Kenali Gejala Malnutrisi Pada Anak

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

11

Ketika anak-anak kurang mendapat asupan gizi dari makanan yang dikonsumsi, gizi buruk pun rentan mereka alami. Sayangnya, gizi buruk yang dialami anak bisa diperparah akibat kurangnya pengetahuan orang tua tentang gizi buruk dan cara menanganinya.

Malnutrisi atau kurang gizi merupakan dampak dari tidak terpenuhinya kebutuhan gizi anak yang berlangsung lama, bahkan dapat dimulai semenjak bayi masih dalam kandungan. Oleh karena itu, pemenuhan gizi ibu hamil sampai anak berusia 2 tahun harus menjadi perhatian utama karena ini merupakan masa yang dapat menentukan kehidupan anak selanjutnya.

Kurangnya nafsu makan, kurangnya ketersediaan makanan, dan gangguan pada proses pencernaan dapat menjadi penyebab kurang gizi. Kurang gizi juga dapat diperparah oleh seringnya anak menderita penyakit infeksi.

Dampak jangka pendek gizi kurang atau gizi buruk pada masa batita adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan otak, otot, kom­posisi tubuh, dan kemampuan tubuh dalam mengolah glukosa, lemak dan protein. Dampak jangka panjang dapat berupa rendahnya kemampuan nalar, prestasi pendidikan, kekebalan tubuh, dan produktifitas kerja. Selain itu meningkatkan risiko diabetes, obesitas, penyakit jantung koroner, hipertensi, kanker, stroke dan penuaan dini. Pada anak sakit, selain untuk tetap memelihara tumbuh kem­bang, pemenuhan kebutuhan nutrisi sangat bermanfaat untuk mem­percepat proses penyembuhan, memperpendek masa perawatan, mengurangi terjadinya komplikasi, menurunkan angka kecacatan dan kematian, serta dapat mencegah terjadinya malnutrisi akibat pengobatan atau tindakan medis.

Dalam istilah medis gizi buruk disebut sebagai Malnutrisi Energi Protein (MEP). MEP sendiri ada 2 macam yaitu MEP ringan dan berat. Pada MEP ringan atau gizi kurang, umumnya anak belum menunjukkan gejala klinis yang khas, anak hanya terlihat kurus dan mengalami gangguan pertumbuhan. Sedangkan pada MEP berat atau gizi buruk, anak sudah memiliki gejala-gejala klinis yang khas. Gizi buruk dikenal juga dengan sebutan busung lapar, memiliki 3 bentuk klinis yaitu Marasmus, Kwashiorkor dan Marasmus Kwashiorkor atau yang lebih terkenal dengan sebutan busung lapar.

Ciri anak dengan gizi buruk tipe Marasmus:

  • Terlihat sangat kurus, raut wajah seperti orang tua
  • Rewel dan cengeng
  • Kulit kendor dan keriput, terlihat kering dan teraba dingin
  • Lapisan lemak dibawah kulit sedikit
  • Otot-otot mengecil sehingga kontur tulang terlihat jelas

Ciri anak dengan gizi buruk tipe Kwashiorkor:

  • Anak lebih cenderung apatis, kurang merespon
  • Bisa mengalami anemia yang ditandai dengan kulit pucat, bibir dan selaput kelopak mata tampak pucat
  • Rambut menjadi lebih mudah dicabut, teksturnya rusak dan berwarna karat
  • Ada pembesaran hati dan perut tampak membesar
  • Kulit menjadi lebih sensitif sehingga mudah teriritasi dan timbul borok
  • Pembengkakan pada tungkai, perut, atau bahkan seluruh tubuh

Agar kondisi gizi buruk tidak sampai diderita oleh anak, sebagai orang tua anda harus berusaha memenuhi kebutuhan gizi anak. Ingat, anak sedang dalam masa pertumbuhan, jadi kebutuhan gizinya cukup tinggi. Berikan selalu anak makanan dengan gizi seimbang yang terdiri dari empat kelompok makanan utama, yaitu:

  • Buah-buahan dan sayuran, setidaknya berikan anak 5 porsi per hari
  • Makanan sumber karbohidrat, yaitu nasi, kentang, roti, pasta, dan sereal
  • Makanan sumber protein, yaitu daging, telur, ayam, ikan, kacang-kacangan dan produknya
  • Susu dan produk susu, seperti keju dan yogurt

Jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan anak Anda serta memantau pertumbuhan dan perkembangannya. Bawa anak ke Posyandu, Puskesmas, atau klinik setiap bulan untuk melakukan penimbangan. Berikan imunisasi lengkap pada anak untuk meningkatkan kekebalan tubuh anak sehingga anak terhindar dari penyakit infeksi. (RH)

Daftar Pustaka

Sjarif D.R, dr, SpA dkk. 2011. Asuhan Nutrisi Pediatrik. Ikatan Dokter Anak Indonesia

Shashidhar H.R, MD. 2017. Malnutrition. Available at https://emedicine.medscape.com/article/985140-overview


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store