Kencing Nanah

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

615

Kencing nanah, atau yang sering disebut dengan Gonore adalah salah satu penyakit menular seksual yang bisa menginfeksi laki-laki dan wanita di segala usia. Penyakit ini paling sering menyerang uretra (saluran kemih), dubur, mata, dan tenggorokan. Pada wanita, penyakit gonore juga bisa menyerang serviks (leher rahim).

Seseorang akan lebih berisiko mengalami penyakit ini jika:

  1. Melakukan hubungan seks yang tidak aman, misalnya tanpa kondom
  2. Melakukan hubungan seks dengan seseorang yang sudah sering berganti-ganti pasangan
  3. Gonta-ganti pasangan seks
  4. Pernah kena gonore sebelumnya
  5. Pernah mengalami penyakit kelamin lain sebelumnya

Pada pria, gejala awal gonore biasanya timbul dalam waktu 2-7 hari setelah terinfeksi. Gejalanya berawal sebagai rasa tidak enak pada uretra dan beberapa jam kemudian diikuti oleh nyeri ketika berkemih (kencing) serta keluarnya nanah dari penis. Sedangkan pada wanita, gejala awal biasanya timbul dalam waktu 7-21 hari setelah terinfeksi. Penderita seringkali tidak merasakan gejala selama beberapa minggu atau bulan, dan diketahui menderita penyakit tersebut hanya setelah pasangan hubungan seksualnya tertular. Jika timbul gejala, biasanya bersifat ringan. Tetapi beberapa penderita menunjukkan gejala yang berat, seperti desakan untuk berkemih , nyeri ketika berkemih, keluarnya cairan dari vagina, dan demam. Infeksi dapat menyerang leher rahim, rahim, saluran telur, indung telur, uretra, dan rektum serta menyebabkan nyeri pinggul yang dalam ketika berhubungan seksual.

Wanita dan pria homoseksual yang melakukan hubungan seks melalui anus (seks anal) dapat menderita gonore pada rektumnya. Penderita akan merasakan tidak nyaman di sekitar anusnya dan dari rektumnya keluar cairan. Daerah di sekitar anus tampak merah dan kasar, serta tinjanya terbungkus oleh lendir dan nanah. Hubungan seksual melalui mulut seks oral dengan seorang penderita gonore biasanya akan menyebabkan gonore pada tenggorokan (faringitis gonokokal). Umumnya, infeksi tersebut tidak menimbulkan gejala, namun kadang-kadang menyebabkan nyeri tenggorokan dan gangguan untuk menelan.

Jika cairan yang terinfeksi mengenai mata, maka bisa menyebabkan terjadinya infeksi mata luar (konjungtivitis gonore). Bayi yang baru lahir juga bisa terinfeksi gonore dari ibunya selama proses persalinan sehingga terjadi pembengkakan pada kedua kelopak matanya dan dari matanya keluar nanah. Jika infeksi itu tidak diobati, maka akan menimbulkan kebutaan.

Perhatikan beberapa hal di bawah ini saat anda hendak melakukan hubungan seks :

  1. Pakai kondom. Kondom berfungsi sebagai penghalang masuknya bakteri penyebab kencing nanah. Tidak hanya itu, kondom pun akan melindungi Anda terkena penyakit menular seksual lain seperti HIVdan klamidia.
  2. Tes penyakit kelamin bersama dengan pasangan. Berkomunikasilah dengan pasangan Anda sebelum melakukan hubungan seksual. Pastikan pasangan Anda tidak memiliki gejala penyakit ini. Ajak pasangan Anda melakukan tes skrining untuk memastikan keadaannya. Perlu diingat, seseorang bisa saja terkena penyakit menular seksual tanpa menyadarinya.
  3. Bertanggung jawab atas aktivitas seks anda. Jika Anda mengidap penyakit ini ataupun sedang dalam masa pengobatan, hindarilah melakukan hubungan seksual bersama pasangan sampai anda benar-benar sembuh.

Mencegah penyakit menular seksual lebih mudah daripada mengobatinya. Satu-satunya cara pasti agar tidak terkena penyakit ini adalah dengan melakukan seks aman dan melakukan pemeriksaan rutin. Anda juga memiliki risiko lebih rendah jika melakukan hubungan seksual jangka panjang hanya dengan satu orang dan pastikan jika anda adalah satu-satunya pasangan mereka. (EDA/CM)

Sumber :

  1. Kencing Nanah. https://id.wikipedia.org/wiki/Kencing_nanah
  2. Mengenal Penyebab Kencing Nanah dan Cara Mencegahnya. https://hellosehat.com/hidup-sehat/tips-sehat/penyebab-kencing-nanah/

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store