KESALAHAN YANG MEMPERBURUK WABAH COVID-19

27

Setiap negara di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia saat ini tengah berupaya menghentikan penyebaran wabah penyakit virus corona (Covid-19) yang kian meluas. Hingga saat ini pengobatan ataupun vaksin Covid-19 belum ditemukan. Dengan kurangnya informasi terkait penyakit ini, tidak mengherankan bila banyak kabar simpang-siur yang beredar, sehingga kita bisa saja melakukan kesalahan yang malah memperburuk wabah ini.

Berikut ini beberapa kesalahan yang dapat memperburuk wabah Covid-19, diantaranya:

  1. Tidak mengkarantina diri saat sakit

Semua orang yang mengalami gejala Covid-19 disarankan untuk mengkarantina diri sendiri. Gejala yang dimaksud berupa demam ringan, batuk, dan sakit tenggorokan. Jika mengalami gejala yang lebih parah seperti demam tinggi, tubuh lesu atau lemah, serta sesak napas maka harus segera memeriksakan diri ke rumah sakit. Pasien perlu menjalani perawatan isolasi hingga kondisinya membaik.

Tidak mengkarantina diri saat sedang sakit merupakan satu kesalahan umum yang dapat memperburuk memperburuk wabah Covid-19 dan memperluas penyebarannya. Padahal, satu langkah karantina yang sederhana akan berperan besar dalam mencegah penularan wabah ini.

  • Tidak menjalani pola hidup bersih dan sehat

Covid-19 menular melalui droplet (percikan tetesan liur mengandung virus) yang memasuki tubuh secara langsung atau terdapat pada permukaan barang. Karena itu, jika kita tidak menjalankan pola hidup bersih dan sehat, maka risiko penularan akan semakin tinggi.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyarankan beberapa kebiasaan yang akan membantu mengurangi risiko penularan Covid-19, yaitu:

  • Rutin mencuci tangan dengan air dan sabun paling kurang selama 20 detik, atau gunakan hand-sanitizer yang mengandung sedikitnya 60% alkohol.
  • Rutin membersihkan barang-barang yang sering tersentuh menggunakan cairan pembersih.
  • Tidak menyentuh mata, hidung, dan mulut tanpa mencuci tangan terlebih dulu.
  • Menutup mulut dan hidung saat bersin menggunakan tisu, atau dengan bagian dalam lengan atas.
  • Mengenakan masker bila merasakan gejala sakit, atau bila sedang merawat pasien Covid-19.
  • Menghindari kontak dengan orang yang sakit.
  • Tidak bepergian ke luar rumah ketika sakit.
  • Percaya berita hoax yang beredar di masyarakat

Internet dan media sosial penuh dengan informasi keliru (hoax) terkait Covid-19. Sebagai contoh, informasi yang menyebutkan bahwa wabah Covid-19 sebenarnya tidak ada dan bukan merupakan suatu ancaman kesehatan yang serius.

Jika seseorang percaya bahwa wabah ini hanyalah tipuan, lalu mengalami gejalanya, tentu ia akan mengabaikan gejala tersebut dan berisiko menulari banyak orang. Hal inilah yang akan memperburuk wabah Covid-19 dan menghambat pencegahan.

  • Menimbun masker untuk kepentingan pribadi

Saat ini, banyak orang berbondong-bondong membeli masker secara beerlebihan. Hal ini merupakan salah satu kesalahan yang justru bisa memperburuk wabah Covid-19, karena penggunaan masker bagi orang yang sehat justru tidak efektif untuk mencegah penularan.

Masker bedah biasa tidak bisa melindungi diri kita dari Coronavirus penyebab Covid-19. Karena, masker ini longgar pada bagian mulut dan hidung. Penyaringnya juga tidak cukup rapat untuk menghalau virus yang berukuran amat kecil. Fungsi masker akan lebih efektif bila digunakan oleh orang yang sakit, tenaga medis yang berisiko, atau mereka yang sedang mengurus anggota keluarga sakit.

  • Mencari pengobatan alternative

Saat seseorang menunjukkan gejala Covid-19 tidak mengkarantina diri dan malah mencari pengobatan alternatif, kondisinya justru bisa bertambah buruk. Selain itu, mereka juga lebih berisiko menularkan virus corona kepada orang lain.

Sampai saat ini, belum ditemukan vaksin maupun obat antivirus khusus untuk mengatasi Covid-19. Beberapa bahan alami diklaim mampu meredakan gejala dan mencegah penularan, namun hal ini masih perlu dibuktikan dengan penelitian lebih lanjut. Pasien Covid-19 sejauh ini diberi perawatan suportif yang bertujuan untuk memulihkan kesehatan sehingga tubuhnya mampu melawan virus sendiri. Karena itu, waspadalah dengan klaim yang menyatakan bahwa metode tertentu bisa mengatasi Covid-19.

Dengan situasi wabah seperti ini, kita mungkin bisa melakukan kesalahan yang justru dapat memperburuk penyebaran Covid-19. Kita semua dapat berperan aktif dengan melakukan langkah sederhana, seperti mengenali gejala umum Covid-19, menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta cermat memilih informasi yang beredar agar terhindar dari rasa panik dan ketakutan. (RD/PP)

Sumber: