyakit, ini meliputi tes skrining dan tes faktor pembekuan. Tes skrining adalah tes darah yang menunjukkan apakah darah membeku dengan benar. Tes faktor pembekuan, juga disebut uji faktor, diperlukan untuk mendiagnosis gangguan perdarahan. Tes darah ini menunjukkan jenis hemofilia dan tingkat keparahannya.

Apa yang perlu dilakukan orang tua ketika mencurigai anak mengalami hemofilia?

Jika Anda mencurigai anak Anda mengalami gejala dan tanda hemofilia hal yang perlu Anda lakukan yaitu:

  • Lakukan konsultasi dengan dokter anak Anda terkait dengan tanda dan gejala yang muncul seperti perdarahan yang hebat atau mudah mengalami memar baik di sendi, otot ataupun perdarahan di bawah kulit. Informasikan ke dokter mengenai gejalanya dan kapan gejala dimulai. Catat dan informasikan juga ke dokter anak Anda apakah ada anggota keluarga Anda yang terdiagnosis gangguan pendarahan.
  • Hindari kegiatan yang berisiko menimbulkan cedera dan menggunakan pelindung seperti helm, bantalan pelindung lutut, dan sabuk pengaman.
  • Hati-hati dalam memberikan obat kepada anak, beberapa obat dapat mempengaruhi proses pembekuan darah
  • Cari dokter gigi lebih awal. Anak Anda harus menyikat gigi dua kali sehari dengan pasta gigi berfluoride dan benang gigi setiap hari. Menjaga gigi tetap sehat dapat membantu mencegah perlunya prosedur gigi. (PP)

Referensi:

  • CDC. 2019. Hemophilia.
  • Mayo Clinic. 2019. Hemophilia.
  • Kids Health. 2020. Hemophilia.