Kenali Kenaikan Berat Badan Yang Normal Saat Hamil

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

184

Kenaikan berat badan pada tiap ibu hamil tidaklah sama. Hal ini tergantung dari indeks massa tubuh (IMT) ibu dan berat badan sebelum hamil. IMT didapat dari pembagian berat badan dalam satuan kilogram dengan tinggi tubuh dalam satuan meter kuadrat.

Kenaikan berat badan selama hamil berpengaruh pada kesehatan ibu dan bayi saat lahir. Ibu hamil yang mempunyai berat badan berlebiih selama hamil meningkatkan risiko mengalami penyakit yang berhubungan dengan kehamilan. Sedangkan ibu hamil yang mempunyai berat bdan kurang selama hamil dapat meningkatkan risiko bayi lahir dengan berat badan rendah. Kenaikan berat badan selama hamil sangat penting bagi bayi karena berat badan bayi saat lahir dan status kesehatan bayi tergantung pada berat badan ibu saat hamil.

Sebanyak 1/3 dari kenaikan berat badan selama kehamilan diperuntukkan bagi janin, plasenta, dan cairan ketuban, sedangkan 2/3 sisanya diperuntukkan bagi otot rahim yang terus melakukan pembesaran, jaringan payudara, peningkatan volume darah, cairan ekstraseluler, dan penyimpanan lemak ibu hamil sebagai persiapan untuk menyusui.

Berikut perkiraan kenaikan berat badan ibu hamil yang normal menurut IMT :

  • IMT di bawah 18,5 (berat badan di bawah normal), maka disarankan untuk menaikkan bobot sekitar 12,7 – 18,1 kg
  • IMT sekitar 18,5 – 22.9 (berat badan normal), maka disarankan untuk menaikkan bobot sekitar 11,3 – 15,9 kg
  • IMT di atas sekitar 23 (kelebihan berat badan), maka disarankan untuk menaikkan bobot sekitar 6,8 – 11,3 kg
  • IMT di atas 25 (obesitas) maka disarankan untuk menaikkan bobot sekitar 5,0 – 9,1 kg

Bagaimana cara agar berat badan tidak naik secara berlebihan pada saat hamil? Ikuti cara di bawah ini :

  • Makanlah dengan porsi sedikit namun sering, contohnya ibu bisa mengisi makan 5 – 6 kali sehari.
  • Ketika mengkonsumsi makanan seperti telur orak arik, sereal atau kentang rebus, ibu bisa menambahkan susu bubuk tanpa lemak ke dalamnya.
  • Tambahkan selai kacang ketika mengkonsumsi buah, roti, atau bisk
  • Selalu sedia makanan ringan seperti cracker, buah kering, kacang, es krim, atau yogurt.
  • Ibu juga disarankan untuk menambahkan ekstra mentega atau keju pada makanannya.

Tidak perlu terlalu khawatir dengan kenaikan berat badan yang melonjak, karena hal itu penting bagi kesehatan bayi. Ingat, jika selama hamil pertambahan berat badan ibu kurang, ibu mungkin bisa melahirkan bayi dengan berat badan yang rendah atau lahir premature. Sebaliknya ibu juga tidak boleh mengalami kenaikan berat badan secara berlebihan karena kondisi ini bisa meningkatkan risiko bayi mengalami gangguan kesehatan dan mengalami obesitas di masa kanak-kanak. (EDA)

Sumber:


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store