Kenali Vaginismus, Miss V Kaku Saat Bercinta

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

204

Istilah vaginismus mungkin masih jarang dibahas di artikel-artikel kesehatan. Padahal gangguan/disfungsi seksual wanita yang satu ini mungkin dialami oleh sebagian wanita. Namun jarang dikeluhkan kepada pasangan atau dokter karena rasa malu. Nah, pada artikel hari ini akan kita bahas sekilas tentang gangguan seksual ini.

Vaginismus adalah suatu disfungsi seksual pada wanita, yang berupa kekejangan abnormal otot vagina sepertiga bagian luar dan sekitar vagina. Pada kondisi ini, pihak wanita akan mengalami reaksi fisik dan psikis sebagai bentuk penolakan, bukan hanya terhadap hubungan seksual, bahkan terhadap sentuhan atau usaha rangsangan di area vital (vagina), yang mengakibatkan terhambatnya rutinitas bercinta.

Penyebab pasti vaginismus belum diketahui, tetapi bila dirangkum, maka ada beberapa hal yang bisa mencetuskannya.

  1. Adanya infeksi yang menimbulkan luka disekitar lubang vagina atau labia.
  2. Gangguan selaput dara, termasuk apabila adanya tarikan saat penetrasi berlangsung.
  3. Adanya bekas robekan pada saat melahirkan yang tidak sembuh secara sempurna, sehingga menimbulkan reaksi penolakan sebagi bentuk beban fisik dan fsikis.
  4. Pernah mengalami traumatik secara seksual, seperti pemerkosaan, dimana jika trauma itu masih dirasakan hingga masa menikah, maka hal itu merupakan vaginismus sekunder.
  5. Momen bercinta yang kerap menimbulkan rasa nyeri bisa jadi menyebabkan trauma psikis, sehingga rasa trauma itu bisa menjadi vaginismus.
  6. Perasaan takut yang berlebihan apabila bercinta menjadikan wanita itu hamil.
  7. Serta perasaan takut tertular penyakit kelamin dari pasangannya.

Vaginismus sering menyebabkan penurunan kualitas hubungan rumah tangga dan menyulitkan dalam memperoleh keturunan. Oleh sebab itu, diperlukan pencegahan sejak dini sebelum gangguan tersebut terjadi.

  1. Pendidikan seks sangat perlu bagi pasangan suami istri. Carilah informasi sebanyak-banyak seputar apa-apa saja yang bisa meningkatkan dan menghambat kehidupan seksual Anda dan pasangan.
  2. Hindari traumatik pada hubungan seksual pertama kali. Maka dari itu, perlu adanya pemahaman dan pengetahuan seputar aktivitas seks sebelum menikah, baik pada wanita maupun pria.
  3. Binalah komunikasi yang baik dengan pasangan
  4. Jagalah kesehatan kelamin dan setialah dengan pasangan, supaya tidak tertular atau terinfeksi penyakit kelamin.
  5. Pasca melahirkan, pastikan luka sobekan akibat melahirkan sembuh dengan baik dan sempurna.

Sekilas memang vaginismus seperti gangguan yang sederhana tetapi efek jangka panjangnya sangat mempengaruhi kondisi fisik dan psikis wanita dan hubungan dengan pasangan. Bila anda mengalami ini sebaiknya jujur dan terbuka dengan pasangan serta mencari tenaga medis untuk mendapat bantuan konsultasi medis. (BR)

DAFTAR PUSTAKA

https://webmd.com/women/guide/vaginismus-causes-symptoms-treatments\


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store